Tim Harlem Globetrotters Akan Main di Jakarta, Menpora Dito Harap Bisa Bangkitkan Ekosistem dan Industri Basket di Indonesia

Jumat, 19 Juli 2024
Bagikan:
Menpora Dito menghadiri acara konferensi pers bersama Presiden Direktur One Step Forward Roderick Tjandra bersama dua pemain Harlem Globetotters, Moose Weekes dan Wham Middleton di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/7) siang. (foto:herry/
Menpora Dito menghadiri acara konferensi pers bersama Presiden Direktur One Step Forward Roderick Tjandra bersama dua pemain Harlem Globetotters, Moose Weekes dan Wham Middleton di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/7) siang. (foto:herry/

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengapresiasi One Step Forward yang mendatangkan tim basket Harlem Globetrotters di Indonesia. Kedatangan tim yang memadukan olahraga basket dan entertainment tersebut diharapkan bisa bangkitkan ekosistem dan industri basket di Indonesia. 

Hal itu disampaikan Menpora Dito pada acara konferensi pers bersama Presiden Direktur One Step Forward Roderick Tjandra bersama dua pemain Harlem Globetrotters, Moose Weekes dan Wham Middleton di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/7) siang. 

"Saya sangat mengapresiasi tim basket Harlem Globetrotters datang ke Indonesia. Tim basket yang menggabungkan olahraga basket dan entertainment ini saya harap bisa bangkitkan ekosistem dan industri basket di Indonesia," ujar Menpora Dito. 

Tim basket Harlem Globetrotters sendiri dijadwalkan akan bermain di Britama Arena Mahaka Square, Jakarta pada tanggal 16-17 November 2024 mendatang. Ajang ini menjadi bagian Harlem Globetrotters World Tour Asia 2024. Selain Indonesia, Harlem Globetrotters juga akan bermain di Filipina, Malaysia, Srilanka dan Singapura. 

Menpora Dito juga berharap datangnya tim Harlem Globetrotters ini akan menambah animo pecinta basket di Indonesia. "Saya berharap dengan kedatangan tim Harlem Globetrotters ini juga nanti akan terhubung dengan prestasi basket Indonesia," harap Menpora Dito. 

Sementara Presiden Direktur One Step Forward, Roderick Tjandra mengucapkan terima kasih kepada Menpora Dito yang sudah mendukung acara ini. Roderick mengatakan perpaduan olahraga basket dengan entertainment yang akan ditampilkan tim Harlem Globetrotters nanti diharapkan bisa menambah animo masyarakat kita untuk mencintai olahraga basket.          

"Terima kasih kepada Mas Menteri yang sudah mendukung acara ini, kedatangan tim Harlem Globetrotters yang menggabungkan olahraga basket dengan entertainment ini bisa menambah animo kecintaan masyarakat terhadap olahraga basket di Indonesia," kata Roderick. 

Sementara dua pemain Harlem Globetrotters, Moose Weekes dan Wham Middleton yang hadir pada konferensi pers tersebut mengatakan cukup senang bisa datang dan bermain di Indonesia. "Saya sangat senang bisa bermain di Indonesia. Kami disambut dengan baik di sini, saya suka dengan makanan di Indonesia," ujar Moose Weekes. 

Usai jumpa pers, dua pemain Harlem Globetrotters, Moose Weekes dan Wham Middleton bersama Menpora Dito sempat menunjukan aksi freestyle di lapangan basket kantor Kemenpora.(amr)    

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81