Kolaborasi Literasi Pemilu 2024 yang Aman dan Kondusif bagi Generasi Muda

Selasa, 27 Juni 2023
Bagikan:
Pemilu merupakan salah satu sarana bagi Rakyat untuk melaksanakan amanah demokrasi. Dalam pelaksanaannya, Pemilu rentan menyisakan persoalan seperti penyebaran berita bohong atau hoax yang perlu dicegah.(foto:istimewa)
Pemilu merupakan salah satu sarana bagi Rakyat untuk melaksanakan amanah demokrasi. Dalam pelaksanaannya, Pemilu rentan menyisakan persoalan seperti penyebaran berita bohong atau hoax yang perlu dicegah.(foto:istimewa)

Jakarta: Pemilu merupakan salah satu sarana bagi Rakyat untuk melaksanakan amanah demokrasi. Dalam pelaksanaannya, Pemilu rentan menyisakan persoalan seperti penyebaran berita bohong atau hoax yang perlu dicegah. 

Kampanye negatif dapat menjelma jadi kampanye hitam (black campaign) jika tidak dibarengi data, berita bohong, bahkan dibumbui kata² yang kurang santun, yang pada akhirnya memantik perselisihan/konflik. Peran media massa yang tidak lagi netral juga turut memperkeruh suasana demokrasi.

Hari-hari ini cara publik berkomunikasi beralih dari media offline ke media online. Kampanye tidak lagi melalui arak-arakan di jalan tetapi beralih ke media sosial. Media sosial dengan fitur algoritmanya, di sisi lain menjadi sarana polarisasi, ujaran kebencian, hoax politik. 

Disinformasi politik menurunkan kualitas demokrasi di berbagai negara. Bahkan di negara yang sudah maju pun tingkat demokrasinya dapat menurun. Sebut saja Amerika pada pemilu 2016. Disinformasi politik akibat pnyebaran hoax berpengaruh signifikan terhadap hasil pemilihan presiden di Amerika. Hal serupa juga terjadi di Swedia (Eropa) dan Filipina (ASEAN) yang hasil pemilunya dipengaruhi sebaran berita hoax.

Menghadapi Pemilu 2024, untuk dapat menciptakan suasana komunikasi kampanye pemilu di ruang publik yang sehat diperlukan kolaborasi lintas sektor baik itu pemerintah dalam hal ini Kominfo, POLRI, BIN, BAWASLU, humas Kementerian/lembaga lain, serta yang tak kalah penting peran media yang independen dengan pengawalan dari Dewan Pers.

Dalam pidatonya di Forum Bakohumas POLRI (27/6) di Kemang, Jakarta, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik kominfo, Usman Kansong menyampaikan, "Pers adalah rumah penjernih (house clearing), harus netral, independen saat situasi politik keruh. Pers memiliki peran penting sebagai media edukasi untuk pemilih muda. Edukasi pemilu hak bagi warga negara. 

Dengan independensi, maka media akan menampilkan informasi seakurat-akuratnya, sebenarnya, dan ini penting untuk pendidikan politik masyarakat." Lebih jauh beliau juga mengajak tidak hanya pers, elit politik juga perlu berperan untuk mengedukasi pendidikan politik kepada masyarakat.

Senada dengan pernyataan Usman Kansong, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago (DIV Humas Polri) berujar, "Di era post truth yang rawan disinformasi, Humas Polri ikut aktif berperan menjaga kemanan ruang komunikasi publik dengan memberikan literasi ke masyarakat agar paham mana informasi yang benar. Hal ini sejalan dengan amanat UU No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang memiliki peran preventif, preemtif, dan represif.

Teknologi Artificial Intelligen(AI) atau kecerdasan buatan yang saat ini terpalikasi bebas di media sosial akhir-akhir ini juga berpotensi menciptakan konten hoax yang semakin sulit dideteksi kebenarannya. 

Menanggapi fenomena AI di media sosial, "Generasi Muda, terutama Gen Z justru merupakan generasi yang dapat dibilang unggul di ruang digital (digital native), bahkan bisa jadi lebih kritis dibanding generasi muda pendahulunya, Milenials, dalam hal respon terhadap konten hoax di ruang digital", ujar Asmono Wikan, anggota Dewan Pers yang turut menjadi pembicara dalam Forum Bakohumas.

Namun dengan segala tantangan permasalahan pemilu di atas, kita masih dapat optimis, ada beberapa hal baik dari suasana isu pemilu kita akhir-akhir ini. Hal tersebut dapat dilihat dari sebaran riset yang di'capture Lembaga Indonesia Indicator yang dipaparkan langsung oleh Direktur Komunikasinya, Rustika Herlambang dalam forum tsb, "Media share terbesar terkait arus informasi di Indonesia masih berasal dari media mainstream. 

Tidak hanya itu, influencer/key opinion leader yang dominan terkait isu-isu pemilu di Indonesia saat ini adalah Presiden." Yang tak kalah penting, ditambahkannya, bahwa menurut data, anak muda sebagai pemilih pemula, cukup memberikan respon terhadap isu pemilu meskipun datanya dinamis.

Dengan segala dinamika yang akan dihadapi Bangsa Indonesia di tahun politik 2024 ke depan, setiap elemen bangsa bertanggungjawab untuk mengawal ruang komunikasi publik agar tetap kondusif, aman, nyaman, menciptakan kontestasi politik yang sehat untuk Indonesia Maju.

Dan terkhusus bagi generasi muda, Dirjen IKP Kominfo mengajak semua elemen, "Mari kita edukasi pemilih pemula, generasi muda, untuk mendapatkan informasi yang benar akan pemilu kita, serta informasi yang inklusif bagi kelompok rentan (perempuan, disabilitas, dsb) untuk bekal memilih dan dipilih dalam Pemilu," ujarnya. (dok)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81