Menpora Erick Apresiasi Terobosan PB PASI Undang Atlet Asia Tenggara di Kejurnas Atletik 2026

Minggu, 28 Juni 2026
Bagikan:
Menpora RI), Erick Thohir mengapresiasi langkah PB PASI yang menghadirkan atlet-atlet dari Asia Tenggara dalam Kejurnas Atletik dan Indonesia U-18 Open Championship 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu (27/6).(foto:istimewa)
Menpora RI), Erick Thohir mengapresiasi langkah PB PASI yang menghadirkan atlet-atlet dari Asia Tenggara dalam Kejurnas Atletik dan Indonesia U-18 Open Championship 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu (27/6).(foto:istimewa)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi langkah Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) yang menghadirkan atlet-atlet dari Asia Tenggara dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik dan Indonesia U-18 Open Championship 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu (27/6).

Menurut Menpora Erick, terobosan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing atlet nasional melalui tolok ukur langsung dengan atlet-atlet dari kawasan Asia Tenggara. Hal ini jelas akan menambah jam terbang para atlet muda.

“Saya apresiasi PB PASI yang berani melakukan benchmarking dengan mengundang atlet-atlet dari Asia Tenggara. Bagaimana atlet kita bisa berkaca terhadap kemampuan kita untuk bersaing dengan atlet Asia Tenggara,” ujar Menpora Erick:

Menpora Erick juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan yang dinilai memiliki visi sejalan dalam membangun prestasi olahraga melalui pembinaan jangka panjang.

“Terima kasih Pak Luhut, karena penting bagi kita mengubah pola pikir. Menyiapkan atlet itu tidak mungkin dilakukan dalam jangka pendek. Atlet harus memiliki prioritas pelatnas jangka panjang,” kata Menpora Erick.

Menpora Erick menegaskan, pembinaan atlet harus dilakukan jauh sebelum ajang multievent berlangsung. Menurutnya, persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 semestinya sudah dimulai dua tahun lalu, sementara persiapan Olimpiade 2032 mulai dijalankan pada tahun ini.

“Alhamdulillah Bapak Presiden (Prabowo Subianto) mendukung pelatnas untuk masa depan atlet. Kejurnas atletik tahun ini menjadi momentum membuka jalan bagi masa depan anak bangsa,” ucap Menpora Erick.

Sementara itu, Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Kejurnas Atletik dan Indonesia U-18 Open Championships 2026 berlangsung pada 27-30 Juni 2026. Kompetisi tersebut diikuti sekitar seribu atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Pada kategori U-18, kejuaraan kembali digelar dalam format Open Championships dengan mengundang atlet muda dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara yaitu Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. 

Melanjutkan tren yang dimulai tahun lalu, Kejurnas tahun ini kembali terdaftar dalam World Athletics Global Calendar dan berlabel World Rankings Competition. Status ini berarti hasil perlombaan diakui dalam penghitungan poin peringkat dunia, sekaligus memperluas peluang atlet Indonesia untuk lolos ke kejuaraan internasional.

Sebanyak tiga kategori akan dipertandingkan untuk putra dan putri: U-16 (22 nomor), U-18 Open (33 nomor), dan U-20 (33 nomor).

“Ini menunjukkan bahwa atletik Indonesia semakin mendapat perhatian, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat Asia Tenggara,” kata Luhut.

Luhut turut menyatakan dukungannya terhadap gagasan Kepala Negara mengenai pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang sebagai upaya membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan. 

“Kami mendukung penuh gagasan Bapak Presiden untuk melaksanakan pelatnas multiyears,” pungkasnya. (jef)

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026