Peringati Hari Kartini, Hardiknas dan Harkitnas 2024, Penasehat DWP Kemenpora Salurkan Bakti Sosial Kursi Roda di SLB YDBA Purwakarta

Selasa, 21 Mei 2024
Bagikan:
Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI), Niena Kirana Ario Bimo Nandito memberikan bantuan kursi roda kepada Sekolah Luar Biasa Yayasan Dharma Bhakti Asih (SLB YDBA) Cibening, Purwakarta, Jaw
Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI), Niena Kirana Ario Bimo Nandito memberikan bantuan kursi roda kepada Sekolah Luar Biasa Yayasan Dharma Bhakti Asih (SLB YDBA) Cibening, Purwakarta, Jaw

Purwakarta: Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI), Niena Kirana Ario Bimo Nandito memberikan bantuan kursi roda kepada Sekolah Luar Biasa Yayasan Dharma Bhakti Asih (SLB YDBA) Cibening, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (21 /5).

Bakti Sosial DWP Kemenpora ini mengangkat tema besar yakni, 'Keterbatasan di Balik Keistimewaan Menembus Batas'. Baksos ini dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2024.

"Kegiatan baksos yang kami lakukan hari ini diadakan bertujuan untuk dapat mewujudkan kepedulian kami terhadap Sekolah Luar Biasa," kata Penasehat DWP Kemenpora Niena Kirana dalam sambutannya. 

"Selain itu juga untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan guru terhadap pola pengasuhan disabilitas dengan penuh cinta kasih seiring dengan usia tumbuh kembang anak-anak," lanjutnya.

Selain kursi roda (5 buah), dalam baksos juga diberikan  berupa alat tulis dan tas (82 buah), perlengkapan alat lukis serta alat tutorial make up by Wardah. 

Lebih lanjut, Niena menyampaikan bahwa, ia juga memiliki seorang kakak yang juga down syndrome. Kunjungan ini lanjutnya, memiliki makna istimewa untuknya. 

"Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa saya juga datang dari keluarga yang cukup beruntung, dititipkan seorang kakak yang juga berkebutuhan khusus. Saya punya kakak yang down syndrome," urainya.

"Jadi, kunjungan kita hari ini ke YDBA tu cukup spesial buat saya. Karena kunjungan ini juga memiliki makna khusus untuk saya. Saya harap dengan sedikit bantuan dari kami di DWP Kemenpora ini dapat membantu dan sedikit berkontribusi untuk para jajaran pengajar dan pengurus lainnya dalam mendidik, menjaga anak dan adik-adik kita di YDBA ini," harap Niena. 

Penasehat DWP Kemenpora RI ini juga berharap kepada para guru dan pengurus SLB YDBA untuk terus bersabar dalam menjaga dan mendidik anak-anak. Niena juga terkesan dengan penyambutan yang hangat dari SLB YDBA Cibening.

"Sekali lagi harapan kami, bahwa dengan apa yang sudah kita bawa hari ini benar-benar membuat para pengurus SLB YDBA Cibening ini semakin semangat dalam mendidik anak-anak. Saya juga menitipkan para anak-anak disini dan saya yakin para orang tua murid dan para pengajar pasti Allah telah memberikan kesabaran dan hati seluas samudra untuk menjaga dan mendidik," harapnya lagi.

"Terima kasih atas sambutannya yang hangat ini. Kami juga senang bisa berkunjung disini semoga semua tetap semangat dan selalu bahagia menjaga anak-anak disini," pungkasnya. 

Dalam baksos ini juga disampaikan kuliah singkat psikologi dari Dosen Psikologi Nurhidayah Amar dengan tema 'Dibalik Keterbatasan Ada Keistimewaan Menembus Batas'.

"Kenapa menembus batas, saya cek sebelumnya yaitu yang dikirim pemerintah melalui Kemenpora yaitu ada beberapa paralimpian yang mewakili Indonesia di Paralimpiade di Paris tahun ini. Kita berharap semoga anak-anak kita disini nanti akan lahir menjadi atlet tingkat dunia dan membawa nama YDBA dan Indonesia," ujarnya.

Turut hadir pada acara ini, Ketua DWP Kemenpora Sunarti Gunawan Suswantoro beserta para pengurus DWP Kemenpora, Kepala Biro SDM Yayat Suyatna, Pengawas Wil. IV Prov. Jabar, J. Manurung, Ketua Yayasan SLB YDBA Purwakarta Hamzah Nasrudin, Kepala Sekolah SLB YDBA Purwakarta Aam Mardiah. (ben)

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). (foto: Bagus/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kemenpora: Baju Adat Nusantara hingga Satyalancana

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81