Lepas 22 Pemain Garuda Select III, Menpora RI: Seriuslah Berlatih, Kalian Calon Tulang Punggung Timnas Indonesia

Kamis, 03 Desember 2020
Bagikan:
Hari Rabu (2/12) malam, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara virtual melepas 22 pemain yang akan mengikuti program Garuda Select III untuk menjalani pemusatan latihan di Inggris yang akan berlangsung hingga Mei
Hari Rabu (2/12) malam, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara virtual melepas 22 pemain yang akan mengikuti program Garuda Select III untuk menjalani pemusatan latihan di Inggris yang akan berlangsung hingga Mei

Jakarta: Hari Rabu (2/12) malam, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara virtual melepas 22 pemain yang akan mengikuti program Garuda Select III untuk menjalani pemusatan latihan di Inggris yang akan berlangsung hingga Mei 2021.

Garuda Select merupakan program pengembangan pemain usia muda kerja sama PSSI dengan Mola TV. Ini merupakan program jilid ketiga yang sebelumnya sudah dilakukan sejak awal tahun 2019. Menpora RI mengapresiasi Mola TV yang turut membantu pemerintah dalam  percepatan pembangunan sepakbola Indonesia sesuai dengan Inpres No. 3 Tahun 2019. 

“Saya kira pemerintah mengapresiasi dan berterimakasih apa yang dilakukan Mola TV yang sudah mengelar program Garuda Select ini. Program ini bisa membantu percepatan pembangunan sepakbola Indonesia. Karena itu, sekali lagi saya  ucapkan terima kasih," ujarnya dari Situation Room, Lantai 9, Kemenpora, Senayan, Jakarta. 

Menurutnya, disaat sekarang ini banyak kegiatan yang terhenti, kompetisi terhenti, latihan terhenti. Padahal harapan dan ekspektasi dari masyarakat Indonesia kepada pemerintah dan PSSI sangat luar biasa  untuk  segera mengelar kompetisi. 

Dan sekarang harapan itu, muncul kepada adik-adik yang sebentar lagi akan berangkat ke luar negeri. Dan ini kesempatan buat adik-adik untuk pengembangkan bakat adik-adik di sepakbola. "Jadi pesan saya kepada adik-adik untuk sungguh-sungguh dan serius berlatih. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, tunjukkan performa terbaik. Tunjukkan bahwa kalian pantas terpilih dari sekian banyak orang yang ingin ikut program ini," ujarnya. 

Ia melanjutkan,  pemain Garuda Select akan menjadi tulang punggung timnas Indonesia di masa mendatang. Apalagi mereka yang terpilih merupakan hasil pencarian bakat di seluruh penjuru Tanah Air.  Maka dari itu, ia meminta program ini bisa menjadi program jangka panjang dan tidak berlangsung dalam tempo singkat. "Semoga  program ini akan berlangsung terus menerus. Pemerintah akan terus mendukung program ini," tutupnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengucapkan selamat kepada nama yang lolos. Ia berharap para pemain terpilih itu bisa belajar dengan serius saat menjalani pemusatan latihan di Inggris sehingga bisa menjadi pemain masa depan timnas Indonesia.“Selamat kepada pemain yang terpilih berangkat ke Inggris. Yang belum terpilih kami harap tetap bersemangat, jangan menyerah, terus berlatih dan kerja keras,” kata Iriawan.(rep)

Menpora RI Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga dalam raker bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8). (foto:raiky/kemenpora go.id)
Senin, 31 Agustus 2026

Bahas Anggaran dan Arah Kebijakan, Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga nasional dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi bersama Kemenpora RI agar pembinaan olahraga prestasi atlet penyandang disabilitas nasional akuntabel dan tepat sasaran. (foto: NPC Indonesia)
Senin, 31 Agustus 2026

NPC Indonesia Menegaskan Komitmennya dalam Memperkuat Sinergi bersama Kemenpora

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI agar pembinaan olahraga prestasi atlet penyandang disabilitas nasional akuntabel dan tepat sasaran.

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.(foto: Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 30 Agustus 2026

Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81