Pesan Menpora Dito Kepada Siswa dan Siswi Mentari Intercultural School Bintaro: Jangan Takut Bermimpi untuk Meraih Cita-Cita

Kamis, 06 Juni 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan beberapa pesan inspiratif yang ditujukan kepada para murid Sekolah Dasar (SD), Mentari Intercultural School Bintaro yang sedang merayakan Upacara Wisuda Kelulusan Tah
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan beberapa pesan inspiratif yang ditujukan kepada para murid Sekolah Dasar (SD), Mentari Intercultural School Bintaro yang sedang merayakan Upacara Wisuda Kelulusan Tah

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan beberapa pesan inspiratif yang ditujukan kepada para murid Sekolah Dasar (SD), Mentari Intercultural School Bintaro yang sedang merayakan Upacara Wisuda Kelulusan Tahun 2024.

"Saya merupakan alumni Mentari. Saya dulu Preschool di Mentari Lamandau. Jadi, Mentari ini sudah menjadi bagian dari pembentukan diri dan karakter saya. Jadi, saya optimis melihat lulusan Mentari hari ini," ucap Menpora Dito dalam sambutannya di Ruang Garuda ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (6/6).

Menpora Dito merasa bangga, Mentari saat ini sudah menjadi referensi dan pilihan orang tua untuk anaknya menuntut ilmu dari SD hingga SMA. Ia menyampaikan pesan dan berharap dapat diingat dan di implementasikan hingga dewasa.

"Jadi, kakak ingin berpesan sebagaimana kakak bisa mewujudkan cita-cita, tolong diingat baik-baik hingga dewasa nanti. Yang pertama, dari kecil saya tidak pernah berhenti bermimpi besar dan seluas-luasnya dan mimpi itu gratis," tuturnya.

"Kedua, jangan pernah ragu untuk menyuarakan pendapat. Ketiga, membiasakan diri menjadi orang yang suka menolong dari hal-hal kecil apapun. Keempat, jangan pernah menyerah. Kelima, harus rajin berolahraga dan rajin belajar," imbuhnya.

"Keenam, ini juga paling penting dimana harus pandai berdoa dan bersyukur setiap hari. Ketujuh, menghargai orang tua dan guru. Percayalah orang tua dan guru kita sudah melalui kehidupan yang lebih panjang dari kita, pengalamannya lebih banyak dan matang. Dan orang tua, guru dan keluarga adalah sosok variable yang kapanpun kita ada masalah merekalah yang ada untuk kita. Saya minta sayangilah dan hargailah orang tua," lanjut Menpora Dito.

Menpora Dito juga berpesan terkait perkembangan zaman yang semakin masif dan cepat agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin ke arah yang positif dan produktif. Ia berharap generasi muda ini bisa memilah dan memilih konten-konten yang baik dan bermanfaat.

"Sekarang ini semakin banyak perkembangan digital, game dan sebagainya, saya yakin banyak ilmu yang didapat, tapi saya harap penggunaan sosial media harus dibawa kearah yang produktif dan positif harus menjauhi konten-konten yang tidak mendidik," tegasnya.

Dalam kesempatan ini Menpora Dito yang juga merupakan alumni Mentari mencairkan suasana dengan menanyakan cita-cita kepada seluruh wisudawan-wisudawati.

"Siapa yang ingin menjadi pemain bola, basket, pengusaha, politikus, youtuber, atlet esport, presiden?. Jadilah seperti Naruto yang selalu semangat untuk mengejar cita-cita untuk menjadi seorang Hokage yang bisa melindungi warga desanya," papar Menpora Dito disambut riuh tepukan tangan.

Menteri termuda ini berharap para generasi muda ini mampu menjadi pemimpin-pemimpin hebat untuk bangsa Indonesia di masa depan.

"Jadi, kaka percaya adik-adik di sekolah ini akan menjadi pemimpin-pemimpin hebat dimasa depan jika ketujuh pesan kaka diterapkan di kehidupan sehari-hari. Selamat buat adik-adik, momen SD ini biasanya masa-masa terakhir kita bisa sekolah tapi selalu main," urainya sumringah.

"Nanti masuk ke SMP sudah mulai serius karena akan banyak pelajaran-pelajaran IPA-IPS, tapi di SMP juga akan mendapatkan pengalaman menuju dewasa, dan pastinya seru. Di SMP juga persahabatan juga semakin terasa jadi nikmati, itu akan membentuk kedewasaan adik adik sekalian. Terima kasih dan selalu semangat," pungkas Menpora Dito. (ben)
 

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). (foto: Bagus/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kemenpora: Baju Adat Nusantara hingga Satyalancana

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81