Kemenpora Sempurnakan Koordinasi Ketatausahaan Pimpinan Agar Berjalan Maksimal dan Optimal

Selasa, 01 Agustus 2023
Bagikan:
Acara Koordinasi Ketatausahaan Pimpinan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Ruang Orion Hotel Blue Sky, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) resmi ditutup. Hasilnya, koordinasi ketatausahaan akan terus dise
Acara Koordinasi Ketatausahaan Pimpinan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Ruang Orion Hotel Blue Sky, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) resmi ditutup. Hasilnya, koordinasi ketatausahaan akan terus dise

Jakarta: Acara Koordinasi Ketatausahaan Pimpinan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Ruang Orion Hotel Blue Sky, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) resmi ditutup. Hasilnya, koordinasi ketatausahaan akan terus disempurnakan agar berjalan maksimal dan optimal. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Indra Jayaatmaja."Ini merupakan kegiatan yang baru pertama dilaksanakan, bila ada hal-hal yang masih ada kekurangan mohon masukan untuk perbaikan ke depannya," kata Indra dalam sambutan penutupan.

"Yang penting koordinasi antar lintas unit kerja di tingkat pimpinan khususnya terus ditingkatkan, agar dukungan terhadap semua kegiatan Kemenpora dapat maksimal dan optimal," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perencanaan dan Persidangan Sekretariat Kabinet RI Edi Nurhadiyanto, saat menjadi nara sumber menyampaikan dalam koordinasi menitikberatkan pada nilai-nilai mendasar tidak sekedar teoritis tetapi memahami konteks secara keseluruhan.

"Sebagai pegawai yang bertugas di ketatausahaan pimpinan perlu memotret yang praktis, yang kadang tidak ada di teori. Yaitu memahami pimpinan secara artian positif," kata Edi.

"Contoh ini, kalau sebagai TU tetapi juga diminta pegang ATM-nya, berarti pimpinan percaya dan biasanya disitu ada sepemahaman (dalam kerja)," imbuhnya.

Terlepas dari itu semua, yang penting adalah bagaimana bekerja dalam urusan administrasi dan keprotokolan harus ada kesukaan. Dengan itu akan merasa nyaman dan apapun situasi kondisinya akan tetap bisa berjalan lancar.

"Yang penting lagi kita harus ada passion, kalau tidak pasti berat. Satu hal saja, contoh menunggu pimpinan yang larut malam pasti jenuh, lelah. Maka perlu kesukaan terhadap pekerjaan ini, maka akan enjoy," ucapnya.

Sebagai informasi, Koordinasi Ketatausahaan Pimpinan di lingkungan Kemenpora ini dilaksanakan dari tanggal 31 Juli, diikuti oleh seluruh utusan pegawai yang berada di Tata Usaha seluruh unit kerja. Adapun narasumber semua dari para praktisi yang bergelut di ketatausahaan dan keprotokolan dari kantor Setneg dan Setkab. (cah)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81