Di Acara Kemendagri Goes To Campus, Menpora RI Jelaskan Makna Tema Dibalik Sukses Haornas 2020

Rabu, 23 September 2020
Bagikan:

Jakarta: Masih rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020, Senin (14/9). Menpora RI Zainudin Amali menjadi narasumber pada acara Kemendagri Goes To Campus "Nasional Is Me" yang dilakukan secara virtual melalui kediaman, Jatiwaringin, Jakarta Timur. 

Dalam dialog tersebut, Menpora menjelaskan terkait tindak lanjut yang akan dilakukan Kemenpora setelah sukses Haornas 2020. "Awalnya, Haornas 2020 hanya satu tema. Karena lazimnya, setiap kegiatan memang hanya satu tema. Namun dengan berjalan waktu, tiba-tiba dunia di landa pandemi. Jadi kita harus berpikir dalam keadaan krisis dan harus ada langkah-langkah extra ordinary, " ujarnya. 

Ia pun melanjutkan, akhirnya, kami sepakat bahwa Haornas 2020 mendorong 3 tema besar sekaligus yakni Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry. "Dengan tiga tema ini tujuannya adalah meningkatkan kebugaran masyarakat, mendorong prestasi olahraga dan membangkitkan perekonomian nasional," ucapnya.

Menurutnya, Sport Science ini bagaimana melakukan pembinaan olahraga dengan dukungan ilmu pengetahuan teknologi. Negara lain terutama yang maju olahraganya, sudah mengunakan Sport Science sebagai pendamping utama dari prestasi maupun kebugaran masyarakat. 

"Indonesia sendiri sebenarnya sejak tahun 80 sebenarnya sudah di gaungkan tentang Sports Science tetapi implementasi di lapangan masih sangat kurang," ujarnya.

"Dengan Sport Science ini kita bisa tahu kelemahaam dan kekuatan atlet. Selain itu juga mengatur tentang nutrisi yang harus dikonsumsi oleh atlet. Selanjutnya ada psikolog yang menangani mental atlet. Ini semuanya dalam satu sistem Sports Science. Dan itu ada di laboratorium perguruan tinggi keolahragaan," tambahnya.

Sedangkan Sport Tourism menjadi tren baru bagi negara yang mengandalkan budaya dan keindahan alamnya. "Thailand salah satu negara yang mengandalkan Sport Tourism. Di Thailand sudah satu paket sekaligus dari tiket, akomodasi, kuliner, olahraga, wisata dan sebagainya. Dan ini sangat luar biasa kemajuannya. Saya berpikir, kita tidak kalah dengan negara lain. Kita punya tempat berwisata olahraga yang lebih lengkap. Laut dan gunung kita sangat luar biasa, " jelasnya. 

Terkait Sport Industry, menurutnya, olahraga dan industri tidak bisa dipisahkan, baik industri barang maupun jasa." Masih banyak stakeholder olahraga kita yang mengunakan produk luar negari. Mungkin saja mereka belum terinformasikan tentang produk olahraga kita atau mereka tahu tapi mensertifikasi secara internasional. Bola kita buatan Sukabumi juga pernah dipakai di Piala Dunia. Tapi setelah itu tidak ada lagi,. Nah hal-hal seperti ini kita akan dorong, " tutupnya. (rep)

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Kemenkes menyiagakan fasilitas dan tenaga medis untuk mendukung pelaksanaan Merdeka Run 2026. Sebanyak 13 rumah sakit (RS), 15 ambulans, dan 9 tenda medis disiapkan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

13 RS dan 15 Ambulans Disiagakan untuk Merdeka Run, Peserta Diimbau Tak Abaikan Pemanasan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiagakan fasilitas dan tenaga medis untuk mendukung pelaksanaan Merdeka Run 2026. Sebanyak 13 rumah sakit (RS), 15 ambulans, dan 9 tenda medis disiapkan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta.

Merdeka Run 2026 tak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku UMKM. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Merdeka Run Banjir Pesanan, UMKM Kuliner Dedek Siapkan 4.800 Porsi Bubur Ayam

Merdeka Run 2026 tak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku UMKM.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81