Kemenpora Nilai Pemuda Adalah Jangkar Persatuan dan Keadaban dalam Kebinekaan

Sabtu, 06 Agustus 2022
Bagikan:
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Soleh menyatakan anak-anak muda perlu diberikan pengalaman secara langsung untuk memahani, menyaksikan, dan merasakan keragaman bangsa. (foto:dok/deputi2)
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Soleh menyatakan anak-anak muda perlu diberikan pengalaman secara langsung untuk memahani, menyaksikan, dan merasakan keragaman bangsa. (foto:dok/deputi2)

Manokwari: Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Soleh menyatakan anak-anak muda perlu diberikan pengalaman secara langsung untuk memahani, menyaksikan, dan merasakan keragaman bangsa. 

Hal itu disampaikan Asrorun Niam pada acara penutupan acara Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2022 di Distrik Sidey Manokwari Papua Barat, Jumat sore (4/8). 
"Hal ini mengingat anak muda sebagai jangkar persatuan dan kebersamaan di tengah kebinekaan kita. Dengan merasakan secara langsung, akan muncul saling respek dan saling memahami antara satu dengan yang lain dengan mengedepankan semangat kebersamaan. Bukan menonjolkan perbedaan dan menjadikannya sebagai sarana untuk memisahkan dan memecah belah. Di sinilah salah satu tujuan dari inisiasi kegiatan ini",  ujar Niam.

Lebih lanjut Niam menyatakan, kegiatan PPAP ini merupakan salah satu kegiatan rintisan atau pilot project untuk membangun karakter kebangsaan kaum muda dengan pendekatan partisipatori, memberi kesempatan anak-anak muda dari seluruh Indonesia berkumpul dan membangun kolaborasi untuk project bersama, merasakan hingga muncul respek dan saling menghargai perbedaan, dengan senantiasa berkomitmen pada nilai luhur ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, kebangsaan, keadaban dan keadilan sosial. 

Niam mencontohkan, fenomena Citayam Fashion Week misalnya yang perlu diapresiasi sebagai bentuk kreatifitas anak muda dalam mengartikulasikan minat dan bakatnya. Tetapi pada saat yang sama kreatifitas itu harus dilindungi dari adanya penumpang gelap yang membajak kreatifitas tersebut dan mengotorinya dengan aktifitas yang bertentangan dengan norma nilai keadaban kita sebagai bangsa, seperti kampanye homoseksual dan sejenisnya. 

"Kreatifitas anak muda harus difasilitasi dalam bingkai keadaban dan nilai-nilai luhur kebangsaan. Di sinilah pentingnya negara hadir, salah satunya melalui PPAP ini", ujar akademisi UIN Jakarta ini. 

Dalam forum penutupan, tergambar suasana haru saat perwakilan orang tua asuh dari peserta PPAP memberikan sambutan testimone. Mama Komsiyah, ibu asuh peserta PPAP dari Aceh dengan terisak menyampaikan kebanggaannya menjadi ibu dari anak muda dari Aceh, dengan berbagai kehebatannya. "Meski hanya sebulan, saya merasakan ada kedekatan yang luar biasa, anak-anak muda dari 34 provinsi berkumpul dengan suasana bahagia menjadi bagian keluarga. Sungguh saya bangga, seperti anak sendiri. Tapi saya juga sedih mengapa hari satu bulan saja, dan hari ini saya harus berpisah", ujar Mama Komsiyah yang kesehariannya berperan sebagai petugas memandikan jenazah wanita di distrik Sidey. 

Dalam kesempatan itu Bupati Manokwari menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kemenpora memolih Manokwari sebagai tuan rumah pelaksanaan PPAP dan berharap agar kegiatan ini terus dilaksanakan. Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Hans Lodewik Mandacan saat menyampaikan sambutan penutupan. 

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Deputi yang mempercayai Papua Barat sebagai tuan rumah. Kami merasa terhormat, karena ini sebagai tuan rumah untuk kegiatan pertama yang diinisiasi oleh Pak Deputi. Kami melihat kegiatan ini sangat baik untuk membangun karakter kebangsaan anak muda kita, dan Papua Barat merekomendasikan agar kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan", ujar Hans seraya menyampaikan salam Penjabat Gubernur yang pada saat sama sedang bertugas di Sorong. 

Hadir dalam penutupan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Hans Lodewik Mandacan, Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo, Ketua MUI Provinsi Papua Barat Ahmad Nausrau, Kepala Distrik Sidey Mirdan Daeng Husen, Kepala Balai POM Papua Barat, para orang tua asuh, dan pegiat literasi serta perwakilan pemuda di Papua Barat. 

Kegiatan ini dilaksanakan selama sebulan penuh, dengan berbagai aktifitas soal kemasyarakatan yang membaur dengan warga. Kegiatan PPAP ini di samping membangun karakter kebangsaan, juga  menumbuhkan jiwa kepeloporan, kesukarelawanan serta kepemimpinan pemuda dalam kegiatan nyata. 

Saat penutupan kegiatan, juga dilaksanakan peresmian Rumah Baca Sidey yang dipelopori peserta PPAP, juga pendampingan pencegahan stunting dengan pembentukan tim khusus, serta rintisan kewirausahaan pemuda bidang kriya dan kuliner.(dok)

Menpora RI Erick Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Senin, 17 Agustus 2026

Menpora Erick Maknai HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Adalah Keberanian Mengibarkan Bendera Merah Putih di Pentas Dunia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama istri, Elizabeth Tjandra Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora RI terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Cilacap

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas di daerah. Salah satunya melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary, Kabupaten Cilacap.

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor,  13–14 Agustus 2026. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas, 122 Peserta Ikut ToT BERDAYA

Kemenpora RI tengah menyiapkan skema sertifikasi bagi pelatih olahraga disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar kompetensi tenaga pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet disabilitas. Langkah ini diawali dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “BERDAYA” di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13–14 Agustus 2026.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81