Kontingen Indonesia Tampilkan Kekayaan Budaya Nusantara di Opening Ceremony Paralimpiade 2024 Paris

Rabu, 28 Agustus 2024
Bagikan:
Kontingen Indonesia akan menampilkan kekayaan budaya Nusantara pada opening ceremony Paralimpiade 2024 Paris, Rabu (28/8). Leli Marlina dan Muhammad Fadli dipilih sebagai pembawa bendera Merah Putih.(foto:dok/npcIndonesia)
Kontingen Indonesia akan menampilkan kekayaan budaya Nusantara pada opening ceremony Paralimpiade 2024 Paris, Rabu (28/8). Leli Marlina dan Muhammad Fadli dipilih sebagai pembawa bendera Merah Putih.(foto:dok/npcIndonesia)

Paris: Kontingen Indonesia akan menampilkan kekayaan budaya Nusantara pada opening ceremony Paralimpiade 2024 Paris, Rabu (28/8). Leli Marlina dan Muhammad Fadli dipilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. 

35 atlet Indonesia akan memulai pertarungan setelah melakukan persiapan berkelanjutan sejak tahun 2021 lalu. Leli Marlina dkk. ditarget membawa pulang satu medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu.

Sebelum adu keterampilan olahraga dimulai, atlet-atlet Indonesia terlebih dahulu diajak untuk "fashion show" di Place de la Concorde. Kontingen Indonesia punya konsep berbeda pada opening ceremony Paralimpiade 2024.

Wakil Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan kekayaan budaya Nusantara akan ditunjukkan lewat keindahan baju adat Tanah Air.

"Untuk konsep bajunya, kita akan menunjukkan keberagaman nusantara. Ada tenun batik, tenun ikat, tenun lurik, serta ada parade baju adat Indonesia dari seluruh wilayah Indonesia," kata Rima Ferdianto, Selasa (27/8/2024).

Kontingen Indonesia akan diwakili oleh 11 atlet, 13 ofisial dan enam anggota Chef de Mission pada acara defile saat opening ceremony Paralimpiade 2024.

"Ada baju adat dari beberapa daerah yang mewakili pada saat opening ceremony, sehingga kekayaan budaya Indonesia akan ditampilkan secara harmonis dan ikut melambangkan keberanian tim Indonesia di Paralimpiade," tutur Rima Ferdianto.

Kontingen Indonesia memilih Leli Marlina dan Muhammad Fadli Imammuddin sebagai pembawa bendera pada opening ceremony Paralimpiade 2024.

Leli Marlina merupakan satu-satunya atlet para tenis meja yang tampil pada Paralimpiade 2024. Sementara Muhammad Fadli merupakan satu-satunya atlet para balap sepeda yang lolos pada ajang empat tahunan ini.

"Ini menjadi sejarah untuk pertama kalinya defile Paralimpiade akan dilkukan di jalan raya yang menjadi icon kota Paris, Place de la Concorde. Kita menjadi ikut optimis dan excited untuk defile yang akan menjadi hari bersejarah ini," papar Rima Ferdianto.

Sementara itu, Leli Marlina merasa bangga dipercaya membawa bendera Merah Putih saat defile kontingen pada opening ceremony Paralimpiade 2024. Kesempatan ini menambah percaya diri untuk berprestasi pada cabor para tenis meja.

"Ini merupakan momen yang sangat spesial untuk saya dan saya merasa sangat bangga karena dapat mewakili Indonesia di Paralimpiade Paris ini. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat negara kita bangga," ucap Leli Marlina.

Opening Ceremony Paralimpiade 2024 menjadi semakin menarik karena aktor layar lebar internasional, Jackie Chan, terpilih sebagai salah satu pembawa obor Paralimpiade 2024.(amr/npcIndonesia)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/istimewa)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81