Apresiasi Dukungan Ketua Cabor, Presiden Prabowo: Tanpa Pembinaan yang Baik Tidak Mungkin Berprestasi

Jumat, 09 Januari 2026
Bagikan:
Presiden RI Prabowo Subianto menyebut prestasi para atlet di SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand tak terlepas dari peran para ketua umum (ketum) cabang olahraga. (foto: istimewa)
Presiden RI Prabowo Subianto menyebut prestasi para atlet di SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand tak terlepas dari peran para ketua umum (ketum) cabang olahraga. (foto: istimewa)

Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto menyebut prestasi para atlet di SEA Games Ke-33 Tahun 2025 di Thailand tak terlepas dari peran para ketua umum (ketum) atau pimpinan kepengurusan cabang olahraga (cabor) masing-masing. Karenanya selain berterima kasih kepada atlet dan pelatih, Presiden tak luput mengucapkan terima kasih kepada para ketua cabor ini.

“Saya juga berterima kasih pada ketua cabor yang telah membina atlet dengan baik. Tanpa pembinaan yang baik, tidak mungkin bisa berprestasi,” ucap Presiden Prabowo dalam arahannya pada acara penyerahan secara simbolis bonus atlet dan pelatih SEA Games 2025 Thailand di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1) sore.

Menurut Presiden, para atlet dan pelatih ini bukan sekadar membutuhkan ucapan terima kasih semata yang mudah diucapkan begitu saja. Melainkan juga memerlukan dukungan nyata yang dibuktikan dengan perbuatan, sebagaimana yang dilakukan Pemerintah dengan memberikan bonus tabungan untuk masa depan para atlet dan pelatih.

“Jangan hanya terima kasih saja, karena gampang bilang terima kasih. Terima kasih tetapi kita benar-benar hormati, hargai jerih payah para atlet dan kita buktikan, kita memberi tabungan untuk mereka,” jelas Presiden Prabowo.

Dukungan pembinaan oleh para pimpinan cabor ini diamini Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. Menpora menyaksikan bagaimana para ketua cabor hadir secara langsung di arena SEA Games 2025 Thailand untuk memberikan dukungan kepada para atletnya.

“Saya menyaksikan banyak pimpinan cabor yang hadir, yang menonton bersama-sama di final. Itulah yang Bapak Presiden tadi sampaikan, apresiasi kepada pimpinan cabor yang benar-benar peduli, hadir mendorong, sehingga atletnya bisa terus berprestasi,” terang Menpora Erick.

Menurut Menpora, Pemerintah bersama pengurus cabor tidak memberikan perlakuan yang berbeda kepada para atlet. Baik peraih medali emas, perak, maupun perunggu, semuanya mendapatkan dukungan yang sama. Namun diakui bahwa prestasi emas lebih diperhitungkan karena berpengaruh dalam peringkat di ajang multievent.

“Bukan tidak mengapresiasi, kami tetap apresiasi perjuangan atlet peraih perak dan perunggu yang luar biasa. Cuma memang ketika hitung-hitungan dalam porsi ranking multievent, itu emasnya yang dihitung,” jelas Menpora Erick.

Dukungan ini, sambung Menpora, tampak dalam banyak pertandingan di SEA Games. Baik Menpora Erick, Wamenpora Taufik Hidayat dan para ketua cabor, ikut memeluk atlet peraih perak dan perunggu.

“Tetapi memang kalau kita lihat realitas dalam sebuah kompetisi multievent, yang dihitung pertama adalah medali emasnya, di situ rankingnya. Artinya kita semua yang sedang berjuang, harus berpikir emas terlebih dahulu,” tegas Menpora. 

Para ketua cabor ini sendiri turut hadir dalam acara penyerahan simbolis bonus atlet dan pelatih SEA Games 2025. Di antaranya Ketum PB Wushu Indonesia yang juga Menko Perekonomian Erlangga Hartarto, Ketum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang juga Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Pembina Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang juga Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketum Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. 

Kemudian Ketum Ikatan Sport Sepeda Indonesia yang juga Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Arsjad Rasjid, Ketum PBSI Fadil Imran, Ketum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo, Ketum Modern Pentahlon Indonesia Purwoko Aji Prabowo, Ketum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia Velix Vernando Wanggai, Ketum Taekwondo Indonesia Richard Tampubolon, Ketum Federasi Triathlon Indonesia Arman Van Kempen. 

Berikutnya Ketum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Trimedya Panjaitan, Ketum Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA) Saiful Sutan Aswar, Ketum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Hadi Tjahjanto, Ketum Federasi Futsal Indonesia Michael Sianipar, Ketum Persatuan Tarung Campur Indonesia (Pertacami) Tommy Paulus Hermawan, hingga Ketum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid. (luk)

Menpora Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 11 September 2026

Menpora Erick Sampaikan Empati, Doakan Lima Jurnalis Yang Hilang di Anak Krakatau Segera Ditemukan Selamat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga awak kapal saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Menpora Erick mendampingi Presiden Prabowo melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026 sekaligus bertepatan momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Momentum Haornas, Menpora Erick Sebut Presiden Prabowo Setujui Pelatnas Multiyears

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonedia (Menpora RI), Erick Thohir, mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui bahwa terobosan baru terkait penyelenggaraan pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara jangka panjang (multi-years) untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Presiden Prabowo Beri Bonus Rp 3 Miliar untuk Peraih Medali Emas Asian Games 2026

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026