Jaga Kesehatan Atlet, Kemenpora RI Dukung Seluruh Atlet Pelatnas PBSI Lakukan Tes Rutin Rapid dan Swab

Jumat, 02 Oktober 2020
Bagikan:

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memberikan dukungan kepada seluruh pelatnas cabang olahraga yang menjalankan protokol kesehatan dengan melakukan tes rapid dan swab secara rutin kepada atlet. Seperti yang dilakukan pelatnas PBSI hari ini, Jumat (2/10) pagi di Cipayung. 

Deputi Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti mengatakan ditengah kondisi pandemi sekarang ini, jaminan terhadap kesehatan atlet sangat penting. Oleh karenanya, Kemenpora RI sangat mendung kepada semua pelatnas cabor yang mendapat bantuan langsung untuk menjaga kondisi atlet dengan melakukan rapid dan swab secara rutin. "Saya sangat mendukung kepada semua cabor yang menjalankan pelatnas untuk menjalankan protokol kesehatan dengan tes rapid dan swab secara rutin," katanya. 

"Menjaga kondisi kesehatan atlet juga menjadi bagian fasilitasi bantuan yang berikan Kemenpora RI, karena mereka semua juga dipersiapkan menuju Olimpiade Tokyo 2021 nanti. Tes rapid dan swab merupakan bagian dari perlindungan atlet pelatnas," tambah Chandra Bhakti.

Kabid Binpres (Kepala Bidang Pembinaan Prestasi) PBSI Susy Susanti Haditono mengatakan Pelatnas PBSI terus menerapkan disiplin Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. Hari ini sebanyak 229 personil pengurus, atlet, dan tim pendukung, mengikuti Tes Swab, melalui Mobile Combat PCR Covid-19 (Fast Lab Formasi), di Loby Pusat Bulutangkis Indonesia, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (2/10), yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

"Betul, PBSI mengikuti Protokol Kesehatan dari awal  untuk menjaga kesehatan atlet dan ingin semua aman, Swab adalah salah satu untuk meyakinkan karena kita berinteraksi, dan kita virus tidak tahu, untuk menjaga semuanya kita rutin tes Rapid dan Swab, ini yang ketiga, sebelumnya juga Rapid," jelas Susy Susanti.

Bagaimana pun kondisinya, PBSI tetap mempersiapkan diri dengan tetap menjalankan Pelatnas secara terus menerus. Kendala saat pandemi sangat dirasakan, setidaknya mengganggu target-target yang telah ditetapkan.

"Tentang target pasti Pandemi ini mengganggu karena banyak sekali tryout-tryout dan rencana-rencana yang dicansel atau dimundurkan. Selama pandemi ini Pelatnas tetap berjalan, yang penting menjaga kesehatan, keselamatan, dan menjaga konsistensi serta kondisi fisik saja," tambah mantan peraih medali emas Tunggal Putri Olimpiade Barcelona 1992, yang kini dipercaya memegang Binpres di PBSI.

"Untuk olimpiade bagaimana bulutangkis tetap meneruskan tradisi emas dan para atlet dapat sesuai targetnya, demikian juga SEA Games rutin dua tahun sekali dan akan berurutan kejuaraan dunia, Thomas/Uber Cup, dll, semua dipersiapkan target-target makanya Pelatnas akan tetap berjalan sepanjang tahun," tutupnya.

Senada hal tersebut pebulutangkis kenamaan Jonatan Christie mengatakan bahwa Pelatnas tetap berjalan normal dengan  mengikuti protap dari pengurus dan arahan pelatih, bahkan hampir-hampir dibilang sama seperti situasi kondisi sebelum covid.

"Semua berjalan baik seperti tidak ada covid saja, kita stay disini dapat makan dapat vitamin segala macam juga, yang membedakan intensitas latihan saja karena harus jaga imun, tryout tidak ada dan seminimal mungkin untuk tidak keluar.Swab ini yang ketiga Rapid juga sudah 3 kali," kata Jojo sesaat sebelum mengikuti Tes Swab. (cah)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81