Menpora Amali Apresiasi Terobosan dan Transformasi Pikiran Rakyat for Brand

Kamis, 27 Januari 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memberikan apresiasi atas transformasi dari Pikiran Rakyat for Brand dan siap bekerjasama dalam berbagai hal yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi dari Kemenpora RI.(foto:bagu
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memberikan apresiasi atas transformasi dari Pikiran Rakyat for Brand dan siap bekerjasama dalam berbagai hal yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi dari Kemenpora RI.(foto:bagu

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memberikan apresiasi atas transformasi dari Pikiran Rakyat for Brand dan siap bekerjasama dalam berbagai hal yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi dari Kemenpora RI.

"Saya mengapresiasi dan terima kasih Pikiran Rakyat for Brand telah memulai terobosan dan transformasi," kata Menpora Amali saat menerima audiensi CEO Pikiran Rakyat for Brand Irwan Cipta Putra yang hadir bersama Account Executive Annisa Luthfillah dan Koordinator Biro Jakarta Wina Setyawatie di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (27/1).

Lebih lanjut Menpora Amali menyampaikan bahwa keolahragaan dan kepemudaan tidak mungkin bisa dikerjakan sendiri melainkan diperlukan adanya kolaborasi dari berbagai pihak. "Bidang olahraga dan kepemudaan tidak mungkin bisa dikerjakan sendiri harus ada kerjasama dengan berbagai pihak terutama dari kalangan media," tuturnya didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Asdep Olahraga Pendidikan Ary Moelyadi.

Menurut Menpora Amali, Kemenpora saat ini memiliki lima program prioritas. Mulai dari perbaikan tata kelola, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan, penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda.

Di bidang olahraga prioritasnya adalah pembudayaan olahraga dan pembinaan usia dini. Pembudayaan ini penting karena menjadi dasar dari olahraga secara keseluruhan, jika tidak bugar tidak mungkin bisa menghasilkan talenta-talenta yang baik. Pembinaan usia dini ini implementasi dari hulu ke hilir baik untuk kepemudaan dan keolahragaan.

"Saat ini sudah ada Keppres 86 tentang DBON. Semoga dari sisi itu kita bisa kerjasama, untuk mendorong supaya membangun kesadaran masyarakat untuk berolahraga terlebih ditengah masa pandemi sekarang. Prinsipnya kami menyambut baik atas transformasi dan siap bekerjasama," jelas Menpora Amali.

Sebelumnya, CEO Pikiran Rakyat for Brand Irwan Cipta Putra mengatakan ingin mendukung semua program pemerintah khususnya Kemenpora baik dibidang kepemudaan dan keolahragaan. "Pada intinya kami ingin mendukung semua program gerakan menuju masyarakat yang terbaik untuk berolahraga agar sehat di tengah pandemi ini," kata Irwan.

"Kami dari Pikiran Rakyat mewakili masyarakat Jawa Barat yang sesungguhnya sangat menyadari dan sangat perlu adanya tindakan kampanye positif dalam situasi berat ini, terima kasih Pak Menpora semoga silaturahmi ini kita bisa lanjutkan terus," tutupnya.(ben)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81