Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI
Jakarta: Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa. Tiket untuk mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 tersebut habis terjual hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran resmi dibuka pada Selasa (12/8) pukul 17.00 WIB.
Tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa olahraga lari semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sekaligus menjadi salah satu cara yang diminati untuk merayakan momentum kemerdekaan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa untuk mengikuti Merdeka Run 2026.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang begitu antusias menyambut Merdeka Run. Tiket habis hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran dibuka. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk berolahraga sekaligus merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sangat luar biasa,” ujar Menpora Erick.
Menurut Erick, Merdeka Run tidak semata-mata ditujukan untuk mengajak masyarakat semakin gemar berolahraga. Lebih dari itu, ajang berlari sejauh 8 kilometer dari Istana Merdeka tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan, kebersamaan, serta semangat persatuan.
“Merdeka Run bukan hanya tentang berlari. Ini adalah momen kita bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan, semangat kebersamaan dan persatuan. Kita ingin olahraga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan,” kata Erick.
Menpora Erick juga menegaskan bahwa Merdeka Run nantinya tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga. Pada pelaksanaannya, masyarakat yang hadir akan disuguhkan berbagai hiburan serta kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Pada 29 Agustus nanti, kita ingin Merdeka Run menjadi pestanya masyarakat Indonesia. Bukan hanya lari, tetapi juga ada hiburan, ada UMKM, ada interaksi dan kebersamaan. Kita ingin acara olahraga seperti ini juga memberikan dampak ekonomi sehingga masyarakat dan UMKM ikut bergerak,” ujar Erick.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga dengan melibatkan masyarakat dan UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang memberikan manfaat lebih luas. Aktivitas olahraga diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dapat menciptakan perputaran ekonomi di tengah masyarakat.
“Olahraga harus memberikan multiplier effect. Masyarakat sehat, masyarakat bahagia, tetapi ekonomi juga ikut bergerak. Itu yang ingin kita bangun melalui Merdeka Run,” tambahnya.(put)










