Menpora Amali: Fokus dan Sasaran Utama dalam DBON adalah Olimpiade

Minggu, 15 Agustus 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menekankan fokus dan sasaran utama dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yakni ajang Olimpiade. Karena itu cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi bisa terus dit
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menekankan fokus dan sasaran utama dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yakni ajang Olimpiade. Karena itu cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi bisa terus dit

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menekankan fokus dan sasaran utama dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yakni ajang Olimpiade. Karena itu cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi bisa terus ditingkatkan untuk berprestasi lebih tinggi.  

Demikian disampaikan Menpora Amali saat menjadi narasumber Metro TV dalam program Tribute to Olympians secara virtual, Sabtu (14/9) malam. “Jadi itu sesuai dengan diskusi kita bersama stakeholder olahraga, serta guru besar olahraga dari beberapa perguruan tinggi. Dalam desain besar olahraga nasional, Olimpiade menjadi sasaran utama. Sedangkan Asian Games dan SEA Games adalah sasaran antara,” jelas Menpora Amali.

Sejumlah cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi diantaranya bulu tangkis, angkat besi, panahan, hingga menembak. “Dalam desain besar olahraga nasional, kita menyimpulkan untuk mendorong cabang olahraga yang bertumpu pada akurasi dan teknik. Ini sesuai dengan kondisi fisik orang Indonesia,” kata Menpora Amali. 

Bulu tangkis, angkat besi, panahan, serta menembak memang menjadi cabang olahraga yang diantaranya mengandalkan akurasi dan teknik. Selama ini, cabang olahraga tersebut memang kerap diunggulkan dan konsisten tampil di Olimpiade. 
 
Sementara itu, sepak bola, bola basket, dan bola voli masuk dalam kelompok industri. Sebab, ketiga cabang olahraga ini sudah menjalankan kompetisi olahraga secara profesional. 

“Untuk mencari talenta itu, kita harus ada sentra pembinaan didaerah. Kita akan kumpulkan talenta dengan target awal 250 ribu, lalu diseleksi hingga akhirnya menjadi 150 elit nasional,” terang Menpora Amali. 

Desain besar olahraga nasional ini, lanjut Menpora Amali lahir setelah adanya arahan dari Presiden Joko Widodo saat peringatan Hari Olahraga Nasional ke-37. Saat itu, Presiden meminta untuk melakukan review total terhadap ekosistem keolahragaan di Tanah Air. 

“Setahun lalu saat Hari Olahraga Nasional, Presiden memberi arahan kepada saya dan stakeholder olahraga. Kami diminta mereview total ekosistem keolahragaan nasional. Dari situ lah kami diskusi dengan NOC, KONI, profesor olahraga serta pemerintah daerah,” terang Menpora Amali. 

“Presiden menyampaikan penduduk Indonesia lebih dari 260 juta orang, talenta banyak tapi prestasi tidak menggembirakan dibidang olahraga terutama puncak tertinggi olahraga. Nah, sekarang ini dengan adanya desain besar olahraga nasional, kita harap pembinaan olahraga terdesain dengan baik,” pungkas Menpora Amali.(jef)

Kemenpora RI memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR). Kebijakan ini diharapkan dapat menyederhanakan proses perizinan sekaligus mendorong potensi ekonomi olahraga.(dok.Bagus/Kemenpora)
Jumat, 16 Oktober 2026

Kemenpora Buka Jalan Kemudahan Usaha Olahraga Lewat Perizinan Berbasis Risiko dalam Gelaran Forum Nasiona

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR). Kebijakan ini diharapkan dapat menyederhanakan proses perizinan sekaligus mendorong potensi ekonomi olahraga.

Kemenpora RI memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi perizinan usaha olahraga. Untuk kemudahan berusaha berjalan seiring dengan pemenuhan standar, sekaligus mendorong olahraga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi. (dok.Bagus/Kemenpora)
Jumat, 16 Oktober 2026

Dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Pemuda dan Olahraga, Izin Usaha Olahraga Makin Terintegrasi, Kemenpora Dorong Olahraga Jadi Peluang Pertumbuhan EkonomI

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi perizinan usaha olahraga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kemudahan berusaha berjalan seiring dengan pemenuhan standar, sekaligus mendorong olahraga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi.

Menpora Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026