Menpora Amali Tegaskan Perampingan Birokrasi Kemenpora Supaya Lebih Cepat Bergerak, Lincah, dan Efisien

Rabu, 30 November 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (30/11). (fo
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (30/11). (fo

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (30/11). 

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali mengungkapkan bahwa pelantikan atau pergantian jabatan merupakan suatu hal yang biasa dalam organisasi birokrasi termasuk dalam hal ini Kemenpora. 

Menurut Menpora Amali pihaknya telah melakukan sejumlah perubahan struktur organisasi birokrasi diantaranya melakukan perampingan atau menghilangkan lima keasdepan atau Asisten Deputi (Asdep) untuk menyesuaikan dengan aturan birokrasi dan disesuaikan dengan kebutuhan di Kemenpora. 

"Ini adalah penyesuaian dengan aturan birokrasi kita sesuai dengan kebutuhan kita. Kalau struktur organisasi Kemenpora khusunya yang ada di eselon 2 ada berkurang paling tdak ada 5 Asisten Deputi. Kita merampingkan birokrasi supaya birokrasi Kemenpora lebih cepat bergerak, lebih lincah, dan lebih efisien," jelasnya. 

Dijelaskannya, ada beberapa Asisten Deputi pada masa sebelumnya yang dianggap tugas dan fungsinya bisa dicover oleh Deputi yang lain sehingga digabungkan. Dia mencontohkan, Asisten Deputi Olahraga Prestasi yang saat ini namanya berubah menjadi Asisten Deputi Olahragawan Andalan. 

Perubahan struktur ini dilakukan sesuai dengan apa yang sudah dicanangkan sejak awal dalam lima program prioritas Kemenpora tahun 2020-2024, salah satunya pembenahan tata kelola organisasi birokrasi. 

"Termasuk bagaiamana membuat birokrasi Kemenpora semakin lincah untuk bergerak," ujarnya. 

Menpora Amali memaklumi dengan menghilangkan lima Asisten Deputi akan membuat persaingan di dibawah eselon dua makin ketat karena ada pejabat yanh dialihkan menjadi jabatan fungsional. Dengan demikian, Menpora Amali berharap para pejabat yang dilantik bisa menunjukan kinerja yang benar-benar sesuai dengan perjanjian kinerja. 

"Jadi yang baru saja ditandatangani itu menjadi dasar untuk penilaian kami terhadap kinerja saudara- saudara," katanya.

Namun demikian, Menpora Amali memgingatkan bahwa perjanjian kinerja dengan pencapaian atau penyerapan anggaran juga harus berkualitas. Artinya secara kuantitas dan kualitas bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita sudah berada di tahun ketiga harapan saya penyerapan harus signifikan dalam governance kita. Bapak ibu yang baru dilantik dengan posisi yang ada sekarang atau diperbaharui segera melihat kembali program untuk persiapan tahun 2023. Jangan karena sudah ada pos anggaran di tempat itu kemudian melakukan perencanaan kegiatan program tidak sesuai dengan target, tidak sesuai dengan perjanjian kerja yang ada," pintanya. (ded)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81