Achsanul Qosasi Nilai Menpora Amali Mau Turun Kebawah Kunci Kemenpora Raih WTP 3 Kali Berturut-turut

Rabu, 13 Juli 2022
Bagikan:
Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Achsanul Qosasi, menyampaikan apresiasi dan pujian atas upaya Kementerian Pemudan dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang terus melakukan perbaikan tata kelola sehingga berhasil
Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Achsanul Qosasi, menyampaikan apresiasi dan pujian atas upaya Kementerian Pemudan dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang terus melakukan perbaikan tata kelola sehingga berhasil

Jakarta: Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Achsanul Qosasi, menyampaikan apresiasi dan pujian atas upaya Kementerian Pemudan dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang terus melakukan perbaikan tata kelola sehingga berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tiga tahun secara berturut-turut antara lain tahun anggaran 2019, 2020 dan 2021.

Menurut Achsanul Qosasi, hasil positif ini tidak terlepas dari kepemimpinan Menpora Zainudin Amali yang terus melakukan perbaikan tata kelola birokrasi di internal Kemenpora. Untuk diketahui, dalam 10 tahun sebelumnya Kemenpora meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Bahkan, beberapa tahun meraih predikat Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau disclaimer.

Menurut Achsanul hal itu terjadi karena antara pegawai Kemenpora di bagian pelaksana sebelumnya tidak ada yang saling percaya, tidak ada transparansi, akuntabilitas, manajemen reportnya sangat lemah. Bahkan, yang paling mengerikan pada saat itu pungutan-pungutan terhadap bantuan Kemenpora kepada cabang olahraga dan dana hibah ke KONI.

“Dan hari ini, 3 tahun terakhir sudah mulai menunjukkan hasil yang baik. Dulu, tidak pernah terbayang pegawai Kemenpora menikmati tunjangan kinerja (Tukin) karena TMP terus,” kata Achsanul dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Kemenpora Tahun Anggaran 2021 di Media Center Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (13/7).

Namun demikian, seiring berjalannya waktu, dibawah kepemimpinan Zainudin Amali Kemenpora mulai melakukan perbaikan tata kelola sehingga mampu meraih WTP secara berturut-turut 3 kali. Menurut Achsanul, kisah sukses Kemenpora ini kerap dijadikan BPK sebagai contoh bagi kemnterian dan lembaga lain tentang reformasi birokrasi.

“Kisah tentang Kemenppra ini saya bawa ke mana-mana, ke Kemenaker, Kemensos, Kemendes, tentang reform, perbaikan yang pelan-pelan terjadi dan hari ini dinikmati oleh Kemenpora. Saya jadikan contoh di sejumlah kementerian bagaimana Kemenpora cepat berbenah, karena apa menteri dia mau di bawah, kalau laporan dari pemeriksa pak menteri detail kebawah, kembali ini urusan masalah contoh,” katanya.

“Jadi kalau bapak-bapak menjadi orang yang bisa dicontoh, yang di bawah pasti akan mencontoh, dan saya berharap Badan Pemeriksa Keuangan kondisinya saat ini dengan apa yang sudah dihasilkan oleh Kemenpora kita jadi ikut bangga,” tambahnya.

Sementara itu, Menpora RI Zainudin Amali mengaku bersyukur kembali meraih predikat WTP untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Menpora mengatakan capaian ini merupakan kerja keras dari semua pegawai Kemenpora.

“Ini hasil kerja bersama, bukan karena menterinya hebat, menterinya bagus, tidak. Tetapi team work dari Kemenpora yang bagus,” ucapnya.

Disamping itu, hasil ini tidak lain karena Kemenpora menjadikan program prioritas untuk tahun 2020-2024 yang satunya adalah perbaikan tata kelola kelembagaan, kompetisi ASN, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi dan peningkatan kecepatan pelayanan publik sebagai panduan.

“Karena kami meyakini dengan tata kelola yang baik, maka pelayanan berikutnya akan menjadi lebih mudah baik kepemudaan maupun olahraga. Tapi kalau tata kelolanya tidak baik, maka pasti akan berakibat kepada pelayanan urusan kepemudaan dan olahraga j tidak akan baik,” jelasnya.

Menpora Amali pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada para Achsnaul Kosasih dan semua auditor BPK RI yang telah memeriksa dan memberikan arahan kepada Kemenpora.“Terima kasih Prof. Achsanul dan teman-teman dari BPK yang sudah membimbing kami, memberi arahan yang benar dan juga memberitahu dimana yang salah, itu yang paling penting. Kami sangat senang dan tentu menyampaikan terima kasih,” ucapnya.(ded)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81