Melayat Ke Rumah Duka Almarhum Ary Moelyadi, Menpora Amali Sampaikan Rasa Duka Mendalam

Minggu, 02 Oktober 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam di rumah duka, kediaman almarhum Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian P
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam di rumah duka, kediaman almarhum Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian P

Bandung: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam di rumah duka, kediaman almarhum Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Ary Moelyadi di Bandung, Jawa Barat.

"Atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), saya menyampaikan rasa duka yang mendalam," kata Menpora Amali sebelum mengikuti prosesi pembacaan Surah Yasin di rumah duka, Kawistara Residence, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/10) malam.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menceritakan kedekatannya dengan almarhum untuk meningkatkan kemajuan di bidang olahraga di tanah air, khususnya dalam rangka kembali membangkitkan SKJ.

"Almarhum ini dekat dengan saya, beliau ini asdep (asisten deputi), diatasnya ada deputi. Tapi, saya kadang langsung ke beliau untuk memangkas birokrasi, terutama saat ini dalam rangka untuk membangkitkan kembali Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) di tengah masyarakat. Jadi, kita sering komunikasi dikantor baik di lapangan tenis dan sebagainya," kenang Menpora Amali.

Menurutnya, almarhum adalah sosok yang baik, selalu siap dalam hal apapun dalam menjalankan tugasnya dibidang keolahragaan di tanah air.

"Almarhum adalah orang yang tidak pernah bilang tidak. Orang yang tidak pernah bilang tidak siap. Mungkin berat, tapi tidak pernah bilang tidak. Karena takdir Allah almarhum meninggal dalam bertugas mendampingi saya di Makassar," urai Menpora Amali didampingi Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Dikdik Setia Munardi.

"Sangking tanggungjawabnya luar biasa kadang beliau tidak tidur, berpikir keras. Dan posisi terakhirnya ini beliau juga saya beri tugas tambahan sebagai Plt. Asdep Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga,  semua dikerjakan dengan baik, karena ini adalah urusan kepercayaan," tambah Menpora Amali.

Menpora Amali mengaku, dirinya menjadi salah satu yang orang yang merasa kehilangan atas kepergian almarhum yang merupakan sosok yang baik dan amanah.

"Saya kira saya termasuk salah seorang yang kehilangan atas berpulangnya almarhum. Karena ini tardir Allah, maka tidak ada kita yang bisa menolak, tidak bisa ditawar maju atau mundur. Semoga diterima dengan ikhlas, meski sedih dan berduka semoga almarhum diikhlaskan," tutur Menpora Amali.

"Almarhum orangnya amanah, saya beri tanggungjawab semua beres, tidak pernah mengeluh. Terakhir beliau masih menjemput saya di bandara di Makassar dan sampai hotel itulah pertemuan terakhir saya," kenang Menpora Amali lagi.

"Kita berdoa semoga almarhum husnul khotimah semua kebaikan diterima Allah. Satu yang saya dapatkan dari yang mengurus jenazah beliau di Makassar, semua berjalan lancar sampai naik pesawat sampai di Bandung. Semoga ini adalah tanda-tanda kebaikan dan almarhum adalah orang baik," pungkas Menpora Amali.

Almarhum Ary Moelyadi bin Suyadi Hadi Maryono dinyatakan meninggal Hari Jumat (30/9) di usia 55 tahun. Lahir di Bandung, 14 September 1967. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Muslimin Maleer, Batununggal, Bandung, Jawa Barat. Meninggalkan Istri Rohayati dan tiga anak, dua putra dan satu putri. (ben)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81