Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Aspek Kepemudaan dan Keolahragaan Jadi Bagian Penting Pembangunan Generasi Muda Bangsa
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu berprestasi.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Presiden dalam pidatonya dengan menekankan pentingnya pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, serta pemberian kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensi mereka.
Kemudian Kepala Negara menyampaikan, salah satu contoh datang dari Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Menurut Presiden, di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya, Citra tetap memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Kesempatan sekolah itu kemudian membuka ruang dan kesempatan Citra mengembangkan bakatnya yang menyukai karate. Ia kemudian berhasil meraih juara karate tingkat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
"Hadir pula Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di Provinsi Sulawesi Selatan. Ketika kelas 4 sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas," ujar Presiden.
"Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendirian. Citra pun kemarin berhasil juara karate tingkat Kabupaten," imbuh Presiden.
Pembangunan generasi muda juga tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan kebutuhan dasar. Program Makan Bergizi Gratis disebut tidak hanya bertujuan menyediakan makanan sehat, tetapi juga mendukung anak-anak agar memiliki energi dan konsentrasi yang lebih baik untuk belajar dan berkembang.
"Kemarin saya juga mendapat kabar, 7 siswa Sekolah Rakyat di Makassar berhasil memenangkan Olimpiade Nasional Indonesia ke 15, pada bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi. Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak mampu, jika diberikan kesempatan, diberikan fasilitas, bisa mencapai prestasi nasional bahkan internasional," jelasnya.
Dengan demikian, pemuda dan olahraga memiliki posisi strategis dalam pembangunan manusia Indonesia. Generasi muda yang sehat, berpendidikan, disiplin, dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat diharapkan mampu menjadi kekuatan Indonesia di masa depan.(ben)










