Kemenpora Dorong Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya di Kabupaten Garut

Jumat, 04 September 2026
Bagikan:
Kemenpora RI terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto: dok/Kemenpora)
Kemenpora RI terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto: dok/Kemenpora)

Garut: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 28–29 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses olahraga yang lebih luas bagi penyandang disabilitas sekaligus mencetak penggerak-penggerak olahraga yang mampu membangun ekosistem olahraga disabilitas di tingkat daerah.

ToT Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA bukan sekadar kegiatan pelatihan, melainkan langkah nyata dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing tanpa terkecuali, termasuk bagi penyandang disabilitas.

“Olahraga adalah hak, bukan pilihan. Olahraga adalah ruang kesetaraan, dan olahraga adalah jalan untuk menghadirkan martabat, kepercayaan diri, dan harapan,” kata Analis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora Dwijayanto Sarosa Putera pada pembukaan acara.

Melalui ToT ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembudayaan olahraga disabilitas di lingkungan masing-masing.

“Saudara hadir di sini bukan sebagai peserta biasa. Saudara adalah calon penggerak perubahan. Dari tangan Saudara, pembudayaan olahraga disabilitas akan hidup. Dari langkah Saudara, akses akan terbuka. Dan dari komitmen Saudara, talenta-talenta baru akan lahir,” ujarnya menambahkan. 

Keberhasilan program, lanjutnya, tidak semata-mata diukur dari selesainya rangkaian pelatihan. Lebih jauh, keberhasilan diharapkan terlihat dari kemampuan para peserta mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke daerah, membina dan menggerakkan komunitas, serta membuka akses olahraga seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas.

Peserta juga didorong untuk membangun jejaring dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga pembinaan olahraga disabilitas dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat olahraga inklusif sekaligus memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk hidup sehat, aktif berolahraga, dan mengembangkan potensi menuju prestasi.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut yang diwakili Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Garut, Asep Robi Nugraha, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Kabupaten Garut Ujang Saifullah.

Hadir pula, Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Garut Tati Narwati, para narasumber, serta peserta ToT Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA. Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber, yakni Muhammad Bram Riadi, M.Or, dr. Ray Indra Wibowo, Sp.KFR.KR, dan Mega Tia Nurfaiza, M.Or. (ben)

Sebanyak 60 wasit muda dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional yang digelar Kemenpora RI bersama PSSI. (foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora dan PSSI Gelar Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional

Sebanyak 60 wasit muda dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Wasit Futsal Lisensi Internasional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kemenpora RI terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan keterbukaan informasi publik. (foto: istimewa)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora Perkuat Tata Kelola Informasi Publik melalui Transformasi Digital

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan keterbukaan informasi publik. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Keterbukaan Informasi Publik bertema “Transformasi Digital sebagai Penguat Tata Kelola Informasi” yang digelar secara hybrid dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Kemenpora RI.

Kemenpora RI terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 04 September 2026

Kemenpora Dorong Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya di Kabupaten Garut

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 28–29 Agustus 2026

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81