Menpora Amali Harap Dukungan Media dan Jurnalis Sukseskan DBON untuk Wujudkan Indonesia Peringkat 5 Dunia Tahun 2045

Sabtu, 03 September 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meminta dukungan media dan para jurnalis untuk mensukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) N0/86 Tahun 2021.(foto:egan/kemenpora.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meminta dukungan media dan para jurnalis untuk mensukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) N0/86 Tahun 2021.(foto:egan/kemenpora.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meminta dukungan media dan para jurnalis untuk mensukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) N0/86 Tahun 2021.

Menpora Amali meyakini, dengan dukungan media dan para jurnalis, target utama dari DBON yakni 100 tahun Indonesia merdeka atau tahun 2045 Indonesia berada di peringkat 5 dunia Olimpiade maupun Paralimpiade dapat dicapai.

“Target kita dalam Desain Besar Olahraga Nasional yang dipayungi oleh Perpres 86 Tahun 2021 bahwa kita bermimpi besar tahun 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka, insya Allah bisa terwujud peringkat 5 dunia baik Olimpiade maupun Paralimpiade,” ujar Menpora Amali dalam sambutannya saat menghadiri acara NOC Editor in Chief Media Gathering yang berlokasi di Caspar Restaurant Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (2/9) malam

“Ini mimpi kita bersama, mohon dukungan dari teman-teman media,” harap Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali memaparkan bahwa DBON lahir sebagai pedoman dalam pembinaan atlet prestasi. Menurutnya, atlet berprestasi harus dibina dari talenta-talenta atau by design bukan ditemuka by accident seperti yang terjadi selama ini.

“Selama ini kita mendapatkan atlet yang memiliki bakat. Kemudian bakat itu dibina, tetapi kita tidak memikirkan bagaimana setelah dia selesai, kita tidak mempersiapkan talenta-talenta yang di bawahnya yang terdesain dengan bagus. Dan, selama ini kita tidak bisa membedakan mana Sea Games, mana Asian Games dan mana Olimpiade,” jelas Menpora Amali.

Menpora Amali menjelaskan, dalam DBON ini target utama prestasi olahraga adalah Olimpiade dan Paralimpiade. Sementara SEA Games dan Asian Games hanya dijadikan sasaran antara saja.

“SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara. Sehingga pada saat SEA Vietnam kemarin kalau ditanya apa targetnya? ini kita persiapan untuk Olimpiade Paris 2024. Jadi sebanyak mungkin atlet kita yang lolos di kualifikasi Olimpiade Paris 2024 maupun Paralimpiade,” katanya. 

Dengan demikian, perencanaan tentang prestasi olahraga terdesain. Bukan hanya itu, dalam DBON juga bukan hanya mengatur tentang prestasi saja. Namun juga mengatur soal kebugaran masyarakat sebagai hulu dan prestasi sebagai hilirnya.

“Kita tidak mungkin mendapatkan talenta yang bagus kalau masyarakat kita tidak bugar. Jadi kebugaran hulunya dan hilirnya adalah prestasi,” ujarnya.

Dalam DBON juga sudah diatur tentang peran dari masing-masing stakeholder mulai dari berbagai kementerian pemerintah pusat, pemerintah daerah, NOC, NPC, KONI, SOINA dan lan sebagainya.

Selain itu, DBON juga mengatur tentang penghargaan terhadap para atlet baik pada saat berprestasi maupun masa depan setelah purna menjadi atlet.

“Kami bulan lalu mengangkat sekitar 200 atlet menjadi ASN di Kemenpora, tetapi bukan ASN yang kerja kantor. Dia sebagai atlet silakan tetap melanjutkan berprestasi, dia sebagai pelatih silahkan menjadi pelatih dan kalau daerah membutuhkan kita akan kirim mereka. Tetapi statusnya adalah ASN Kemenpora,” ucapnya.

Dari 200 atlet tersebut, ada sekitar 60 orang atlet disabilitas yang berprestasi dijadikan sebagai ASN Kemenpora. Sehingga mereka merasa nyaman dan tenang serta tidak lagi mengkahawatirkan tentang masa depan mereka.

“Itulah sebabnya kenapa di Asean Para Games yang lalu kita menjadi juara umum, target 104 emas. Tapi hasilnya 175 medali emas. Ini karena mereka ada jaminan masa depan,” katanya.

Disisi lain, DBON juga mengatur soal kurikulum pendidikan untuk para siswa yang nantinya akan ditempatkan di sentra-sentra olahraga yang dipusatkan di sejumlah peguruan tinggi. Di sentra-sentra tersebut, nantinya akan diisi oleh para siswa yang berusia 12 tahun atau tamat Sekolah Dasar (SD). Semua pembiayaan mulai dari biaya sekolah, makan, tempat tinggal dan uang saku ditanggung oleh negara.(ded)

(Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. (foto: istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

12 Nomine Delegasi Indonesia Bersiap Ikuti Seleksi Internasional Program China–ASEAN 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus dan Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program. Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi di Indonesia berhasil lolos seleksi nasional dan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan bersama All China Youth Federation.

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Hari Pramuka ke-65 Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81