Kemenpora Perkuat Integrasi Data Keolahragaan untuk Dukung Manajemen Talenta Nasional
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memperkuat transformasi digital di bidang keolahragaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Non-Disclosure Agreement (NDA) bersama lima induk cabang olahraga (cabor), yakni Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), dan Akuatik Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/8).
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam membangun integrasi data keolahragaan yang lebih sistematis, akurat, dan berkelanjutan. Data yang dihimpun mencakup atlet, pelatih, wasit, tenaga pendukung serta stake holder olahraga dari masing-masing cabang olahraga.
Integrasi data tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pemetaan dan pembinaan talenta olahraga secara lebih terukur. Ketersediaan basis data yang terintegrasi tersebut akan mempermudah pemerintah dan induk cabang olahraga dalam mengidentifikasi potensi atlet, memantau perkembangan prestasi, serta menyusun program pembinaan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing talenta.
Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan manajemen talenta nasional di bidang olahraga. Pengelolaan talenta yang berbasis data memungkinkan proses pencarian, pembinaan, pengembangan, hingga pemantauan prestasi atlet dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari tahap usia dini hingga mencapai level prestasi internasional.
Kemenpora akan terus mendorong perluasan dan pemutakhiran data keolahragaan secara bertahap. Penguatan sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang modern, terintegrasi, guna mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi. (thi)










