Bincang Literasi Kemenpora RI Bahas Perpustakaan sebagai Ruang Percepatan Inovasi Pemuda

Selasa, 09 Juli 2024
Bagikan:
Perpustakaan Pungkas Tri Baruno (PTB) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali menggelar Bincang Literasi, Selasa (9/7) pagi. Bertempat di Media Center Kemenpora RI, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Bincang Literasi kali ini mengangkat
Perpustakaan Pungkas Tri Baruno (PTB) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali menggelar Bincang Literasi, Selasa (9/7) pagi. Bertempat di Media Center Kemenpora RI, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Bincang Literasi kali ini mengangkat

Jakarta: Perpustakaan Pungkas Tri Baruno (PTB) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali menggelar Bincang Literasi, Selasa (9/7) pagi. Bertempat di Media Center Kemenpora RI, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Bincang Literasi kali ini mengangkat tema "Perpustakaan: Ruang Percepatan Inovasi Pemuda".

Hadir sebagai narasumber yaitu Staf Khusus (Stafsus) Menpora Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati dan Hardika Dwi Hermawan selaku Kabag Pengelolaan dan Layanan Digital Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Stafsus Hasintya dalam pemaparannya mengatakan, terdapat perubahan kebiasaan membaca dan belajar dari generasi ke generasi. Perubahan ini perlu mendapat perhatian, khususnya bagi perpustakaan bagaimana tetap bisa menggerakkan masyarakat salah satunya kaum pemuda untuk tetap rajin membaca.

Apalagi, sambung Hasintya, tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat Indonesia selama tiga tahun terakhir masih menempati peringkat 70 dari 80 negara. Padahal TGM ini berperan dalam menuju Indonesia Emas 2045.

“Sangat memprihatinkan ketika pemuda Indonesia tidak suka membaca. Sementara kegemaran membaca berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis, yang berpengaruh dalam mendapatkan pekerjaan,” urai Hasintya.

Karenanya keberadaan perpustakaan ini bernilai penting, termasuk Perpustakaan Pemuda PTB Kemenpora. Beragam inovasi dilakukan PTB dalam upaya peningkatan literasi, seperti diskusi buku setiap akhir bulan serta program “Kencan Buta”.

“Kencan buta yang dimaksud yaitu perpustakaan menyediakan buku yang dapat dipinjam secara ‘buta’ dengan membungkus beberapa buku pilihan dan menuliskan kata-kata kunci deskriptif pada bungkusnya. Kegiatan ini dapat memberikan pengalaman membaca yang menarik serta mendorong pemuda untuk membaca buku berkualitas yang kurang populer,” jelas Hasintya.

Narasumber kedua Hardika Dwi Hermawan selaku Kabag Pengelolaan dan Layanan Digital Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS menerangkan bahasan masa depan perpustakaan, dalam kaitan bagaimana menarik minat generasi Z saat ini.

“Apa yang perlu kita pahami adalah bagaimana menjembatani generasi Z dengan transformasi digital perpustakaan, menciptakan ruang-ruang yang inklusif dan kolaboratif, dan praktik-praktik perpustakaan yang baik,” sebut Hardika.

Kata dia, perpustakaan saat ini bukan lagi sekadar ruang fisik dan koleksi sumber-sumber data. Melainkan, perpustakaan memainkan peran penting dalam mendukung tujuan-tujuan riset, layanan komunitas, dan pendidikan yang lebih tinggi.

“Misi perpustakaan seharusnya berkaitan dengan universitas dan komunitas yang mereka layani. Sehingga kita perlu untuk mengubah perpustakaan dari sekadar bangunan menjadi sebuah lingkungan, dari koleksi-koleksi menjadi sebuah pengalaman hidup, dan dari sekadar ruang menjadi sebuah komunitas,” beber Hardika.

Hardika pun menyambut baik inisiatif PTB Kemenpora RI yang telah menggelar kegiatan Bincang Literasi ini. Dia berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dengan diskusi-diskusi dan tema-tema yang relevan bagaimana peran anak muda mendorong akselerasi perpustakaan.

“Acara yang luar biasa, bagaimana kita melihat bahwa perpustakaan itu pun bisa menjadi ruang percepatan inovasi pemuda. Tentunya perlu dilanjutkan dan semoga anak muda menjadi agen-agen perubahan yang membawa kebaikan bagi Indonesia,” harap Hardika.

Kegiatan Bincang Literasi Kemenpora RI edisi ketujuh ini sendiri dihadiri puluhan peserta terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga pemerintah. Turut hadir dalam kegiatan ini Plh Kepala Biro Humas dan Umum Kemenpora RI Indra Jayaatmaja. (luk)

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). (foto: Bagus/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kemenpora: Baju Adat Nusantara hingga Satyalancana

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81