Terima Atlet Pelajar Peraih Medali SEA Games, Wamenpora Taufik Berbagi Pengalaman Olimpiade

Selasa, 13 Januari 2026
Bagikan:
Wamenpora Taufik Hidayat menerima dua atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand di Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/1).(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Wamenpora Taufik Hidayat menerima dua atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand di Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/1).(foto:Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta: Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, berbagi pengalamannya menuju Olimpiade saat menerima dua atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand di Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/1).

Kedua atlet tersebut adalah Jayden Zen Naga, peraih emas dari cabang olahraga hoki es dan Adelia Chantika Aulia, yang meraih perunggu dari cabang olahraga renang. Mereka merupakan pelajar dari SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenpora Taufik menyampaikan apresiasi kepada para atlet muda yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games Thailand. Wamenpora Taufik juga mengaku terkesan dengan penampilan cabang olahraga hoki es yang baru pertama kali dia saksikan secara langsung.

Wamenpora Taufik Hidayat menerima dua atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand di Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/1).(foto:Herry/kemenpora.go.id)

“Saya lihat kemarin pertandingan hoki es di SEA Games. Jujur, ini pertama kali saya menonton dan menurut saya keren serta luar biasa. Semangatnya tinggi, karena di es hoki, sepersekian detik bisa menentukan hasil,” ujar Wamenpora Taufik.

Wamenpora Taufik menilai para atlet pelajar tersebut memiliki potensi dan peluang karier yang masih panjang. Menurutnya, selama peluit akhir belum dibunyikan, selalu ada kesempatan untuk meraih hasil terbaik.

Kemudian, Wamenpora Taufik berbagi pengalaman kesuksesannya meraih emas Olimpiade 2004 dari cabang olahraga bulu tangkis tunggal putra. Wamenpora Taufik menekankan pentingnya seorang atlet memiliki cita-cita besar hingga ke level Olimpiade. 

Dia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju Olimpiade bukanlah proses yang instan, melainkan membutuhkan latihan panjang, kedisiplinan, dan pengorbanan sejak usia muda.

“Menuju Olimpiade prosesnya panjang. Olahraga itu tidak ada yang instan. Saya dulu bahkan kehilangan masa bermain dengan teman-teman karena setiap hari latihan. Tapi itu pilihan yang harus dikejar, dengan dukungan keluarga dan sekolah,” kata Wamenpora Taufik. 

Wamenpora Taufik mengaku banyak belajar dari kesalahan sebelum akhirnya mencapai puncak prestasi. Dia berpesan kepada atlet muda untuk tidak ragu bertanya dan meminta saran dari para atlet yang telah lebih dulu merasakan atmosfer Olimpiade.

Disamping itu, Wamenpora Taufik turut mengapresiasi peran SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet pelajar. Dia menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang dan dukungan sehingga atlet dapat berprestasi tanpa meninggalkan pendidikan.

“Kemenpora mendukung penuh dan berharap sekolah lain bisa mengikuti langkah ini, agar atlet memiliki jam belajar yang fleksibel dan bisa fokus berlatih,” jelas Wamenpora Taufik.

Menurutnya, Kemenpora sangat mendukung potensi atlet yang lahir dari lingkungan sekolah, dengan tetap menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan. Dia menilai Muhammadiyah telah menunjukkan pembinaan atlet yang baik dan konsisten.

Di akhir arahannya, Wamenpora Taufik berpesan agar atlet peraih medali SEA Games tidak cepat berpuas diri. Dia minta mereka terus berlatih keras, menjaga disiplin, dan mempersiapkan diri untuk jenjang yang lebih tinggi, termasuk panggung Olimpiade.

“Karier kalian masih panjang. Jangan cepat puas. Apalagi Presiden Prabowo sangat mendukung dan berharap olahraga Indonesia bisa mendunia. Semoga prestasi ini bisa menjadi inspirasi dan semangat bagi atlet-atlet muda lainnya,” pungkas Wamenpora Taufik. (jef)

(Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. (foto: istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

12 Nomine Delegasi Indonesia Bersiap Ikuti Seleksi Internasional Program China–ASEAN 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi di Indonesia berhasil lolos seleksi nasional dan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan bersama All China Youth Federation.

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Hari Pramuka ke-65 Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81