Menpora Amali Harap Pegawai di Kemenpora Pertahankan Prestasi Baik yang Telah Dicapai

Jumat, 24 Februari 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menginginkan para Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kemenpora mampu mempertahankan prestasi yang telah dicapai hingga Kemenpora mepmperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menginginkan para Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kemenpora mampu mempertahankan prestasi yang telah dicapai hingga Kemenpora mepmperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menginginkan para Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kemenpora mampu mempertahankan prestasi yang telah dicapai hingga Kemenpora mepmperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) beberapa kali dari BPK. Menpora Amali harap hal itu dipertahankan.

"Saya pesankan kepada mereka khususnya para pejabat yang baru saja dilantik untuk dapat mempertahankan prestasi dan membuat Kemenpora ini menjadi kebanggaan," kata Menpora Amali di Auditorium Wisma Menpora Jakarta, Jumat (24/2). 

"Penghuni tetap Kemenpora ini adalah para ASN, para PNS yang ada. Menteri itu hanya mampir, untuk itu saya motivasi mereka untuk agar menjaga rumahnya jangan sampai rusak, jangan sampai bocor dan menjadi tempat kebanggaan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara," tambah Menpora Amali. 

Seperti diketahui, perjalanan panjang Kemenpora sebelum kedatangan Menpora Amali, yakni pernah disclaimer selama dua tahun berturut-turut. Tepatnya ditahun 2010 Kemenpora memperoleh predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) selama 5 kali berturut-turut dari tahun 2010 hingga 2014.

Kemudian, predikat Tidak Memberikan Pendapat (TMP/Disclaimer) selama 2 tahun berturut-turut pada tahun 2015-2016. Kemudian, kembali WDP pada tahun 2017-2018. Dan akhirnya mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 3 kali berturut-turut dari tahun 2019 hingga 2021.

"Pesan saya ya, kita ini kan sudah baik, dulu Kemenpora ini sebelum saya datang ya agak kuranglah. Contohnya hasil pemeriksaan BPK hampir 10 tahun tidak pernah WTP bahkan dua tahun disclaimer itu kan sangat berat," kenang Menpora Amali.

"Berarti tata kelolanya harus diperbaiki, memang pesan Bapak Presiden ketika saya diangkat menjadi menteri konsen beliau adalah tata kelola dan itu saya kerjakan betul sehingga begitu saya masuk sudah bisa WTP beberapa kali dan mudah-mudahan untuk pemeriksaan tahun 2022 ini juga akan bagus," harap Menpora Amali.

Dua hari sebelumnya, BPK telah menyerahkan hasil pemeriksaan belanja barang Kemenpora 2021-2022, jika dibandingkan dengan tahun 2018 kebawah hasil itu telah jauh lebih baik.

"Alhamdulillah reformasi birokrasi ada peningkatan, ada perbaikan. Kemudian tata kelola juga semakin baik. Mudah-mudahan siapapun penerus saya, itu akan bisa mendorong dan meningkatkan kinerja Kemenpora," ucap Menpora Amali.

"Dan saya ingatkan bahwa setiap tahun bahkan setiap enam bulan itu ada perjanjian kinerja sebagai pegangan capaian-capaian dari kinerja, itu harus selalu berdasarkan perjanjian kinerja yang sudah ditandatangani," urainya.

Menurutnya, pejabat silih berganti merupakan sirkulasi dan satu hal yang normal dalam suatu birokrasi. Tantangan saat ini adalah bagaimana birokarasi mereformasi diri menjadikan pelayanan publik semakin baik dan kualitas juga semakin baik. Menpora Amali juga ingatkan pentingnya koordinasi dan penyerapan anggaran yang berkualitas.

"Saya ingatkan koordinasi itu penting, dengan sesama, selevel dengan diatasnya, selalu koordinasi dengan deputi diatas, tidak boleh kerja sendiri dan tentu dengan sesdep. Target-target itu dipantau seberapa kemampuan melakukan penyerapan anggaran di unit masing-masing, tapi penyerapan yang berkualitas tidak sekedar menghabiskan anggaran, jangan seperti itu. Dengan begitu kita bisa membuat reformasi birokrasi di Kemenpora menjadi lebih baik," pungkas Menpora Amali.(ben)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81