Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Dibuka, Kemenpora RI Dorong Terciptanya Industri Olahraga dan Keikutsertaan Olimpiade

Jumat, 26 Juni 2026
Bagikan:
Sesmenpora RI Gunawan Suswantoro menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sesmenpora RI Gunawan Suswantoro menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Jakarta: Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro mewakili Menpora Erick Thohir menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.

Dalam sambutannya, Sesmenpora Gunawan memberikan apresiasi kepada CNN Indonesia bersama Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang telah menggelar kejuaraan ini. Menurut Sesmenpora, penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari melestarikan serta memperkenalkan pencak silat sebagai olahraga sekaligus budaya asli Indonesia.

“Pencak silat ini adalah budaya bangsa Indonesia. Cabang olahraga yang murni berasal dari budaya bangsa kita adalah pencak silat. Ini yang harus kita hidupkan, ini yang harus kita sosialisasikan, agar bisa mendunia,” ucap Sesmenpora Gunawan.

Dalam hal ini Sesmenpora meminta jajaran PB IPSI untuk memberikan perhatian pada pengembangan pencak silat. Bukan hanya sebagai olahraga prestasi, melainkan bagaimana pencak silat juga bisa menjadi industri olahraga Tanah Air, sebagaimana taekwondo di Korea Selatan.

“Taekwondo di sana (Korea Selatan, Red.) bukan hanya sekadar cabang olahraga prestasi, tetapi bisa menjadi industri olahraga, bisa menghasilkan uang. Saya ingin pencak silat ini juga bisa menjadi industri olahraga,” sebut Sesmenpora Gunawan. 

Salah satu caranya adalah, lanjut Sesmenpora, dengan membuat pertunjukan pencak silat melalui seni dan budaya. Dengan koreografi serta jalan cerita menarik yang bisa dipertunjukkan di tempat-tempat wisata Indonesia yang sudah mendunia.

“Contohnya di Dieng, di situ ada kegiatan potong rambut gimbal setiap bulan Juli atau Agustus, yang disaksikan para penonton dari berbagai penjuru dunia. Bisa dipromosikan di sana, mungkin juga dipromosikan di Prambanan, Borobudur, Mandalika, dan sebagainya. Karena pencak silat ini penting untuk kita jadikan industri olahraga,” jelas Sesmenpora Gunawan.

Sehingga, sambung Sesmenpora, para atlet nanti di samping mempelajari teknik-teknik pencak silat, juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan. Karenanya penting untuk menjadikan bela diri ini selain sebagai olahraga yang cukup masif, juga menjadi suatu industri olahraga, sebagaimana yang saat ini tengah didorong pemerintah melalui Kemenpora.

Dalam rangka memasifkan pencak silat, Kemenpora juga terus mendorong pencak silat untuk bisa mendunia melalui ajang Olimpiade. Sesmenpora menyampaikan, mulai tahun 2026 ini telah dilakukan Roadshow to Olympic 2032 sebagai upaya mempertandingkan pencak silat dalam ajang pesta olahraga terbesar di dunia itu.
Menurut Sesmenpora Gunawan, ada persyaratan yang perlu dipenuhi pencak silat untuk bisa diikutsertakan dalam gelaran Olimpiade. Yaitu olahraga ini mesti sudah menyebar ke lima benua dan 130 negara. 

“Artinya hampir di seluruh dunia ini wajib ada pencak silat. Strategi yang kita lakukan adalah kita memberikan sosialisasi kepada para duta besar, para konsul jenderal di seluruh dunia agar pencak silat itu ada dan berada di negara tersebut,” papar Sesmenpora.  

“Roadshow ini sudah kita mulai, tetapi memang belum masif. Harapan saya mulai 2026 ini kita bisa roadshow untuk memperkenalkan pencak silat itu menjadi cabang olahraga yang akan dipertandingkan di olimpiade,” imbuh Sesmenpora Gunawan.

Dalam kesempatan itu Sesmenpora tak luput menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atlet yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya untuk menekuni pencak silat. Menurut Sesmenpora Gunawan, bila anak-anak yang menjadi atlet pencak silat sudah mulai fokus dari sekarang, tentunya akan menorehkan prestasi ketika pada akhirnya olahraga ini dipertandingkan di Olimpiade.

“Mari kita berikan semangat untuk anak-anak kita. Pesan saya kepada para orang tua atlet, yakin saja bahwa pencak silat ini akan mendunia dan bahkan bisa menjadi industri olahraga. Insyaallah 2032 kita akan masuk ke tingkat dunia,” tegas Sesmenpora.

Pembukaan kejuaraan ini  ditandai pemukulan gong oleh Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Mohamad Hasan dengan disaksikan Sesmenpora Gunawan dan Direktur Utama CNN Indonesia Titin Rosmasari, beserta jajaran PB IPSI dan para sponsor. Sebanyak dua ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kejuaraan yang bakal berlangsung hingga Minggu (28/5). (luk)

Debut pemuda berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman langsung berbuah medali emas di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 22 Oktober 2026

Debut Pemuda 17 Tahun Berbuah Medali Emas di Asian Para Games 2026, Abdil Majid Rahman Semangat Kejar Paralimpiade

Debut pemuda berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman langsung berbuah medali emas di Asian Para Games 2026.

Menpora RI Erick Thohir mendampingi dan memberikan semangat kepada para atlet Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 22 Oktober 2026

Dampingi Langsung Perjuangan Atlet, Menpora Erick Tekankan Kekompakan Kontingen Jadi Kunci Indonesia Kembali Raih Dua Emas Asian Para Games 2026

Kehadiran langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir untuk mendampingi dan memberikan semangat kepada para atlet Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, mengiringi keberhasilan kontingen Merah Putih yang terus menambah perolehan medali emas. Pada Kamis (22/10), Indonesia kembali meraih dua medali emas sehingga total telah mengoleksi 10 emas, melampaui target tujuh emas yang ditetapkan sebelum keberangkatan.

Kemenpora RI memperkenalkan nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB) dalam sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026 di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10). (dok.Herry/Kemenpora)
Kamis, 22 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Tanamkan Nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati kepada Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memperkenalkan nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB) dalam sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026 di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10). Ketiga nilai tersebut menjadi landasan pembentukan karakter peserta selama mengikuti program.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026