Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026
Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Jakarta: Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 menjadi ajang yang tidak hanya mempertemukan ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia, tetapi juga menghadirkan banyak kisah inspiratif dari para peserta. Salah satunya datang dari Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas.

Jambore Nasional merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang diselenggarakan secara berkala oleh Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kemandirian, persahabatan, serta pengembangan keterampilan peserta didik. Tahun ini, Jambore Nasional XII berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta berkebutuhan khusus.

Dalam rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII, para peserta juga mendapat kesempatan mengikuti kunjungan edukatif ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Agustus 2026. Setiap harinya, rombongan yang hadir berasal dari kelompok peserta yang berbeda, sehingga semakin banyak anggota Pramuka dapat merasakan pengalaman belajar dan berinteraksi langsung dengan berbagai fasilitas olahraga yang ada di lingkungan Kemenpora.

Bagi Latif, kunjungan ke Kemenpora menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti Jambore Nasional. Ia mengaku sangat senang karena dapat mencoba olahraga basket bersama Coach Cokorda, mantan atlet basket Tim Nasional pada ASEAN Basketball League yang beralih menjadi pelatih basket. Pengalaman tersebut menjadi momen berharga yang menambah semangatnya untuk terus aktif berolahraga.

Tidak hanya aktif mengikuti kegiatan kunjungan, selama berada di perkemahan Jambore Nasional, Latif juga terlibat dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Ia bermain sepak bola di lapangan bersama peserta lain, membantu teman-temannya memasak di area perkemahan, hingga mencuci pakaian secara mandiri. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran kemandirian dan kerja sama yang menjadi nilai penting dalam Gerakan Pramuka.

Dibalik kesehariannya yang sederhana, Latif juga memiliki prestasi yang membanggakan. Pemuda yang memiliki hobi berlari ini pernah mewakili daerahnya dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Disabilitas cabang lomba menari tingkat nasional dan berhasil meraih Juara II. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Melalui pengalamannya, Latif turut menyampaikan pesan kepada pemuda berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan aktif berolahraga. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih mimpi selama mau berusaha dan tidak mudah menyerah.

Kisah Latif menjadi pengingat bahwa semangat, keberanian, dan tekad yang kuat mampu membuka berbagai peluang untuk berkembang. Melalui Jambore Nasional XII, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga menghadirkan inspirasi tentang pentingnya inklusivitas dan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda Indonesia.(aul)

Bagikan:
Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81