Menpora Dito Harap PPI Dunia Bisa Jadi Pendukung Kemenpora Dalam Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan

Kamis, 25 Mei 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Menpora RI Dito Ariotedjo menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Konferensi Alumni Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2023 di Grand Ballroom Menara B
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Menpora RI Dito Ariotedjo menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Konferensi Alumni Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2023 di Grand Ballroom Menara B

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Menpora RI Dito Ariotedjo menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Konferensi Alumni Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2023 di Grand Ballroom Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (25/5) siang.

Kegiatan temu alumni yang diselenggarakan 25-27 Mei 2023 ini bertujuan untuk mempertemukan para alumni pelajar luar negeri di berbagai sektor. Acara tersebut juga diharapkan menghasilkan rekomendasi penting yang dapat diimplementasikan untuk pentingnya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan.

"Saya sampaikan terima kasih kepada PPI Dunia yang menyelenggarakan Alumni Connect ini. Saya sangat senang, karena ini merupakan potensi anak muda dengan kualitas SDM sangat tinggi," ucap Menpora Dito.

Menpora Dito meyakini para alumni yang belajar di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi ternama di berbagai belahan negara luar negeri ini kembali ke Indonesia untuk mengabdi di berbagai sektor.

"PPI Dunia bagi saya tidak asing, karena saya pernah ikut kongres di Rusia. Kawan-kawan ini adalah para alumni yang tentunya belajar di universitas-universitas ternama dunia, sekarang kembali ke tanah air membaktikan diri untuk lbu Pertiwi, ini hal yang membanggakan," pujinya.

Menteri yang baru berusia 32 tahun ini berharap para alumni bisa menjadi jembatan penghubung bagi para junior, para pelajar dan mahasiswa yang masih belajar di luar negeri, serta sebagai diaspora bisa menjadi agen penghubung hal-hal baik di negara maju dimana mereka berada.

"Untuk alumni hendaknya bisa menjadi mentor bagi juniornya, dan untuk seluruh diaspora bisa menjadi agen penghubung hal-hal baik di negara maju dimana mereka berada," katanya.

Selanjutnya PPI Dunia dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi penting untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

"Selamat menjalankan konferensi, semoga menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, dan yang terpenting lagi PPI Dunia dan para alumninya bisa berkolaborasi menjadi pendukung Kemenpora," pintanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Alumni Connect PPI Dunia Hamzah Assuudy Lubis, Sekjen PPI Dunia 2022-2023 Zafran Ahmadery Arif, dan perwakilan alumni Choirul Anam yang juga mantan Koordinator PPI Dunia, semuanya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menpora dan dukungannya sehingga PPI Dunia dan alumni dapat terus berkontribusi kepada bangsa dan negara.

"Terima kasih pada Mas Menteri yang berkenan hadir dan terus memberikan support. Dalam konferensi ini adalah nafas kebersamaan, apa yang menjadi mimpi kita untuk terus berkontribusi kepada Indonesia. Dan kita terus bersinergi, berkoordinasi, dan berorkestrasi dengan Kemenpora, guna kemajuan pemuda dan kejayaan olahraga Indonesia," kata Choirul Anam.

Turut mendampingi Menpora, Stafsus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono, Sesdep Pengembangan Pemuda Eddy Nurindra, TA Diaspora Indonesia Hamdan Hamedan. Hadir pula, Directur Enterprise & Commercial BNI Sis Apik Wijayanto, dan CEO PT Paragon Technology & Innovation Salman Subakat. (cah)

Kemenpora RI memfasilitasi 70 guru olahraga di Malang agar tidak hanya menguasai tes identifikasi bakat berbasis Manajemen Talenta Nasional (MTN). (foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Kemenpora Gelar Pelatihan Penggerak Guru PJOK di Malang: Fokus Petakan Bakat Siswa dan Dorong Partisipasi Aktif

Potensi anak di bidang olahraga perlu dipetakan sejak dini agar bakat unggul tidak terlewat. Namun, pembinaan yang tepat tidak berhenti pada identifikasi bakat, melainkan juga mendorong partisipasi aktif dan penguatan fondasi gerak pada tahap fundamental. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memfasilitasi 70 guru olahraga di Malang agar tidak hanya menguasai tes identifikasi bakat berbasis Manajemen Talenta Nasional (MTN), tetapi juga dibekali kompetensi pedagogis untuk menerapkan konsep Fun and Active Multilateral Movement (FAMM) guna menstimulasi literasi fisik anak. Program yang digelar di Stadion Gajayana ini langsung dipraktikkan kepada 100 siswa dari tiga sekolah.

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Kemenpora RI terus konsisten melanjutkan safari bugar ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang aktif, sehat, dan bugar. Program nasional Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar hadir di Kabupaten Garut. (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hadir di Garut, 8.354 Masyarakat Ikuti Olahraga Bersama di CFD

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terus konsisten melanjutkan safari bugar ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang aktif, sehat, dan bugar. Kali ini, program nasional Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) hadir di Kabupaten Garut dan memeriahkan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Gedung BJB Kabupaten Garut.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81