LoI dengan Aspen Medical Australia, Kemenpora Ingin Kembangkan Indeks Pembangunan Pemuda untuk Program Indonesian Dream

Selasa, 20 Agustus 2024
Bagikan:
Dalam rangka mengembangkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melakukan penjajakan Letter of Inten (LoI) dengan Aspen Medical, Australia. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Dalam rangka mengembangkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melakukan penjajakan Letter of Inten (LoI) dengan Aspen Medical, Australia. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Dalam rangka mengembangkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melakukan penjajakan Letter of Inten (LoI) dengan Aspen Medical, Australia. 

Hal itu disampaikan Staf Khusus Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga, Hasintya Saraswati yang mewakili Menpora Dito pada LoI di GIPA’s Global Human Capital Summit 2024 di The Grand Thamrin Ballroom, Hotel Pullman Jakarta, Selasa (20/8).

Penandatangan LoI sendiri dari pihak Kemenpora diwakilkan oleh Asdep Kemitraan Pemuda Esa Sukmawijaya, sementara dari Aspen Medical dilakukan oleh Chief Strategy Officer Aspen Medical Australia, Matt Hughes.

Stafsus Ayas-panggilan akrab Hasintya Saraswati menilai, LoI yang nantinya akan juga dikembangkan menjadi perjanjian kerjasama menjadi salah satu cara untuk mengembangkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Adanya LoI ini akan mengirim beberapa pemuda-pemudi yang akan belajar langsung ke Aspen Medical Pusat di Australia.

"Sehingga ini adalah salah satu cara kita untuk mengembangkan pembangunan pemuda Indonesia. Alhamdulillah gayung bersambut dengan Aspen Medical dan berharap bisa memberikan pelatihan kepada pemuda-pemudi kita di bidang healthcare dan kebetulan mereka juga sudah bekerja sama dengan Pemda Jawa Barat akan membuka rumah sakit," tuturnya.

"Selama ini kan kita memang banyak program kolaborasi dengan negara lain di bidang kepemudaan khususnya, tapi memang lebih fokus kepada budaya. Kita ingin pemuda-pemudi kita mendapatkan practical skill bahwa mereka mendapatkan pengakuan internasional tapi juga mendapatkan knowledge yang bisa mereka implementasikan di dunia kerja," jelasnya.

Stafsus Ayas juga menyambut baik adanya penjajakan Letter of Inten (LoI) dengan Aspen Medical, Australia ini sesuai dengan salah satu program yang digagas oleh Menpora Dito yakni, Indonesian Dream. 
  
"Kita penandatanganan Letter of Inten hari ini tujuannya adalah untuk mengembangkan Indonesian Dream. Arahan Mas Menteri (Menpora RI) adalah program Indonesian Dream tidak hanya sebatas cultural tapi kita ingin ke profesional," kata Stafsus Ayas. 

"Usai LoI ini nantinya kita akan masuk lebih detail lagi ke PKS (Perjanjian Kerja Sama) tidak lagi ke MoU tapi langsung ke PKS detailnya seperti apa kerjasama antara kedua belah pihak," pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 500 pemimpin bisnis, perwakilan senior pemerintah, pelaku masyarakat sipil, dan profesional muda papan atas dari negara-negara ASEAN dan G20 secara langsung dan virtual. (ben)

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). (foto: Bagus/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kemenpora: Baju Adat Nusantara hingga Satyalancana

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81