Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Selasa, 04 Agustus 2026
Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)

"Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat."

Jakarta: Tidak semua perubahan besar lahir dari rencana yang sempurna. Ada kalanya, perubahan justru bermula dari sebuah keresahan. Itulah yang dialami Rahma Yuniarsih, seorang pemuda asal Jambi yang memilih mengubah kegelisahan di masa pandemi menjadi gerakan nyata bagi sesama.

Saat aktivitas masyarakat terhenti akibat pandemi COVID-19, Rahma, begitu sapaannya, melihat banyak anak muda kehilangan ruang untuk belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi. Alih-alih hanya menjadi penonton keadaan, ia memutuskan untuk bergerak. Dari langkah sederhana tersebut, lahirlah Rumah Basama dan Jambi Karya Raya. Dua komunitas yang menjadi wadah literasi, kreativitas, dan kolaborasi bagi generasi muda.

Apa yang bermula dari ruang diskusi kecil kini telah tumbuh menjadi gerakan yang melibatkan ribuan pemuda. Melalui berbagai kegiatan literasi, budaya, pendidikan, hingga pendampingan, komunitas yang dibangunnya terus membuka kesempatan bagi anak-anak muda untuk belajar bersama, berkarya, dan saling menguatkan.

Bagi Rahma Yuniarsih, membangun komunitas bukan sekadar mengumpulkan orang dalam satu kegiatan. Terpenting adalah menciptakan ruang aman bagi setiap orang untuk bertumbuh. Karena itu, berbagai program terus dikembangkan, mulai dari diskusi literasi, pelatihan, pendampingan, hingga gerakan Satu Buku Seribu Harapan. Gerakan yang mengajak masyarakat menumbuhkan budaya membaca sekaligus berbagi manfaat bagi sesama.

Konsistensi tersebut perlahan membuahkan hasil. Bersama komunitasnya, Rahma telah menerbitkan tujuh buku, melibatkan ribuan pemuda dalam berbagai kegiatan literasi dan pendidikan, membangun kolaborasi hingga tingkat nasional maupun internasional, serta didukung oleh puluhan relawan yang terus bergerak membawa dampak di berbagai daerah.

Meski demikian, perjalanan itu tidak selalu berjalan mulus. Rahma menyadari bahwa membangun gerakan sosial membutuhkan proses belajar yang tidak pernah berhenti. Baginya, keberhasilan bukanlah tentang merasa paling hebat, melainkan tentang terus memperbaiki diri, menjaga semangat kolaborasi, dan memastikan komunitas tetap berjalan dengan visi yang jelas.

Prinsip tersebut menjadi pegangan dalam setiap langkahnya. Rahma percaya bahwa setiap pemuda memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan, sekecil apa pun langkah yang diambil. Yang terpenting adalah berani memulai dan tidak menunggu segala sesuatu terasa sempurna.

"Keberhasilan bukan hanya tentang sejauh mana kita melangkah, tetapi tentang seberapa banyak orang yang dapat kita rangkul untuk ikut melangkah bersama, percaya pada dirinya sendiri, dan berani mengambil peran untuk membawa manfaat bagi sesama," ungkap Rahma.

Semangat itulah yang menjadikan kisah Rahma Yuniarsih sebagai pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari sumber daya yang besar. Kepedulian, keberanian mengambil langkah pertama, serta konsistensi untuk terus belajar dan berkolaborasi mampu melahirkan dampak yang jauh lebih luas daripada yang dibayangkan.

Bagi generasi muda Indonesia, kisah Rahma Yuniarsih menjadi bukti bahwa setiap keresahan dapat menjadi awal dari sebuah gerakan. Selama ada kemauan untuk bergerak dan menghadirkan manfaat bagi orang lain, selalu ada peluang untuk menciptakan perubahan yang berarti.

Tak perlu menunggu sempurna untuk mulai bergerak. Karena setiap langkah kecil yang dilakukan dengan niat baik dapat menjadi awal lahirnya harapan bagi banyak orang.(aul)

Bagikan:
Menpora Erick Thohir mengikuti Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) malam.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Ikuti Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara, Menpora Erick Ingatkan Kerasnya Perjuangan Para Atlet Kibarkan Merah Putih

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengikuti Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) malam. Menpora mengikuti kegiatan ini secara langsung dengan menaiki kendaraan truk hias yang merupakan kolaborasi Kemenpora, Utusan Khusus Presiden, dan Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Menpora RI Erick Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Senin, 17 Agustus 2026

Menpora Erick Maknai HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Adalah Keberanian Mengibarkan Bendera Merah Putih di Pentas Dunia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama istri, Elizabeth Tjandra Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81