Menpora Amali Nilai Laga Uji Coba Timnas Adalah Momentum yang Bagus Untuk Sepak Bola Nasional

Sabtu, 06 Maret 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-23 kontra PS Tira Persikabo menjadi momentum bagus serta kebangkitan sepak bola nasional. Sebab, laga uji coba tersebut menjadi pertandingan resmi se
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-23 kontra PS Tira Persikabo menjadi momentum bagus serta kebangkitan sepak bola nasional. Sebab, laga uji coba tersebut menjadi pertandingan resmi se

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-23 kontra PS Tira Persikabo menjadi momentum bagus serta kebangkitan sepak bola nasional. Sebab, laga uji coba tersebut menjadi pertandingan resmi sepak bola pertama Indonesia pada masa pandemi Covid-19. 

Demikian dikatakan Menpora Amali saat menjadi narasumber yang diselenggarakan Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) yang bertemakan: Kompetisi Sepak Bola Ditengah Pandemi Covid-19 secara virtual, Sabtu (6/3). 

“Ini adalah momentum yang sangat bagus. Alhamdulillah, apa yang kita saksikan semalam tidak ada insiden apa-apa. Ternyata apa yang dikhawatirkan berbagai pihak (tidak terjadi), tidak ada kerumunan. Penerapan protokol kesehatan dijalankan,” kata Menpora Amali. 

Menpora Amali menyampaikan, laga uji coba Timnas Indonesia U-23 ini merupakan bagian dari simulasi menjelang turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Penerapan protokol kesehatan yang diterapkan dalam uji coba itu nantinya akan dipraktikkan pada turnamen. 

“Sebelum Piala Menpora, kita simulasi seperti uji coba. Alhamdulillah pertandingan semalam berjalan lancar. Saya jam 17.00 WIB sudah hadir di lapangan. Saya cek langsung bagaimana penerapan protokol kesehatannya, Saya lihat betul bus parkir dimana, kamar gantinya. Kemudian hal-hal kecil juga saya perhatikan, pemain yang setelah minum harus langsung dibereskan (saat pertandingan), dan lain-lain,” ujar Menpora Amali. 

Lebih lanjut, Menpora Amali juga memuji suporter yang tidak datang ke stadion. Bahkan, suporter ikut dalam mengkampanyekan nonton dari rumah. Melihat hal tersebut, Menproa Amali optimis turnamen pramusim nantinya bisa berjalan dengan baik. 

“Suporter tetap menunjukkan kreativitasnya memberi edukasi. Sekali lagi, ini momentum kebangkitan sepak bola kita. Kalau ada masalah, kita duduk. Jangan berpolemik, kita sama-sama cari jalan keluar. Momentum bagus ini, jadi kita lihat nanti uji coba berikutnya, apakah tertib seperti semalam,” jelas Menpora Amali. 

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 berhasil menang saat melawan PS Tira Persikabo dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jumat (5/3) malam. Dua gol kemenangan skuat Garuda Muda dicetak Kadek Agung pada menit ke-45 dan Muhammad Rafli menit 49. Timnas Indonesia U-23 sendiri masih mempunyai satu agenda uji coba lagi pada Minggu (7/3) malam. Adam Alis dkk akan berhadapan dengan Bali United. (jef)

Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kemenpora RI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka. (foto: Bagus/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Jamnas XII 2026, Pramuka Indonesia Ikuti Wisata Edukasi di Kemenpora

Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, pada 18–20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/istimewa)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81