Buka Munas BEM SI XVIII, Menpora Dito Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Mitra Kritis Strategis Pemerintah

Selasa, 15 Juli 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, secara resmi membuka Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Ke-XVIII yang berlangsung di Aula Asrama Haji, Kota Padang, Sumatera Barat. (foto:bagu
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, secara resmi membuka Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Ke-XVIII yang berlangsung di Aula Asrama Haji, Kota Padang, Sumatera Barat. (foto:bagu

Padang: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, secara resmi membuka Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Ke-XVIII yang berlangsung di Aula Asrama Haji, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Di hadapan ratusan mahasiswa dari lebih dari 450 kampus se-Indonesia, Menpora menegaskan pentingnya menggeser paradigma atau paradigm shift terkait hubungan konstruktif antara mahasiswa dan pemerintah dari sekadar oposisi menuju kemitraan yang kritis dan strategis.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, menjadi simbol dimulainya proses konsolidasi ide dan kepemimpinan mahasiswa di tingkat nasional. Dalam pidatonya, Menpora Dito secara terbuka mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi justru juga turut ambil bagian dalam membangun arah kebijakan publik yang konstruktif, progresif, solutif.

“Hari ini bukan sekadar forum mahasiswa, tetapi forum pemimpin masa depan. Kami di pemerintah sangat membutuhkan mitra strategis dari kalangan muda yang berpikir kritis, tetapi juga siap bekerja sama mencari solusi,” tegas Menpora Dito.

Sebagai menteri termuda di Kabinet, Menpora Dito mengedepankan pendekatan dialogis dalam menjembatani ide-ide mahasiswa dengan kebijakan negara. Ia menilai bahwa gerakan mahasiswa hari ini perlu didorong untuk memiliki peran politik yang lebih aktif dan partisipatif.

“Saya melihat pergerakan mahasiswa sekarang makin substansial. Saya tadi dengar sudah banyak sekali pencapaian yang berhasil diadvokasikan. Dan memang dulu saya ingat betul semangatnya itu bagaimana bisa menjadi penyambung lidah dan mengadvokasi apa yang harus dikerjakan untuk masyarakat luas.” lanjutnya.

Dalam forum tersebut, Menpora menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan BEM SI sebelumnya atas kontribusinya terhadap penguatan peran pemuda di ruang publik. Ia berharap, kepengurusan BEM SI yang baru mampu mengambil posisi lebih taktis dalam mengisi ruang demokrasi, menjadi kekuatan penyeimbang, sekaligus mitra kebijakan di berbagai sektor.

"Di kepengurusan yang sebelumnya terima kasih atas kontribusinya. Kami harap di kepengurusan yang baru nanti semoga bisa menjadi mitra strategis kembali untuk pemerintah Indonesia. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dan mahasiswa tidak bisa hanya berdiri di luar sistem. Saatnya membangun politik kolaboratif." pungkas Menpora Dito.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyampaikan bahwa, pihaknya menilai ada potensi besar atas terselenggaranya Munas BEM SI yang mengumpulkan para generasi muda se Indonesia untuk menghasilkan pemikiran yang kritis untuk kemajuan bangsa.

"Ini adalah potensi besar, saya berharap melalui Munas BEM SI ini akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang kritis untuk kemajuan bangsa. Juga berharap akan lahir tokoh-tokoh besar yang mampu menjadi penerus kepemimpinan bangsa yang membela kepentingan rakyat luas. Kami pemerintah menyatakan tidak anti, tidak alergi terhadap kritikan yang konstruktif dari para mahasiswa demi kemajuan negeri ini," ujarnya.

BEM SI Kerakyatan merupakan sebuah aliansi BEM yang terdiri dari sekitar 450 kampus seluruh Indonesia. BEM SI Kerakyatan memiliki belasan fokus isu yang menjadi kompas aliansi dalam berbagai pergerakan yang akan dilakukan. Munas BEM SI Kerakyatan tahun ini sebagai upaya untuk menjaga pengkaderan generasi muda bangsa Indonesia. 

"Konsep acara ini adalah mengusung kolaborasi yang pentahelix yakni ada pemerintah, sektor bisnis, media, akademisi dan komunitas. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Konsep pentahelix ini menjadi acuan kita untuk bergerak strategis mencapai nilai-nilai kerakyatan dan merdeka yang sesungguhnya," tutur Korpus Satria Naufal pada acara yang mengusung tema 'Pemuda Aktif, Sehat, dan Progresif. Peran Mahasiswa dalam Membangun Kepemimpinan Bangsa'. 

Turut hadir pada acara ini, Staf Khusus Bidang Inovasi dan Tata Kelola Birokrasi Chaerany Putri, Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryatna dan lainnya.(ben)

Menpora Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 11 September 2026

Menpora Erick Sampaikan Empati, Doakan Lima Jurnalis Yang Hilang di Anak Krakatau Segera Ditemukan Selamat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan keprihatinan dan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga awak kapal saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Menpora Erick mendampingi Presiden Prabowo melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026 sekaligus bertepatan momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Momentum Haornas, Menpora Erick Sebut Presiden Prabowo Setujui Pelatnas Multiyears

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonedia (Menpora RI), Erick Thohir, mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui bahwa terobosan baru terkait penyelenggaraan pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara jangka panjang (multi-years) untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 09 September 2026

Presiden Prabowo Beri Bonus Rp 3 Miliar untuk Peraih Medali Emas Asian Games 2026

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat melepas Kontingen Indonesia ke Asian Games di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir. (foto: Bagus/Kemenpora
Kamis, 10 September 2026

Pesan Cokorda Raka untuk Anak Muda: Olahraga dan Pendidikan Harus Jalan Beriringan

Menjadi atlet profesional bukan berarti harus mengesampingkan pendidikan. Justru, pendidikan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi kehidupan setelah karier olahraga berakhir.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Pelepasan ini menegaskan dukungan penuh negara kepada Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026
Rabu, 09 September 2026

Menpora Erick Hadiri Upacara Pengukuhan 430 Atlet Kontingen Indonesia yang Bertanding di Asian Games 2026

Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan resmi Tim Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus wujud komitmen bersama untuk menorehkan prestasi yang lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya.

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43
Rabu, 09 September 2026

Kemenpora Gelar Upacara Memperingati Haornas Ke-43

Peringatan Haornas ke-43 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun budaya hidup aktif dan bugar sebagai bagian dari pembangunan nasional.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026