Kemenpora Ajak Kowani Dukung Pemerintah Tingkatkan IPP dan Cetak Generasi Perempuan Tangguh Berkualitas

Kamis, 31 Oktober 2024
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memberikan perhatian terhadap peran dan tantangan perempuan menuju Indonesia Emas 2045.(foto:istimewa)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memberikan perhatian terhadap peran dan tantangan perempuan menuju Indonesia Emas 2045.(foto:istimewa)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memberikan perhatian terhadap peran dan tantangan perempuan menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat secara virtual pada acara Webinar Bulan Pemuda dalam Menghadapi Tantangan dan Resiko Anak Perempuan di Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045
yang diselenggarakan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dari Lantai 8, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10) siang. 

Pada acara tersebut Wamenpora Taufik Hidayat mengatakan membangun pemuda tidak bisa dilakukan oleh satu kementerian atau lembaga saja, tetapi butuh upaya kolektif dengan melibatkan berbagai sektor. Untuk itu diperlukan koordinasi lintas sektoral, sehingga peran setiap lapisan dapat terdistribusi secara tepat dan efektif. 

"Masih dalam semangat hari sumpah pemuda, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersinergi dalam membangun sektor kepemudaan," kata Wamenpora. 

Wamenpora juga mengatakan hari ini kita memiliki Indeks Pembangunan Pemuda atau istilah yg sering digunakan adalah IPP. Melalui IPP ini kita bisa melihat berbagai domain yang melibatkan unsur kepemudaan, mulai dari pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan serta domain gender dan diskriminasi. 

Secara umum, menurutnya pembangunan pemuda Indonesia yang ditunjukkan oleh IPP mengalami sejumlah kemajuan di beberapa domain diantaranya gender dan diskriminasi. Salah satu indikator penyusun domain gender dan diskriminasi adalah angka perkawinan usia anak. 

"Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, capain indikator ini mengalami penurunan dimana pada tahun 2020 capaian sebesar 10.35, tahun 2021 kembali turun di angka 9.23, 8.06 pada tahun 2022 dan terus turun hingga tahun 2023 capain sebesar 6, 92," ujarnya. 

Turunnya angka perkawinan usia anak ini tentunya membawa angin positif, karena perkawinan usia anak bisa memberikan dampak negatif misalnya saja beberapa kasus anak yang dilahirkan mengalami stunting karena ibu yang hamil di usia anak biasanya belum siap secara fisik dan juga psikologisnya.

"Untuk itu upaya pencegahan perkawinan usia anak ini harus dilakukan secara masif dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga, organisasi, media, akademisi dan dunia usaha yang sering kita sebut dengan elemen pentahelix," tambahnya. 

Selanjutnya dirinya berpesan kepada seluruh peserta kegiatan ini, kepada pengurus Kowani sebagai federasi bagi organisasi perempuan di Indonesia, mari bersama-sama kita mendukung upaya pemerintah melalui program/kegiatan yang tertuang dalam Rencana Aksi Nasional Pelayanan Kepemudaan sebagai ikhtiar untuk meningkatkan capaian IPP khususnya pada domain Gender dan diskriminasi agar perempuan - perempuan hebat ini dapat mencetak generasi yang tangguh, berkualitas, bertanggung jawab dan berakhlak mulia.(amr)

Menpora) Erick Thohir menyampaikan penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 pada acara konferensi pers di Loby Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/10) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 13 Oktober 2026

Sambut HSP 2026, Kemenpora Gelar Indonesia Youth Summit Sebagai Wadah Peran Pemuda untuk Masa Depan Bangsa

Menyambut Hari Sumpah Pemuda (HSP) yang akan jatuh pada tanggal 28 Oktober 2026 mendatang, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyelenggarakan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 sebagai wadah peran aktif pemuda dalam mengisi masa depan bangsa.

Menpora RI Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan permasalahan dualisme yang kerap melanda organisasi kepemudaan di Indonesia. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 13 Oktober 2026

Menpora Erick Dorong Kongres dan Konsolidasi untuk Tuntaskan Dualisme Organisasi Kepemudaan

Menuju 100 tahun Sumpah Pemuda tahun 2028 nanti, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan permasalahan dualisme yang kerap melanda organisasi kepemudaan di Indonesia.

Menpora RI Erick Thohir menghadiri acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Ballroom 1, The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, yang digelar Prasasti Center for Policy Studies, Selasa (13/10) pagi.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 13 Oktober 2026

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Menpora Erick Hadiri Prasasti Indonesia Policy Forum 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Ballroom 1, The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, yang digelar Prasasti Center for Policy Studies, Selasa (13/10) pagi.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026