Pemkab Gianyar Apresiasi Program Kemenpora RI ‘Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition

Minggu, 29 November 2020
Bagikan:
Pemerintah Kabupten (Pemkab) Gianyar, Bali mengapresiasi program dari Kemenpora RI yang bertemakan 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Hal ini disampaikan Kadispora Gianyar, Anak Agung Gede Agung di Ballroom The Evitel Resort Ubud, Minggu (29/
Pemerintah Kabupten (Pemkab) Gianyar, Bali mengapresiasi program dari Kemenpora RI yang bertemakan 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Hal ini disampaikan Kadispora Gianyar, Anak Agung Gede Agung di Ballroom The Evitel Resort Ubud, Minggu (29/

Gianyar: Pemerintah Kabupten (Pemkab) Gianyar, Bali mengapresiasi program dari Kemenpora RI yang bertemakan 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Hal ini disampaikan Kadispora Gianyar, Anak Agung Gede Agung di Ballroom The Evitel Resort Ubud, Minggu (29/11). 

'Main Bola Yuk' ini menurut Menpora RI adalah, bagian program untuk memberikan semangat kepada pemain usia dini. Program ini menjadi perhatian dan fokus pemerintah bersama PSSI dan seluruh stakeholder sepakbola Indonesia dalam rangka meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia menuju pentas dunia. "Tak cukup hanya slogan saja. Melalui program tersebut para pemain usia dini pun akan berkompetisi melalui Youth Fun Junggling Competition untuk menarik minat dan mencari bakat anak -anak muda Indonesia di sepakbola," katanya. 

Menpora RI berharap, persepakbolaan nasional akan mendapatkan dukung secara penuh dari masyarakat. “Itulah tujuan Kemenpora RI melaksanakan Youth Fun Juggling Competition. Penyelengaraan ini kami gelar di 36 Kota dan Kabupaten. Khususnya daerah yang sepak bolanya sedang bergairah. Tidak menutup kemungkinan, ke depan di tempat lain juga akan kita gelar program semacam ini,” kata Menpora RI.

Gianyar merupakan salah satu lokasi sosialisasi Youth Fun Juggling Competition. Kegiatan tersebut merupkan salah satu kampamye 'Main Bola Yuk' yang tengah diusung Kemenpora RI dalam rangka meningkatkan kesadaran olahraga sepak bola dan mendukung Timnas Indonesia U-20 di pentas dunia. 

"Terima kasih atas kesempatannya, dalam kondisi pandemi ini kita masih diberikan kesehatan sehingga bisa bertemu. Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer dan digemari oleh masyarakat, terutama kaum milenial, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Tentu dengan hari ini memberikan harapan kedepan bahwa Indonesia akan mulai bangkit," kata Kadispora Gianyar, Anak Agung Gede Agung.

Kadispora menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gianyar sangat mendukung atas program yang diadakan Kemenpora. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat untuk menjaring bibit-bibit atlet sepak bola muda dimasa yang akan datang. 

"Kita ketahui bersama, Bapak Presiden (Joko Widodo) sangat peduli terhadap sepak bola. Ini tentu menjadi harapan kita, sudah saatnya Indonesia harus tunjukkan prestasi kepada dunia. Mewakili bapak bupati, saya mengucapkan apresiasi yang sangat mendalam kepada Kemenpora, serta sudah memilih Gianyar sebagai salah satu lokasi kegiatan," ujarnya. 

Pada kesempatan ini, hadir juga penggawa Bali United, Andhika Wijaya. Kehadirannya membuat 30 pesepak bola dari kelompok umur 12-16 tahun termotivasi. Diharap, para peserta maupun anak-anak lainnya semangat berlatih agar bisa menjadi generasi penerus pesepak bola yang ada saat ini.

"Kegiatan ini sekaligus menjaring bibit atlet yang potensial di sepak bola. Saya harap adik-adik ini bisa sukses dimasa mendatang sehingga bisa menjadi penerusnya Kak Dika (Andhika Wijaya) yang sudah berprestasi," terangnya. 

Lebih lanjut, Kadispora berpesan kepada para peserta untuk menjauhi narkoba. Selain itu, prinsip dalam disiplin harus ditanamkan sejak dini. "Untuk adik-adik sekalian, jauhi narkoba. Raih lah prestasi. Tanamkan prinsip disiplin mulai dari sekarang, saya yakin dan optimis adik-adik sekalian bisa," jelasnya. 

Hal yang sama juga diutarakan Ketua Umum Asprov PSSI Bali, I Ketut Suardana. Dia berharap, para peserta bisa menunjukkan kemampuan teknik terbaiknya. "Kami harap kesempatan ini bisa dimaksimalkan dengan baik dan bisa menjadi langkah selanjutnya untuk lebih tinggi. Tentu harapan semoga adik-adik bisa menjadi atlet yang baik dan profesional. Semangat mengikuti ini, tunjukkan kemampuan adik-adik sekalian," katanya. (jef)

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.