Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026
Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Jakarta: Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun.

Ayah Citra meninggal dunia akibat penyakit diabetes. Kepergian sang ayah meninggalkan kesedihan mendalam bagi Citra yang dikenal sangat dekat dengan sosok ayahnya.

Meski demikian, sang ayah tetap memikirkan masa depan Citra. Sebelum meninggal, ia sempat menitipkan baju dan sepatu kepada sang ibu agar Citra tetap bisa bersekolah.

"Citra itu, waktu bapaknya meninggal, ia sedih karena dia lengket sama bapaknya," ujar Hajrah, ibu Citra, seperti dikutip pada Rabu (12/8).

Cobaan Citra tak berhenti setelah kehilangan ayah. Di sekolah, ia juga kerap menjadi sasaran perundungan karena kondisi ibunya yang merupakan penyandang disabilitas. Pengalaman tersebut membuat Citra merasa tidak nyaman untuk terus bersekolah.

Untuk menghindari perundungan sekaligus membantu perekonomian keluarga, Citra kemudian memilih berkeliling menjual kacang. Sementara itu, sang ibu bekerja sebagai penyapu masjid untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berbagai kondisi tersebut perlahan membuat Citra kehilangan rasa percaya diri. Kesempatannya untuk fokus belajar dan mengembangkan bakat pun ikut terhambat.

Perubahan mulai dirasakan Citra setelah ia bersekolah di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 67 Pangkajene dan Kepulauan.

Di lingkungan baru itu, Citra mendapatkan dukungan dari teman-teman, wali asrama, hingga para tenaga pengajar. Dukungan tersebut membuatnya kembali bersemangat mengikuti kegiatan belajar.

Tak hanya belajar, Citra juga mendapat kesempatan mengembangkan bakatnya di bidang olahraga, khususnya karate. Ia menekuni olahraga tersebut hingga akhirnya berhasil meraih prestasi.

"Dia bilang, 'Mama saya ini dapatkan juara dua karate', lalu saya bilang alhamdulillah," tutur Hajrah dengan bangga.

Maysaroh, wali asuh Citra di SR Terintegrasi 67, turut bangga melihat perubahan tersebut. Menurutnya, Citra yang sebelumnya merasa rendah diri kini mulai mampu berinteraksi dengan teman-temannya dan menunjukkan kepercayaan diri.

"Alhamdulillah, setelah di sekolah rakyat, Citra sudah mampu berinteraksi dengan teman-temannya dengan baik. Dan Citra juga memperlihatkan beberapa bakat, termasuk karate, yang sekarang Citra berprestasi dalam bidang itu," jelas Maysaroh.

Bagi Citra, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat untuk kembali belajar. Lingkungan tersebut juga menjadi ruang baginya untuk menemukan kembali kepercayaan diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sebagai bentuk rasa syukur, Citra menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya Sekolah Rakyat yang memberinya kesempatan untuk kembali bersekolah tanpa harus mengalami perundungan seperti sebelumnya.

"Halo Pak Presiden, terima kasih telah membuat Sekolah Rakyat, sehingga Citra bisa bersekolah lagi di Sekolah Rakyat, sehingga tidak ada yang mem-bully saya di sini," ujar Citra.(BakomRI/ben)

Bagikan:
Wamenpora RI Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada ISS di JICC, Minggu (13/9) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Klub Olahraga dan Atlet Berbagi Kisah Menjadi Juara dalam Champions Stage ISS 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat mewakili Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan klub olahraga dan atlet dalam Champions Stage by INA Sports pada Indonesia Sports Summit di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (13/9) sore.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 13 September 2026

Satukan Dunia Olahraga dan Industri Kreatif, PSSI-PT LIB Jalin Kerja Sama dengan LMKN di Panggung ISS 2026

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjalin kerja sama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Minggu (13/9) siang. Kerja sama ini ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dalam panggung Main Forum Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung. (dok.Gilang/Kemenpora)
Minggu, 13 September 2026

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Indonesia Sports Summit 2026 di JICC

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi berakhir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tulus yang sukses menghibur ribuan pengunjung.

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026