Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.
Jumat, 14 Agustus 2026
Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Bagi Nolina, menjadi atlet bukan sekadar tentang bertanding atau mengejar prestasi. Lebih dari itu, olahraga telah mengajarkannya arti perjuangan, disiplin, dan keberanian untuk bangkit setiap kali menghadapi kesulitan. Melalui olahraga, ia menemukan ruang untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

Perjalanan yang dijalani Nolina tentu tidak selalu mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari keterbatasan fisik hingga berbagai keraguan yang datang dari lingkungan sekitar. Namun, ia memilih untuk tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk berhenti. Sebaliknya, setiap tantangan dijadikan motivasi untuk terus melangkah maju.

"Saya ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Selama kita mau berusaha dan terus belajar, pasti ada jalan untuk mencapai apa yang kita impikan," ujar Nolina.

Di balik semangatnya sebagai atlet, Nolina juga memiliki peran penting sebagai seorang ibu. Baginya, setiap perjuangan yang dijalani bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk memberikan teladan bagi sang anak. Ia ingin anaknya tumbuh dengan keyakinan bahwa tidak ada keadaan yang dapat membatasi seseorang untuk meraih cita-cita.

Melalui berbagai kesempatan, Nolina kerap menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada anaknya. Ia mengajarkan untuk selalu bersyukur, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

"Kepada anak saya, saya selalu berpesan bahwa apa pun kondisi yang kita miliki, jangan pernah berhenti bermimpi. Teruslah belajar, berbuat baik, dan berjuang untuk apa yang kamu cita-citakan," tutur Nolina.

Keyakinan tersebut juga menjadi prinsip yang dipegangnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nolina percaya bahwa keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Ia pun berharap semakin banyak anak muda, khususnya penyandang disabilitas, berani mengambil langkah dan menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. Menurutnya, setiap individu memiliki potensi yang luar biasa apabila diberikan kesempatan dan mau terus berusaha.

"Jangan pernah merasa minder dengan keadaan kita. Fokuslah pada apa yang bisa kita lakukan dan terus kembangkan kemampuan yang kita miliki," pesan Nolina.

Melalui semangat pantang menyerah yang dimilikinya, Nolina menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjalanan. Justru dari berbagai tantangan yang dihadapi, lahir ketangguhan, kepercayaan diri, dan tekad untuk terus memberikan yang terbaik.

Kisah Nolina menjadi bukti bahwa mimpi tidak ditentukan oleh kondisi yang kita miliki, melainkan oleh keberanian untuk terus melangkah. Sebab setiap langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membawa kita semakin dekat kepada tujuan yang ingin dicapai.

"Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Teruslah bergerak, teruslah berjuang, dan percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih mimpinya." Itulah pesan yang ingin Nolina bagikan kepada generasi muda Indonesia. (Aul)

Bagikan:
Wamenpora RI Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada ISS di JICC, Minggu (13/9) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Klub Olahraga dan Atlet Berbagi Kisah Menjadi Juara dalam Champions Stage ISS 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat mewakili Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada Indonesia Sports Summit di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (13/9) sore.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Satukan Dunia Olahraga dan Industri Kreatif, PSSI-PT LIB Jalin Kerja Sama dengan LMKN di Panggung ISS 2026

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. Kerja sama ini ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dalam panggung Main Forum Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung. (dok.Gilang/Kemenpora)
Minggu, 13 September 2026

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Indonesia Sports Summit 2026 di JICC

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung.

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026