Berikan Pembekalan Mahasiswa Baru UNG, Menpora Amali Pesankan Agar Mahasiswa Kuliah Serius dan Lulus Tepat Waktu

Sabtu, 17 September 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pesankan jalani kuliah dengan serius. Keseriusan itu ditandai dengan kesungguhan menyelesaikan perkuliahan tepat
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pesankan jalani kuliah dengan serius. Keseriusan itu ditandai dengan kesungguhan menyelesaikan perkuliahan tepat

Gorontalo: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pesankan jalani kuliah dengan serius. Keseriusan itu ditandai dengan kesungguhan menyelesaikan perkuliahan tepat waktu, tidak berlama-lama di kampus karena tertunda akibat berbagai kelalaian.

"Siapa yang mau lama di kampus (tidak lulus-lulus)?", tanya Menpora Amali sebagai pancingan interaktif, dari Panggung Lapangan Rektorat UNG, Jum'at (16/9) sore.

"Tidak, ingin lulus 3,5 tahun, paling lambat akhir 2025," kata Radiya asal Sulawesi Tengah yang angkat tangan dan dipanggil ke panggung oleh Menpora Amali.

"Ini janjimu ya, insyaallah semoga kita semua umur panjang, saya akan datang kesini akhir 2025, apakah kamu masih disini atau sudah lulus," timpal Menpora Amali lagi.

Dari rangkaian interaksi dan tanya jawab tersebut, ada pesan khusus yang ingin disampaikan kepada para mahasiswa baru UNG bahwa dunia yang nyaman saat SMA telah berakhir. Jika dimasa sebelumnya masih ada yang membantu, untuk dunia kampus semua nasib akan ditentukan oleh pribadi masing-masing.

"Kalau kalian mau lulus tepat waktu, ikuti perkuliahan dengan serius. Kadang ada tubuhnya di kampus tetapi pikiran dimana-mana. Yang kedua kerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen, dan jangan menyontek, jadilah diri sendiri dengan kemampuan sendiri," pesannya.

"Tadi sudah banyak yang memberikan pembekalan tidak perlu saya ulangi. Dunia nyaman masa SMA sudah lewat, dan sekarang di kampus yang menentukan nasib adalah diri kalian sendiri, berjuanglah untuk lulus tepat waktu," pesan akhirnya.

Rektor UNG Eduart Wolok sangat berterima kasih atas kehadiran dan kesediaan Menpora Amali dalam memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru, yang disebutnya sebagai sebuah senjarah.

"Terima kasih kepada Pak Menpora yang berkenan memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru kami, ditengah kesibukan dan padatnya kegiatan di Gorontalo," katanya.

"Bagi anak-anakku UNG Muda (Mahasiswa Baru), kalian sangat beruntung dan berbahagia, karena baru ini pembekalan mahasiswa baru langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga serta tadi ada dari berbagai Rektor," tambahnya.

Sebelum pembekalan oleh Menpora Amali, ada beberapa Rektor yang juga didaulat memberikan pembekalan, diantaranya dari Universitas Mulawarman Samarinda, Universitas Khairun Ternate, Universitas Pendidikan Ganesha Bali, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Negeri Manado.(cah)

Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kemenpora RI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka. (foto: Bagus/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Jamnas XII 2026, Pramuka Indonesia Ikuti Wisata Edukasi di Kemenpora

Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, pada 18–20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/istimewa)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81