Menpora Amali Nyatakan Sukses PON XX Papua adalah Sukses untuk Seluruh Bangsa Indonesia

Selasa, 14 September 2021
Bagikan:
Sukses PON XX Papua adalah sukses untuk seluruh bangsa Indonesia. Demikian dinyatakan Menpora Amali saat menjadi narasumber pada TV Polri, secara daring dari Ruang Tele Conference Lantai 10 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, Selasa (14/9) siang.(foto:ega
Sukses PON XX Papua adalah sukses untuk seluruh bangsa Indonesia. Demikian dinyatakan Menpora Amali saat menjadi narasumber pada TV Polri, secara daring dari Ruang Tele Conference Lantai 10 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, Selasa (14/9) siang.(foto:ega

Jakarta: Sukses PON XX Papua adalah sukses untuk seluruh bangsa Indonesia. Demikian dinyatakan Menpora Amali saat menjadi narasumber pada TV Polri, secara daring dari Ruang Tele Conference Lantai 10 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, Selasa (14/9) siang.

"PON XX Papua telah siap digelar, bahkan sudah ada yang tes even. Sebagaimana tagline Torang Bisa, Papua bisa menyelenggarakan even besar berskala nasional. Sukses PON Papua adalah Sukses Indonesia," kata Menpora Amali.

Dua pekan yang lalu Menpora bersama Kapolri dan Panglima TNI telah meninjau 4 wilayah klaster PON, baik di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke. Dari segi infrastruktur tinggal sedikit-sedikit yang perlu pembenahan dan tidak merupakan hal yang menganggu dari segi pertandingan. Demikian pula dengan SDM pendukung kesemuanya sudah siap untuk melayani kontingen dari 33 privinsi serta kontingen tuan rumah itu sendiri.

"Fisik tinggal sedikit, seperti lampu penerangan umpamanya, itupun ada pilihan untuk bertanding pagi hingga sore," ucapnya.

"Untuk SDM pendukung sudah siap relawan yang benar-benar bisa menjadi pelayan yang baik, menjadi penghubung sehingga para kontingen akan ada perasaan nyaman," tambahnya.

Adapun untuk penonton, nantinya diharapkan memang ada namun terbatas dan tetap dengan disiplin prokes yang ketat.

"Berapa jumlah penonton memang belum diputuskan, yang jelas harus sudah divaksin, makanya sedang dikejar untuk minimal 70 persen masyarakat sekitar harus sudah divaksin," ujarnya lagi.

"Sistem bubble to bubble juga akan diterapkan, artinya semua kontingen yang bermain di salah satu klaster, datang dan pulang juga dari klaster tersebut, itu untuk menekan pergerakan agar tidak menyebar kemana-mana," jelasnya.

Terakhir disampaikan bahwa saat diketahui Papua menang bidding, pemerintah sanga menyambut baik. Itu artinya ada pemerataan dan persamaan dengan provinsi lain.

"Saat Papua menang bidding tentu ada konsekuensi biaya. Namun perlu diketahui sebagaimana dalam DBON yang Perpres-nya sudah ditandatangani Bapak Presiden saat Haornas Ke-38 (9/9), bahwa biaya untuk mendukung olahraga bukan cost lagi tapi sebuah investasi membangun SDM, tentu tidak ternilai. Infrastruktur nantinya juga bisa digunakan, apalagi Papua akan menjadi salah satu Sentra Pembinaan Olahraga," tutupnya.(cah)

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Plt. Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, menyampaikan mekanisme penyaluran pendanaan negara di Media Center Kemenpora, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Disabilitas, Tanggapi Aksi Galang Dana Atlet Tunarungu

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi pembinaan atlet disabilitas di seluruh Indonesia. Pernyataan ini merespons narasi yang sempat viral terkait atlet tunarungu yang menggalang dana mandiri guna mengikuti kejuaraan internasional.

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Beri Kontribusi pada Perekonomian, Ketum PSSI Nilai Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Meningkat

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Press Conference BRI Super League Musim 2026/2027 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/9) siang.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81