Lampaui Target Medali, Tim Boccia Indonesia Siap Menuju Asian Para Games 2023 Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris

Selasa, 06 Juni 2023
Bagikan:
Tim boccia Indonesia sukses lebihi target dengan meraih 2 medali emas dan 3 perunggu di hari pertama final. Hasil bagus di Asean Para Games menjadi modal semangat boccia tatap Asian Para Games 2023 Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.(foto:bagus/kemenpor
Tim boccia Indonesia sukses lebihi target dengan meraih 2 medali emas dan 3 perunggu di hari pertama final. Hasil bagus di Asean Para Games menjadi modal semangat boccia tatap Asian Para Games 2023 Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.(foto:bagus/kemenpor

Phnom Penh: Tim boccia Indonesia sukses lebihi target dengan meraih 2 medali emas dan 3 perunggu di hari pertama final. Hasil bagus di Asean Para Games menjadi modal semangat boccia tatap Asian Para Games 2023 Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.

Dua emas dipersembahkan oleh Muhammad Afrizal Syafa pada nomor individu putra BC1 dan Gischa Zayana pada nomor individu putri BC2. Awalnya medali emas ditargetkan untuk diraih oleh Gischa pada nomor individu putri BC2. 

Namun, secara mengejutkan Afrizal juga berhasil membawa pulang emas usai mengalahkan juara paralimpiade dari Thailand Witsanu Huadpradit dengan skor 10-0. Afrizal merupakan atlet boccia peringkat 15 dunia dan berhasil mengalahkan Witsanu yang merupakan peringkat 2 dunia.

Wakil tuan rumah Kamboja Sorn Sas akhirnya harus mengakui penampilan Gischa yang mampu menundukkannya dengan skor 6-5. Sementara 3 medali perunggu boccia Indonesia diraih Handayani, Faris Sugiarta, Felix Ardi Yudha. 

"Syukur alhamdulillah kepada Allah SWT. Pada pertandingan ini yang individu kita sudah raih 2 emas dan 3 perunggu, semoga esok saat beregu ganda kita akan bisa nambah medali lagi," kata Pelatih Kepala Boccia Indonesia Islahuzzaman Nur Yadin di National Sports Complex Basketball Hall, Phnom Penh, Selasa (6/6).

"Semoga hasil bagus ini menjadi modal semangat kita untuk ikut Asian Para Games 2023 Hangzhou. Ada lima atlet seperti Rizal (ranking 14 dunia), Handayani, Bintang, Yudha, Gizka. Mereka semua akan debut di Asian Para Games mendatang," tambahnya.

Tak lupa Nur Yadin juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung boccia hingga berhasil melampaui target yang diberikan dengan baik.

"Terima kasih kepada Ketum atas doanya sehingga Boccia sumbang 2 emas 3 perunggu kepada Indonesia. Terima kasih kepada pemerintah khususnya Pak Menpora, CdM yang juga memberikan semangat langsung kepada tim boccia," ujarnya.

Dirinya memang tak menyangka bisa melampaui target yang diberikan, pasalnya ada beberapa pemain dengan ranking 2 dunia yang bertemu dengan tim Merah Putih.

"Kami tidak menyangka bisa lampaui target. Tadinya target 1 emas sekarang kita sudah 2 emas dan 3 perunggu. Ini benar-benar kuasa Illahi karena di gim terakhir kita tinggal berdoa saja dan mujizat kun fayakun. Saya sampaikan kepada anak-anak bahwa Allah itu Maha Kuasa, sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin di boccia ini," tegasnya.

"Semoga dengan semangat hari ini anak-anak esok disisa pertandingan akan juga bisa bermain maksimal, mudah-mudahan bisa menambah medali emas lainnya," harapnya.

Terkait persiapan jelang Asian Para Games dan Paralimpiade, dia menuturkan anak asuhnya hanya sedikit memiliki waktu istirahat, karena waktu semakin dekat.

"Persiapannya akan langsung, setelah dari sini pulang sebentar kemudian lanjut persiapan karena di Agustus nanti sudah persiapan untuk poin paralimpiade. Jadi ke Brasil, lanjut China dan Desember ke Hongkong karena kita butuh 25 poin saja untuk lolos kualifikasi paralimpiade," urainya.

"Mohon doanya agar mereka bisa try out dan meraih poin untuk paralympic, karena rata-rata sudah ranking 12-13 dunia tinggal kurang menaikkan rangkin setidaknya 3 lagi. Karena yang diambil untuk paralymlic adalah ranking 10 besar," pungkasnya. (ben)

(Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. (foto: istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

12 Nomine Delegasi Indonesia Bersiap Ikuti Seleksi Internasional Program China–ASEAN 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi di Indonesia berhasil lolos seleksi nasional dan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan bersama All China Youth Federation.

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Hari Pramuka ke-65 Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81