Para Atlet Nasional Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi pada Menpora Amali Terkait Pemberian Vaksin Covid-19

Jumat, 26 Februari 2021
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar vaksinasi untuk atlet, pelatih dan tenaga pendukung olahraga Indonesia di Istora Senayan, Komplek Olahraga GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2) pagi. Usai divaksin atlet, pelatih dan tenaga pendukung la
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar vaksinasi untuk atlet, pelatih dan tenaga pendukung olahraga Indonesia di Istora Senayan, Komplek Olahraga GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2) pagi. Usai divaksin atlet, pelatih dan tenaga pendukung la

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar vaksinasi untuk atlet, pelatih dan tenaga pendukung olahraga Indonesia di Istora Senayan, Komplek Olahraga GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2) pagi. Usai divaksin atlet, pelatih dan tenaga pendukung lainnya ucapkan terima kasih kepada Presiden, Wapres, Menpora Amali, serta Kemenkes karena merasa pemerintah telah memperhatikan keselamatan atlet dan pelaku olahraga.

Sejak pagi hari para atlet, pelatih dan tenaga pendukung memadati area Istora, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Usai registrasi, tak lama kemudian tahap vaksinasi dilakukan di dalam Istora. Sebagai tahapan yang harus dilakukan usai vaksinasi, yakni 30 menit pasca vaksinasi mereka akan dicek kesehatan kembali, memastikan efek samping yang mungkin akan ditimbulkan.

Mayoritas mereka tidak mengalami efek samping apapun pasca vaksin. Merasa baik-baik saja dan bisa melakukan latihan dengan leluasa. Nampak diantaranya usai vaksin atlet wushu putra Haris Horatius, tim menajer Wushu Indonesia Iwan Kwok, atlet timnas basket Prastawa, atlet sepakbola Andi Setyo Nugroho, Ketua Badan Tim Nasional Basket Syailendra Bakrie, atlet angkat besi Eko Yuli Irawan, atlet bulutangkis Markus Gideon, atlet atletik Lalu Zohri, atlet para shooting Hani Pujiastuti, dan pelatih NPC Rima Ferdianto.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Menpora Amali, Bapak Presiden, Wapres dan Kemenkes atas perhatiannya memberikan vaksinasi ini. Alhamdulillah prosesnya lancar, panitia cepat dalam penanganannya. Yang membuat surprise adalah ternyata vaksinya tidak sakit sama sekali. Dan kita diminta untuk menungu 30 menit dan alhamdulillah tidak ada efek apa-apa," kesan Syailendra Bakrie.

Vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan kepada mereka pelaku olahraga yang akan segera mengikuti even olahraga nasional maupun internasional. "Vaksinasi ini sangat diharapkan dan dibutuhkan para pelaku olahraga, agar latihan bisa berjalan normal kembali. Semoga kedepannya kita bisa lebih percaya diri lagi, menghadapi visi, try out ke luar negeri dan bertanding dengan negara lain dan juga membawa nama harum bangsa Indonesia," tambah Markus Gideon. 

Seperti NPC Indonesia yang akan segera melakukan beberapa try out ke luar negeri mulai bulan Maret ini, untuk mencari poin kualifikasi menjelang Paralimpic Tokyo 2021 ini. Dengan adanya vaksinasi ini dirinya bisa lebih tenang saat try out ke luar negeri. "NPC Indonesia berusaha untuk pecah telur emas dari Para badminton, mohon doanya," ujar pelatih Rima Ferdianto.(ben)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026