Kemenpora Gelar MTN Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan di Bandung

Kamis, 25 Juni 2026
Bagikan:
Kemenpora melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga menggelar Manajemen Talenta Nasional (MTN) Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan Tahun 2026 di Hotel Best Western Setiabudhi, Bandung, pada 24–27 Juni 2026.(foto:dok/deputi2)
Kemenpora melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga menggelar Manajemen Talenta Nasional (MTN) Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan Tahun 2026 di Hotel Best Western Setiabudhi, Bandung, pada 24–27 Juni 2026.(foto:dok/deputi2)

Bandung: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga menggelar Manajemen Talenta Nasional (MTN) Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan Tahun 2026 di Hotel Best Western Setiabudhi, Bandung, pada 24–27 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Nasional Kemenpora.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan memperkuat peran tenaga olahraga pendidikan dalam mendukung pembinaan olahraga berbasis sekolah sekaligus mendukung implementasi Manajemen Talenta Nasional di lingkungan pendidikan.

Puluhan peserta yang berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas guru SD, SMP, SMA, unsur Dinas Pemuda dan Olahraga, serta mahasiswa yang memiliki perhatian terhadap pengembangan olahraga pendidikan.

Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga, Khairil Adha membuka kegiatan berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan pikiran terbuka sehingga mampu menyerap berbagai materi yang disampaikan narasumber.

"Saya berharap para peserta di sini semua bisa mengosongkan cangkir ilmunya agar dapat menerima berbagai ilmu yang diberikan oleh para narasumber pada acara ini. Nantinya pada saat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat di lingkungannya masing-masing, para peserta juga dapat mendokumentasikan kegiatannya sebagai bentuk laporan yang akan diteruskan kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga," ujar Khairil.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai hakikat olahraga pendidikan dan olahraga pelatihan, literasi fisikal dan literasi gerak, identifikasi bakat olahraga di lingkungan sekolah, tes dan pengukuran olahraga, serta model pembinaan atlet usia sekolah.

Dosen Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia, Bambang Abdul Jabar, menjelaskan bahwa materi yang diberikan sangat penting bagi guru olahraga karena berkaitan dengan pemahaman, pengenalan, dan penghayatan gerak peserta didik mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah.

Menurutnya, pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat peserta didik terhadap aktivitas fisik sehingga olahraga dapat menjadi bagian dari gaya hidup mereka.

"Harapannya, anak-anak menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupannya sehingga mampu menerapkan gaya hidup aktif dan bergerak sepanjang hayat," ujar Bambang.

Ia menambahkan bahwa pelatihan tersebut diharapkan mampu menularkan berbagai metode pembelajaran dan strategi mengajar yang efektif sehingga para guru dapat menjadi penggerak budaya gerak di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Bambang juga mengapresiasi Kemenpora yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut disertai monitoring dan evaluasi implementasi di sekolah.

Sementara itu, Dosen Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia, Dikdik Zafar Sidik, menilai materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi guru PJOK, terutama bagi mereka yang memiliki minat menjadi pelatih di lingkungan sekolah.

Menurutnya, guru yang memiliki kemampuan kepelatihan akan memiliki keunggulan karena pendekatan pedagogis yang dimiliki dapat diterapkan dalam proses pembinaan atlet secara lebih efektif.

"Materi yang kami sampaikan, baik teori maupun praktik, merupakan kebutuhan pengetahuan yang sangat penting dan menjadi modal dasar bagi seorang guru PJOK. Sangat baik ketika seorang pelatih memiliki latar belakang sebagai guru karena secara pedagogis pendekatan yang dilakukan dalam proses kepelatihan akan lebih baik," ujar Dikdik.

Ia menjelaskan bahwa pembinaan olahraga di sekolah harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Pada jenjang sekolah dasar, pembinaan difokuskan pada pembentukan fondasi gerak melalui konsep learning to train, kemudian berlanjut pada tahap training to train di tingkat SMP dan training to compete di jenjang SMA.

"Kami berharap hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik sehingga banyak potensi baru yang dapat ditemukan dan kelak menjadi atlet-atlet yang mampu membawa prestasi bagi bangsa Indonesia," katanya.

Dikdik juga berharap program yang dilaksanakan Kemenpora dapat terus berlanjut dan ditingkatkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas peserta.

Salah seorang peserta dari SDN Rancamanyar 3 Kabupaten Bandung, Fery Wibowo, mengaku memperoleh banyak manfaat dari materi pelatihan yang diberikan, khususnya mengenai pelatihan berjenjang yang disesuaikan dengan fase perkembangan peserta didik.

"Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah menyusun program latihan, kemudian mengaplikasikannya di sekolah. Setelah itu saya akan mendiseminasikan ilmu ini kepada rekan-rekan guru di daerah," ujarnya.

Peserta lainnya, Fanya Raisya dari SD Negeri Cigugur Tengah Mandiri 1 Kota Cimahi, mengatakan materi literasi fisik menjadi salah satu materi yang paling berkesan selama mengikuti pelatihan.

"Ternyata pendidikan jasmani memiliki peran yang sangat mendalam dan berkontribusi besar terhadap pencapaian prestasi olahraga nasional," kata Fanya.

Ia berharap Kemenpora dapat terus memperbanyak kegiatan serupa bagi guru PJOK karena guru merupakan garda terdepan dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial dari lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan MTN Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan Tahun 2026, Kemenpora berharap lahir tenaga olahraga pendidikan yang mampu menjadi penggerak budaya gerak, memperkuat olahraga pendidikan di sekolah, serta mendukung pembinaan talenta olahraga sejak usia dini sebagai bagian dari pembangunan olahraga nasional.(dok)

Sesmenpora RI Gunawan Suswantoro menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 26 Juni 2026

Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Dibuka, Kemenpora RI Dorong Terciptanya Industri Olahraga dan Keikutsertaan Olimpiade

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro mewakili Menpora Erick Thohir menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.

Ketua Umum PBWI Airlangga Hartarto mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang akan menerapkan pelatnas jangka panjang sebagai kunci mencetak generasi juara untuk masa depan olahraga Indonesia. (foto:istimewa)
Jumat, 26 Juni 2026

Ketum PB WI Airlangga Hartarto Yakini Rencana Presiden Prabowo Terapkan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI), Airlangga Hartarto mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang akan menerapkan pembinaan atlet nasional (pelatnas) jangka panjang sebagai kunci mencetak generasi juara untuk masa depan olahraga Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Sugiono, sangat mendukung komitmen penuh Presiden Prabowo terhadap Pelatnas atlet nasional secara multiyears dan jangka panjang.(foto: IG Sugiono)
Kamis, 25 Juni 2026

Ketum IPSI Sugiono Sambut Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Pelatnas Jangka Panjang: Bantu Pencak Silat Semakin Mendunia

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Sugiono, sangat mendukung komitmen penuh Presiden Prabowo terhadap pembinaan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) atlet nasional secara multiyears dan jangka panjang. Hal itu menurutnya akan sangat membantu pencak silat semakin mendunia dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di kancah internasional.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Serahkan SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028 Kepada DKI Jakarta, NTT, dan NTB
Kamis, 25 Juni 2026

Menpora Erick Serahkan SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028 Kepada DKI Jakarta, NTT, dan NTB

Surat keputusan tersebut menandakan bahwa ketiga provinsi tersebut resmi menjadi tuan rumah PON 2028

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Selasa, 23 Juni 2026

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Dukungan penuh Pemerintah melalui Kemenpora atas penyelenggaraan MotoGP seri Indonesia yang tahun ini digelar untuk kelima kalinya

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih
Senin, 22 Juni 2026

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih

Komisi XIII DPR RI memberikan dukungan penuh pada permintaan Naturalisasi

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile