Target Satu Emas, Atlet Boccia Indonesia Diharapkan Tampil Maksimal di Pertandingan Terakhir

Rabu, 03 Agustus 2022
Bagikan:
Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi masih optimis para atlet Boccia Indonesia kan bisa meraih medali emas di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dirinya yakin pertandingan ketiga dan terakhir besok akan bisa dimaksimalkan anak asuhnya.(fot
Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi masih optimis para atlet Boccia Indonesia kan bisa meraih medali emas di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dirinya yakin pertandingan ketiga dan terakhir besok akan bisa dimaksimalkan anak asuhnya.(fot

Solo: Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi masih optimis para atlet Boccia Indonesia kan bisa meraih medali emas di ajang Asean Para Games Solo 2022. Dirinya yakin pertandingan ketiga dan terakhir besok akan bisa dimaksimalkan anak asuhnya. 

“Kita tetap berusaha di pertandingan ketiga ini. Hari ini di pertandingan pertama anak-anak mampu bermain optimal dan bisa meraih kemenangan,” jelas Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi di Hall FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (2/8).

Ia berharap di pertandingan ketiga dan terakhir bisa bermain optimal dan meraih podium. Atlet Indonesia masih harus berjuang besok untuk menentukan siapa yang berhak naik ke podium juara.“Untuk target, kita terus mencoba dan berusaha terus untuk mendapat target 1 medali emas,” jelasnya lagi.

Pada pertandingan hari ketiga hari ini, sejumlah atlet Indonesia meraih kemenangan. Atlet Indonesia Muhamad Afrizal Syafa berhasil mengalahkan Leon Joey De dari Filipina di kelas BC1 dengan skor 8-0.

Atlet Indonesia lainnya, Handayani yang turun di kelas BC1 individual putri menang atas Touny Onemouy dengan skor 12-0. Faris Sugiarta mengalahkan atlet Kamboja, Pich Karay di kelas Individual pria BC4 dengan skor 10-4.

Kemenangan juga diraih Fendy Kurnia Pamungkas atas atlet Filipina, Ramon Reyemmanuel Apilado dengan skor 4-2 dikelas individual pria BC4.

Atlet Felix Ardi Yudha juga menang atas atlet Malaysia, Mohammad Syafiq Bin Mohd Noh di kelas individual pria BC2 dengan skor 5-3.

Sedangkan Muhammad Bintang Satria Herlangga yang turun di kelas individual pria BC2 kalah dari atlet Thailand, Watcharaphon Vongsa dengan skor 2-8.

Atlet boccia putri Suci Kirana juga harus mengakui keunggulan atlet Singapura Toh Sze Ning dengan skor 1-6 di kelas BC3.

Rexus Ohee menyerah pada atlet Singapura, Aloysius Gan Kai Hong dengan skor 1-8 di kelas individual pria BC3. Yulia Widya Pangestika kalah dari atlet Thailand Juthamat Rattana dengan skor 3-5 di kelas individual wanita BC3.

Atlet unggulan Indonesia Gischa Zayana menang atas Keat Channy dari Kamboja dengan skot 10-0 di kelas individual wanita BC2.

Febriyanti Vani Rahmadhani yang turun di kelas individual wanita BC2 kalah dari atlet Kamboja Sorn Sas dengan skor 3-4.

Wening Prabawati menaklukkan atlet Tlailand, Chalisa Khiawjantra 4-3 di kelas BC4. Sedangkan Muhamad Afrizal Syafa menang 10-3 atas atlet Singapura Neo Kah di kelas individual pria BC1.(amr)

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81