Jelang HUT DWP ke-23, Penasihat DWP Kemenpora Adakan Pelatihan Kerajinan Sospeso Transparente

Selasa, 29 November 2022
Bagikan:
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI) Nadiah Zainudin Amali membuka pelatih Kerajinan Sospeso Transparente di Ruang Rapat Anggrek Gedung Wisma Menpora, Senayan, Jakarta. ( foto:putra/kemenp
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI) Nadiah Zainudin Amali membuka pelatih Kerajinan Sospeso Transparente di Ruang Rapat Anggrek Gedung Wisma Menpora, Senayan, Jakarta. ( foto:putra/kemenp

Jakarta: Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (DWP Kemenpora RI) Nadiah Zainudin Amali membuka pelatih Kerajinan Sospeso Transparente di Ruang Rapat Anggrek Gedung Wisma Menpora, Senayan, Jakarta. 

Penasihat DWP Kemenpora Nadiah Amali berharap, melalui pelatihan ini para pengurus, anggota DWP Kemenpora khususnya dan ibu-ibu peserta staf ASN dan non ASN dapat menambah nilai ekonomi untuk keluarga di era modern dan era digital saat ini.

"Kita berkumpul ditempat ini, ingin mengetahui dan mempelajari membuat kerajinan Suspeso (membuat bross cantik dari bahan sisa batik) tetapi bisa menghasilkan sesuatu nilai ekonomi yang bermanfaat dan berharga serta memiliki nilai jual yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga," kata Penasihat DWP Kemenpora Nadiah Amali, dalam sambutannya, Selasa (29/11).

Pelatihan ini diadakan dalam rangkaian acara jelang Dirgahayu DWP ke-23 pada tanggal 7 Desember 2022 mendatang. Tema besar yang diangkat yakni 'Membangun Perempuan Cerdas, untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital'. 

"Pelatihan ini merupakan hasil ilmu yang didapat dari Pengurus DWP Kemenpora yang diwakili oleh Ibu Mita dan Ibu Ningsih yang pernah mengikuti pelatihan Suspeso di DWP Pusat, sehingga ilmu yang didapat dapat diajarkan kembali kepada ibu-ibu pengurus DWP dan karyawati di lingkungan Kemenpora," urai Nadiah Amali menambahkan.

Penasihat DWP Kemenpora ini kembali berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan pelatihan-pelatihan lainnya yang diadakan DWP Kemenpora. Dan hasil kerajinan yang didapat dapat diperkenalkan sekaligus dijual melalui sosial media yang ada di era digital seperti saat ini, sebagai dampak dari pelatihan yang bertujuan untuk mensejahterakan para anggotanya ini.

"Kita harapkan kegiatan ini dapat memberi manfaat yang banyak, dampak positif, nilai keterampilan tambahan, dan pemahaman cara pembuatan bross bagi semua peserta agar semuanya bisa membuat kerajinan Sospeso ini. Sekaligus dapat dijual melalui dan dikenalkan secara online di media sosial masing-masing," ujar Nadiah Amali.

"Kami sangat mengapresiasi para pengurus DWP dan Karyawati di lingkungan Kemenpora, dapat mengikuti pelatihan kerajinan ini sampai bisa membuat bross cantik untuk bisa dipakai sehari-hari atau bisa juga dalam forum resmi lainnya," tambahnya.

Sekilas tentang pelatihan Sospeso Transparente yang dipimpin oleh Ibu Mita Yudis dan Ibu Yurna Ningsih ini, adalah Seni Kriya (Craft) yang menggabungkan kain (kain batik bermotif), kertas/tissue bermotif (tissue decoupage) dengan thermal film atau plastik mika khusus Sospeso, yang ditempel menggunakan lem kemudian dibentuk (diembos) hingga dikeringkan dengan alat pengering.

Kerajinan ini dapat menjadi beberapa kerajinan tangan seperti bross, bando, dompet, tas, kalung, hiasan pigura dan lain-lain. Ini menambah nilai tersendiri dalam keunikan dan keindahan hasil karya sospeso transparente.
 
"Akhirnya dengan ucapan basmallah, acara Pelatihan Kerajinan Sospeso Transparente ini resmi saya buka. Selamat mengikuti pelatihan," pungkas Penasihat DWP Kemenpora Nadiah Amali.(ben)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81