Kemenpora Bersama The Indonesian Institute dan Warga Muda Dorong Pemilu Sehat

Kamis, 14 September 2023
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendukung terselenggaranya Workshop Literasi Pemilu bertemakan “Memilih Masa Depan: Pemilu Hebat, Pemilu Sehat” yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute dan Warga Muda pada Kamis
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendukung terselenggaranya Workshop Literasi Pemilu bertemakan “Memilih Masa Depan: Pemilu Hebat, Pemilu Sehat” yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute dan Warga Muda pada Kamis

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendukung terselenggaranya Workshop Literasi Pemilu bertemakan “Memilih Masa Depan: Pemilu Hebat, Pemilu Sehat” yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute dan Warga Muda pada Kamis (14/9).

Workshop ini diikuti oleh 30 orang anak muda dari beragam komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kepemiluan bagi anak muda dalam rangka penguatan partisipasi dan pemantauan kampanye pada Pemilu 2024.

Acara dibuka oleh Asisten Deputi (Asdep) Wawasan Pemuda, Mulyani Sri Suhartuti. Pada sambutanya ia menyampaikan bahwa, kegiatan yang diadakan oleh TII bekerja sama dengan Warga Muda merupakan kegiatan dengan tema yang sangat relevan dengan kondisi politik Indonesia saat ini.

"Mengingat Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap untuk 2024. Tercatat sebesar 52 persen jumlah pemilihnya adalah pemuda. Hal ini menunjukkan bahwa pemilih muda memegang peran penting dalam hal keberlangsungan masa depan bangsa ini," katanya. 

Selanjutnya, Direktur Eksekutif TII, Adinda Tenriangke Muchtar, menyampaikan bahwa anak muda merupakan kelompok pemilih yang dominan pada Pemilu 2024. Harapannya dengan kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan dapat saling menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar pengetahuan dengan peserta lainnya yang datang dari beragam komunitas. 

"Penguatan partisipasi dan peran-peran anak muda sangat dibutuhkan pada Pemilu 2024. Oleh karena itu, TII bersama kelompok masyarakat sipil lainnya, termasuk juga dengan komunitas anak muda mendorong Pemilu 2024 dapat diselenggarakan secara inklusif, informatif, dan edukatif," ujar Adinda.

Sementara Direktur Warga Muda, Bilal Sukarno dalam sambutannya menyatakan bahwa harapan anak muda terhadap Pemilu sesungguhnya cukup rendah karena seringkali dikecewakan oleh pemimpin yang hanya bisa mengobral janji. 

"Namun, Warga Muda percaya bahwa anak muda harus memiliki peran dalam Pemilu 2024, dengan memilih pemimpin yang dapat mengerti keinginan dan kebutuhan anak-anak muda," ujarnya. 

Kegiatan workshop ini diisi oleh sejumlah pemateri, seperti Peneliti Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), Aqqidatul Izza Zain, yang menyatakan anak muda harus berpartisipasi dalam politik yang dimulai dengan bidang masing-masing. 

Sedangkan Sekretaris Advokasi, Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD), Mahretta Maha berbagi tentang inklusif politik bagi penyandang disabilitas pada Kampanye Pemilu 2024. 

Retta menjelaskan bahwa penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. 

"Disabilitas bisa sangat terbantu apabila pemangku kepentingan dapat memberikan aksesibilitas yang memadai. Aksesibilitas adalah kemudahan yang disediakan untuk penyandang disabilitas guna mewujudkan kesamaan kesempatan," katanya. 

Co-Founder Redaxi Astari Yanuarti menjelaskan tentang anak muda dan kampanye digital pada Pemilu 2024. Astari mengatakan pentingnya kolaborasi multipihak untuk mempromosikan literasi digital, memperkuat mekanisme pengecekan fakta, dan mendorong ekosistem digital yang bertanggung jawab dalam rangka menghadapi informasi palsu pada Pemilu 2024.

Sementara Manager Hukum dan Advokasi, Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Dila Farhani mengatakan bahwa saat ini Indonesia memerlukan politik harapan untuk menggantikan politik ketakutan atau politik kegelapan. "Sudah waktunya pejabat publik membangun politik harapan sebelum terlalu terlambat dan keadaan kian buruk. Oleh karena itu, dibutuhkan peran anak muda di Pemilu 2024 nanti," katanya.(dok)

(Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. (foto: istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

12 Nomine Delegasi Indonesia Bersiap Ikuti Seleksi Internasional Program China–ASEAN 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi di Indonesia berhasil lolos seleksi nasional dan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan bersama All China Youth Federation.

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Hari Pramuka ke-65 Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81