Sinergi Kemenpora dan Kementerian ESDM: Jadikan Olahraga Ujung Tombak Kampanye Energi Panas Bumi dan Pengembangan Industri Olahraga

Sabtu, 27 Juni 2026
Bagikan:
Kemenpora RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. (foto:dok/deputi4)
Kemenpora RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. (foto:dok/deputi4)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. 

Perjanjian strategis ini mengusung tema "Kampanye dan Sosialisasi Pengembangan Panas Bumi dan Industri Olahraga Melalui Pembinaan Olahraga".

Kolaborasi inovatif ini memadukan pengembangan industri olahraga nasional dengan kampanye energi hijau. Program ini dijalankan oleh Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora bersama Geothermal Soccer Indonesia (GSI) dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API). 

Sementara itu, Kementerian ESDM RI mengambil peran selaku pembina dan pengawas teknis GSI. Fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan industri olahraga di daerah lokasi pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) yang dilakukan melalui pembinaan olahraga sepak bola bagi masyarakat sekitar.

Plt Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI, Suyadi Pawiro, menegaskan bahwa sepak bola merupakan instrumen yang sangat masif dan efektif. "Berdasarkan data, jumlah penggemar sepak bola di Indonesia mencapai 160 juta orang, atau lebih dari 60 persen dari total penduduk kita. Artinya, sepak bola bisa menjadi tools (alat) yang luar biasa," ujar Suyadi.


Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa Kemenpora memiliki tiga hal utama dalam inisiatif ini yaitu pembinaan atlet muda, menjadikan olahraga sebagai alat agar masyarakat Indonesia semakin sehat, dan mendorong pertumbuhan industri olahraga, termasuk UMKM di sekitarnya.

"Artinya, ini bisa menjadi alat tidak hanya untuk industri olahraga, tapi bagi industri panas bumi juga bisa menjadi alat kampanye dan sosialisasi ke depannya. Bapak Menpora sangat menyambut baik dan dengan senang hati mendukung Kemenpora menjadi bagian penting dari upaya mendorong green energy di Tanah Air," tambahnya.

Bersamaan dengan penandatanganan kerja sama ini, dilakukan pula peluncuran resmi Geothermal Soccer Indonesia (GSI) serta pembukaan Geothermal League.

Ketua Umum GSI, Carson Hakama, menyebut GSI sebagai komunitas pertama di dunia yang menggabungkan energi hijau panas bumi dengan sepak bola. Komunitas ini berisi para pegiat panas bumi dari kalangan pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat pecinta sepak bola.

"Kita ingin melakukan edukasi dan publikasi terkait apa itu energi panas bumi. Sepak bola kami pilih karena ini adalah olahraga masyarakat yang digemari berbagai kalangan dan usia, dari anak kecil hingga dewasa. Demi meningkatkan potensi panas bumi, kita juga harus mengurangi isu-isu sosial di lapangan. Nah, isu sosial itulah yang coba kita mitigasi melalui sepak bola, karena sepak bola bisa masuk ke segala lini," ungkap Carson.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Julfi Hadi, menilai olahraga grassroot (akar rumput) seperti sepak bola adalah bagian dari formula jitu pengembangan sektor panas bumi di Indonesia. Selain menyehatkan jasmani, rohani, dan melatih kerja sama tim, sepak bola mampu mencairkan komunikasi antarlembaga.

"Poin penting yang saya lihat dari kolaborasi GSI Tournament pertama di tahun 2025 lalu adalah bagaimana eksekutif sampai level bawahan bisa bersatu. Ini menjadi media komunikasi informal Business to Business (B2B) antar stakeholder bidang panas bumi yang sangat menguntungkan," kata Julfi.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sepak bola bisa dikemas menjadi program CSR (Corporate Social Responsibility) bagi perusahaan-perusahaan energi. "Bisa dimulai dari membeli apparel, membuat liga, hingga membangun GOR Sepak Bola. Ini adalah wadah sosialisasi yang sangat tepat," tuturnya.

*Menuju Indonesia Sports Summit 2026*

Langkah strategis penandatanganan PKS ini tidak hanya berhenti pada pembinaan sepak bola di sekitar lokasi pembangkit panas bumi. Lebih dari itu, kolaborasi ini diproyeksikan sebagai pemanasan menuju ajang Indonesia Sports Summit 2026.

Sinergi antara sektor olahraga dan energi hijau ini diyakini akan semakin matang, mengingat pada tahun 2025 sebelumnya, Geothermal Soccer Indonesia (GSI) telah sukses berkolaborasi dengan Kemenpora dalam penyelenggaraan Indonesia Sports Summit 2025. 

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan menjadi percontohan ideal bagaimana industri olahraga dapat berjalan beriringan dengan sektor energi terbarukan demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan ramah lingkungan.(dok)

Presiden Prabowo Subianto menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu berprestasi. (dok. Istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Aspek Kepemudaan dan Keolahragaan Jadi Bagian Penting Pembangunan Generasi Muda Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu berprestasi.

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kemenpora terlihat lebih meriah, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 13 Agustus 2026

Serunya Agustusan di Kemenpora, dari Ajang Adu Ketangkasan untuk Pererat Silaturahmi

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terlihat lebih meriah, nampak Gedung Graha Pemuda dihiasi dan dipercantik dengan menambahkan ornamen besar berwarna merah-putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa. Tiket untuk mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 tersebut habis terjual hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran resmi dibuka pada Selasa (12/8) pukul 17.00 WIB.

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dukungan konkret Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kesuksesan FIFA ASEAN Cup 2026 membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, PSSI, dan masyarakat. Kesiapan fasilitas serta dukungan promosi menjadi modal penting untuk menghadirkan turnamen yang sukses sekaligus membangun antusiasme publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia.

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus mendorong ekosistem industri dan pariwisata olahraga. Dukungan pemerintah dan sinergi lintas lembaga menjadi modal penting agar ajang ini sukses dan meninggalkan dampak positif bagi generasi muda.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81