PKPBN Kemenpora 2024 Resmi Ditutup, Para Peserta Diajak Refleksikan Kiprah Pemuda dalam Kebangkitan Nasional

Senin, 20 Mei 2024
Bagikan:
Program Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, resmi ditutup, Senin (20/5). Penutu
Program Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, resmi ditutup, Senin (20/5). Penutu

Bogor: Program Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, resmi ditutup, Senin (20/5). Penutupan dilakukan Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh mewakili Menpora RI Dito Ariotedjo.

“Tak terasa sudah satu pekan kita bersama di dalam proses pendidikan. Mulai dari pendidikan nonfisik di Jakarta dan pendidikan fisik di Rumpin ini, yang nanti akan dilanjutkan dalam kegiatan Bakti Pemuda Nusantara,” ujar Deputi Ni’am dalam arahannya.

Kata Deputi, setelah para peserta PKPBN berdiskusi dan membangun kerja sama tim selama dalam masa pendidikan, berikutnya dengan pengalaman kedisiplinan tersebut mereka akan mengaplikasikan apa yang telah diperoleh dengan terjun secara langsung ke masyarakat Lebak, Banten dalam Bakti Pemuda Nusantara.

Menurut Deputi Ni’am, penutupan ini terasa istimewa karena bertepatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Sebab itu dia mengajak para peserta untuk merefleksikan sejenak atas sejarah peran kaum muda pada tahun 1908 dengan lahirnya organisasi Budi Utomo yang menjadi cikal bakal pergerakan nasional.

“Mereka berkumpul membangun kesadaran kebangsaan, mengkristalisasi nilai-nilai kecintaan pada Tanah Air, dengan komitmen Budi Utomo,” ujar Deputi.

Lebih lanjut disampaikan, salah satu kreator dan juga tokoh Budi Utomo adalah Dokter Sutomo, anak muda dari kampung, di Desa Ngepeh, Nganjuk, Jawa Timur tahun 1888. Usianya masih belia kala itu, belum genap 20 tahun, sebaya dengan usia para peserta PKPBN. 

Karenanya para peserta PKPBN yang berkumpul mengekspresikan kecintaan pada Tanah Air dan kesadaran bela negara dinilai selaras komitmen Budi Utomo. Yaitu komitmen untuk merumuskan nilai-nilai kecintaan kepada Tanah Air di atas etika, moral, dan juga akhlak yang baik.

“Puncak akhlak yang baik adalah dedikasi kita untuk kepentingan bersama. Hari ini bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, rekan-rekan dilatih, dididik, dan juga dikader sebagai kader-kader bela negara yang tentu memiliki tantangan yang beragam, yang berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh kader-kader muda saat Budi Utomo didirikan,” urai Deputi Ni’am.

Untuk itu dirinya berharap pengalaman, pengetahuan, dan juga keterampilan yang didapatkan selama pendidikan kader bela negara baik nonfisik maupun fisik selama satu pekan ini dapat terinternalisasi untuk mengokohkan diri sebagai bagian dari elemen terpenting bangsa. Untuk mengintegrasikan seluruh sendi kehidupan di tengah keragaman dengan komitmen Bhineka Tunggal Ika.

Terakhir Deputi Ni’am berpesan supaya pengalaman ini jangan berhenti hanya untuk kepentingan pribadi. Melainkan perlu untuk disebarluaskan sebagai bagian dari kaum muda yang salah satu elemen pentingnya adalah sebagai agen perubahan.

“Agen perubahan meniscayakan kemampuan kita mempengaruhi orang-orang terdekat kita, dengan nilai-nilai kebajikan yang telah kita peroleh di dalam proses pendidikan hari ini. Komitmen itu kita tunggu dengan dedikasi dan juga kontribusi di dalam lingkungan strategis terdekat masing-masing,” beber Deputi.

“Selamat atas kemampuan, kesuksesan rekan-rekan menuntaskan proses pembelajaran di dalam pendidikan kader pemuda bela negara. Salam hormat untuk seluruh keluarga, dan pastikan pengalaman hari ini adalah pengalaman indah dan terbaik di dalam sejarah kehidupan kita semuanya. Salam Pemuda, Bela Negara,” tegas Deputi Ni’am. 

Sebelumnya Asisten Deputi (Asdep) Wawasan Pemuda Edi Nurinda dalam laporannya memaparkan, PKPBN ini dilaksanakan dengan dua tahapan. Yaitu pertama pendidikan bela negara nonfisik di Hotel Mercure Ancol tanggal 13 s.d 15 Mei 2024 dengan mengundang para narasumber yang berasal dari praktisi dan akademisi. Kedua, pendidikan bela negara fisik di Pusdiklat Bela Negara Kemhan RI Rumpin Bogor, tanggal 14 sampai 20 Mei 2024 dengan narasumber dari Pusdiklat Bela Negara Kemhan RI.

Peserta berasal dari 20 provinsi, organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, dengan total 96 orang. Kurikulum bela negara nonfisik dan kurikulum yang diberikan berupa pembekalan soft skill untuk pengetahuan dan peningkatan kapasitas pemuda. Sedangkan untuk bela negara fisik diberikan kurikulum yang terstandarisasi dari Kemhan RI. 

“Purna kegiatan pendidikan kader pemuda bela negara ini akan melanjutkan kegiatan pada program Bakti Pemuda Nusantara yang akan dilaksanakan selama 20 hari di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,” sebut Asdep Edi.

Serangkaian kegiatan mewarnai upacara penutupan ini, meliputi demonstrasi baris-berbaris, defile pasukan, atraksi bela diri dan seni tari oleh para peserta PKPBN, penyematan peserta terbaik, penanaman pohon, diakhiri dengan menari Maumere secara bersama-sama. 

Hadir mewakili Wakil Menhan RI dalam upacara penutupan ini yaitu Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI Brigjen TNI G Eko Sunarto. Sementara jajaran Kemenpora yang hadir di antaranya Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Dwijayanto Sarosa Putera, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono, serta Staf Khusus Bidang Kelembagaan Potensi Pemuda Venno Tetelepta. (luk)

(Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. (foto: istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

12 Nomine Delegasi Indonesia Bersiap Ikuti Seleksi Internasional Program China–ASEAN 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi di Indonesia berhasil lolos seleksi nasional dan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan bersama All China Youth Federation.

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Hari Pramuka ke-65 Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81