Menpora Amali: Prestasi Olahraga Harus Dicetak, Pabrik Prestasi Itu adalah DBON

Selasa, 23 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan kembali bahwa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat dunia a
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan kembali bahwa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat dunia a

Manado: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan kembali bahwa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat dunia atau di Olimpiade dan Paralimpiade sebagai target utamanya.

“Prestasi-prestasi yang muncul sekarang itu kalau boleh saya katakan tidak by design. Padahal, untuk menuju satu prestasi terstruktur, kemudian berkelanjutan dan pembinaan usia dini harus ada desain. Saya sering ibaratkan prestasi itu tidak bisa ditemukan harus dibuat, harus dicetak, harus dipabrik. Pabrik prestasi itu adalah DBON ini,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber di RRI Manado, Selasa (23/11) siang.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menjelaskan bahwa Perpres Nomor 86 tentang DBON ini tim koordinasinya dipimpin langsung oleh Wakil Presiden dan Wakil Ketuanya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Sementara itu, Menpora sebagai Ketua Harian dan anggotanya terdiri kementerian terkait antara lain Mendagri, Menteri Keuangan, Kementerian PUPR dan lainnya. Selain itu, Pemerintah daerah juga memiliki tugas dan kewajiban dalam melakukan pembinaan olahraga di daerah. 

“Kenapa kita keliling ke daerah-daerah termasuk dalam rangka menyampaikan kepada pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota bahwa mereka punya kewajiban, punya tanggung jawab untuk membina olahraga dengan panduan Desain Besar Olahraga Nasional di bawah naungan Perpres Nomor 86 tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Menpora Amali juga membeberkan, bahwa Perpres 86 tahun 2021 tentang DBON ini awalnya lahir atas arahan Presiden Joko Widodo pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020. Saat itu, Jokowi meminta kepada Menpora untuk melakukan review total terhadap ekosistem olahraha nasional.

“Beliau menyampaikan kita ini penduduknya 267 juta, tidak masuk di akal kalau sampai kita tidak bisa mendapatakan talenta dan bibit yang berbakat. Pasti banyak, bahkan beliau menyebut pasti jutaan yang berbakat. Kenapa sampai kita tdak menemukan itu berarti ada yang salah, mungkin manajemen yang belum baik sehingga beliau sampaikan review total,” jelasnya.

Aatas arahan tersebut, Menpora Amali kemudian berkomunikasi dengan stakeholder baik itu KONI, KOI. NOC, para akademisi professor, praktisi olahraga serta pelatih dan pemain. Setelah itu, dirinya bersama stakeholder olahraga tersebut kemudian melakukan pemetaan masalah olahraga mulai dari dari hulu sampai ke hilir.

“Ternyata banyak masalahnya, dari hulu mulai dari tingkat kebugaran masyarakat, masyarakat kita kurang bugar, ukuran paling sederhana dari tingkat kebugaran masyarakat,” katanya.

Disamping itu, tentang kesejahteraan para atlet. Menurutnya, banyak orang tua yang tidak merelakan anaknya menjadi atlet karena masa depannya tidak terjamin.

“Sebab banyak contoh setelah tidak berprestasi mereka terlantar. Kehidupannya tidak jelas, sehingga orang tua gak merelakan anaknya untuk menjadi atlet,” katanya.

Selain itu, dari sisi pendidikan dimana kurikulum para pelajar regular dan siswa yang seorang atlet sama. Sehingga hal ini membuat siswa yang juga seorang atlet tidak bisa fokus.

“Bisa dibayangkan hari ini dia bertanding besok dia ujian, pada saat dia bertanding pikirannya ke ujian, lalu dia kalah. Pasti rusak ujiannya. Yang satu anjlok yang satu jeblok,” ujarnya.

Masalah-masalah yang juga dipetakan adalah soal kepelatihan, prasarana dan pendanaan. Bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga saja, Indonesia sangat jauh tertinggal dari bidang pembinaan olahraga dimana mereka sudah memiliki perencanaan dan target-target jangka panjang.

“Maka kita sepakat harus perencanaan dan ada target. Targetnya Olimpiade, Asian Games dan SEA Games sasaran antara, langsung tinggi. Dan sampai 100 tahun Indoneisa merdeka, tahun 2045, peringkat dunia kita targetkan di Olimpiade 2044 kita akan menjadi peringkat 5 dunia dan peringkat 5 dunia Paralimpiade,” harapnya.
Menpora Amali optimis dengan target tersebut bisa dicapai, namun kuncinya harus fokus. “Hasil diskusi dengan para pakar, para professor, para praktisi dan teman-teman peringkat 5 dunia itu bisa tercapai asal kita fokus pada cabang-cabang olahraga yang mampu untuk berprestasi,” jelasnya

Oleh karena itu, dari 70 cabang olahraga yang ada di naungan KONI, maka pemerintah memilih 12 cabang olahraga sebagai cabang olahraga unggulan yang diharapkan bisa berprestasi di Olimpiade dan Paralimpiade.

“Akhirnya disimpulkan bahwa patokannya apa, kita harus mencari atau menentukan cabang-cabang olahraga yang bertitik tumpu pada teknik dan akurasi. Ketemulah 12 cabang olahraga, pasti bulutangkis paling tinggi, Atletik Renang dan lain sebagainya,” tukasnya.(ded)

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa. Tiket untuk mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 tersebut habis terjual hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran resmi dibuka pada Selasa (12/8) pukul 17.00 WIB.

Menpora RI Erick Thohir menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun prestasi olahraga nasional pelatnas jangka panjang mulai terbukti. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Menpora Erick: Komitmen Presiden Prabowo Terhadap Pelatnas Jangka Panjang Terbukti

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun prestasi olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang mulai terbukti. Hal itu terlihat dari dukungan anggaran berkelanjutan untuk persiapan sejumlah ajang olahraga internasional.

Menpora RI Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan keleluasaan untuk melakukan transformasi birokrasi.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Menpora Erick: Terima Kasih Untuk Kepercayaan Presiden Prabowo Atas Transformasi di Kemenpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan keleluasaan kepada pihaknya untuk melakukan transformasi birokrasi.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dukungan konkret Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kesuksesan FIFA ASEAN Cup 2026 membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, PSSI, dan masyarakat. Kesiapan fasilitas serta dukungan promosi menjadi modal penting untuk menghadirkan turnamen yang sukses sekaligus membangun antusiasme publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia.

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus mendorong ekosistem industri dan pariwisata olahraga. Dukungan pemerintah dan sinergi lintas lembaga menjadi modal penting agar ajang ini sukses dan meninggalkan dampak positif bagi generasi muda.

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI
Rabu, 05 Agustus 2026

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI

Bakti sosial donor darah yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mengajak seluruh keluarga besar Kemenpora untuk berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81