Kolaborasi CFD-BUGAR Kemenpora Ajak Masyarakat Kabupaten Kuningan Aktif Berolahraga
Kuningan: Program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yakni Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) berkolaborasi dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kuningan untuk membudayakan gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat melalui rutin berolahraga.
Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Yayat Suyatna mengajak masyarakat Kuningan untuk memahami pentingnya aktif berolahraga.
"Salah satu manfaat berolahraga adalah menurunkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung," katanya saat menyampiakan sambutan pada kegiatan Senam Sehat GEMAR CFD Kabupaten Kuningan di Pandapa Paramartha, Minggu (28/6) pagi.
Menurut Yayat, pemahaman masyarakat akan manfaat berolahraga harus disadari sedini mungkin, jangan sampai sudah sakit baru menyadari pentingnya berolahraga.
"Untuk menjadi bugar, ajak keluarga dan saudara kita untuk rajin berolahraga minimal selama 150 menit perminggu," katanya.
Berolahraga yang dimaksudnya, bisa dilakukan dengan senam bersama, jalan sehat, bersepeda santai atau pemanfaatan momen Car Free Day (CFD).
Ditambahkannya, olahraga tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran masyarakat, tetapi juga berperan dalam menekan biaya kesehatan di masa depan.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk mengkampanyakan program GEMAR dan CFD sampai ke seluruh pelosok kampung untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk berolahraga.
Dijelaskan bahwa Kemenpora terus mendorong perluasan penyelenggaraan Car Free Day ke seluruh daerah di Indonesia. Saat ini pelaksanaan CFD baru berlangsung di sekitar 220 kota, sementara jumlah kabupaten/kota di Indonesia mencapai 514 daerah.
Senada dengan itu, Bupat Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjelaskan bahwa Kabupaten Kuningan saat ini terus meningkatkan pembangunan di berbagai sektor untuk mengejar ketertinggalan.
Menurutnya, salah satu syarat untuk membangun adalah dengan memiliki sumber daya manusia yang sehat.
"Itu tidak bisa dicapau kalau sumber daya manusia atau masyarakatnya sakit," tegasnya.
Menurutnya, untuk mencapai sehat yang paling murah dilakukan adalah dengan berolahraga karena kalau sakit pasti banyak mengeluarkan biaya.
Dian Rachmat menyambut gembira upaya Kemenpora melalui program GEMAR menggelar senam bersama masyarakat kabupaten Kuningan sebelum melakukan kegiatan CFD.
"Kegiatan senam bersama komunitas di Pandapa Paramartha ini, dalam rangka bersinergi dengan program GEMAR Kemenpora," tambahnya.
Peserta senam bersama GEMAR usai kegiatan melanjutkan jalan santai bersama di kegiatan CFD.
Jumlah peserta yang memadati kawasan pusat kota Kuningan, mulai dari sekitaran Taman Kota, Pandapa Paramartha, hingga perempatan Masjid Syiarul Islam diperkirakan mencapai ribuan orang
Kepadatan CFD Kabupaten Kuningan tidak hanya karena masyarakat berolahraga seperti jogging, bersepeda, atau senam massal, juga karena daya tarik kuliner dan UMKM.
Sepanjang jalan Siliwangi tempat dilaksanakan CFD berubah menjadi pasar dadakan yang sangat panjang.
Banyak warga yang datang bukan murni untuk berolahraga, melainkan untuk berburu sarapan atau berbelanja produk UMKM setempat. (muc)











