Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sebut Menpora Dito Duta Generasi Muda yang Jadi Percontohan

Jumat, 14 April 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri acara Pengukuhan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Periode 2023 - 2027 di  Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (14/4) malam. (foto: raiky/kemenpora.go.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri acara Pengukuhan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Periode 2023 - 2027 di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (14/4) malam. (foto: raiky/kemenpora.go.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri acara Pengukuhan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Periode 2023 - 2027 di  Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (14/4) malam. 

Dzulfikar Ahmadi Tawalla terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah periode 2023-2027 saat Muktamar XVIII Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, yang berlangsung di Balikpapan 21-23 Februari 2023.

Mengawali pidato Iftitahnya, Dzulfikar Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada Menpora Dito yang sudah hadir di acara pengukuhan PP Pemuda Muhammadiyah. 

"Terima kasih bung menteri. Kalau Menpora ini kita panggilnya bung menteri. Beliau masih sangat muda dan tentu bung menteri ini adalah duta sebuah generasi yang akan menjadi percontohan dan mungkin akan dilihat oleh masyarakat. Kalau kerjanya bagus berarti satu generasi yang bung menteri wakili itu akan ikut menjadi bagus," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, pengukuhan ini harus menghadirkan tiga semangat pembaharuan."Semangat pembaharuan pertama adalah pembaharuan etos. Kita yakin jalan dakwah yang kita lakukan di Muhammadiyah Ini adalah sebuah wasilah untuk mendapatkan keridhaan  Allah  SWT," ucapnya.

"Dan atas keridhaan itulah kita membawa manfaat. Kita membawa perubahan kepada bangsa kita, lalu ketika kita yakin dengan hal tersebut maka sejak malam hari ini kawan-kawan pengurus yang telah dilantik kita harus bersiap belajar dua kali lebih daripada hari-hari biasanya," sambungnya.

"Semangat pembaruan kedua adalah pembaharuan komitmen."Kita harus mampu menghadirkan sebuah kepemimpinan yang kolektif kolegial untuk mewarnai kepemimpinan-kepemimpinan kita ke depan," ucapnya.

"Dan yang ketiga adalah  pembaharuan prestasi. Kita ingin menjadi orang-orang yang beruntung dan kita tidak mau menjadi orang-orang yang merugi  yang hari ini sama saja dengan hari yang kemarin," tambahnya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa,sejak malam hari ini kawan-kawan adalah milik umat. "Kawan-kawan adalah milik warga persyarikatan serta menjadi bahagia yang tidak terpisahkan dari bangsa dan negara ini," tutupnya. (rep)

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). (foto: Bagus/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kemenpora: Baju Adat Nusantara hingga Satyalancana

Nuansa keberagaman budaya Nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81