Indonesia Sports Summit 2026 Hadirkan Para Pemimpin Nasional Hingga Global, Bahas Masa Depan Ekosistem Olahraga Indonesia

Jumat, 04 September 2026
Bagikan:
Olahraga kini bergerak jauh melampaui pertandingan dan kompetisi. Melihat perkembangan tersebut, Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menghadirkan para pemimpin nasional dan global membicarakan masa depan ekosistem olahraga Indonesia. (foto: dok/Kemenpora)
Olahraga kini bergerak jauh melampaui pertandingan dan kompetisi. Melihat perkembangan tersebut, Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menghadirkan para pemimpin nasional dan global membicarakan masa depan ekosistem olahraga Indonesia. (foto: dok/Kemenpora)

Jakarta: Olahraga kini bergerak jauh melampaui pertandingan dan kompetisi. Di balik sebuah pertandingan terdapat industri, investasi, infrastruktur, teknologi, komunitas, hingga diplomasi yang saling terhubung. Melihat perkembangan tersebut, Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menghadirkan para pemimpin nasional dan global untuk membicarakan arah masa depan ekosistem olahraga Indonesia.

Digelar pada 11–13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), ISS 2026 menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, federasi olahraga, komunitas, serta generasi muda. Salah satu agenda utamanya adalah Global Leadership Forum, forum tingkat tinggi yang membahas arah strategis ekonomi olahraga, sport diplomacy, dan kolaborasi global dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Forum tersebut akan menghadirkan sejumlah tokoh dengan pengalaman dan perspektif berbeda dalam membangun olahraga sebagai kekuatan sosial dan ekonomi. Mereka adalah Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia; Rosan Roeslani, CEO Danantara; Datuk Seri Windsor John, Sekretaris Jenderal Asian Football Confederation (AFC); serta Menno Geelen, CEO of AFC Ajax Amsterdam.

Kehadiran para pemimpin tersebut membawa perspektif yang saling melengkapi. Dari sisi pemerintah, Menpora Erick Thohir, sebagai Keynote Speaker, akan membuka rangkaian Global Leadership Forum yang mempertemukan para pemimpin dan pelaku industri olahraga. Sesi ini akan berlangsung di Hall Cendrawasih, JICC, Jakarta pada 11 September 2026 pukul 15.00 WIB.

Di tingkat internasional, CEO of AFC Ajax Amsterdam, Menno Geelen akan mengisi sesi “Beyond the Pitch: Building Sustainable Football Ecosystems through Green Stadiums, Economic Growth and Community Value”. Geelen akan membawa pengalaman dari salah satu klub sepak bola dengan sejarah dan jaringan global yang kuat. Geelen resmi menjabat sebagai CEO Ajax sejak 1 Juli 2025 setelah sebelumnya memegang berbagai posisi di klub tersebut, termasuk di bidang komersial. Pengalamannya memberikan perspektif mengenai bagaimana klub olahraga dapat dikembangkan sebagai organisasi yang memiliki nilai olahraga sekaligus bisnis. Sesi ini akan berlangsung di Hall Cendrawasih, JICC, Jakarta pada 12 September 2026 pukul 10.00 WIB.

Rosan Perkasa Roeslani, akan mengisi Sesi “Financing the Future of Sports: Trust Funds, Strategic Capital, and National Development”. Dengan pengalaman luas di bidang investasi, bisnis, dan kebijakan publik, CEO Danantara ini akan memperkaya pembahasan dengan perspektif investasi, pengelolaan aset, dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui olahraga. Sesi ini akan berlangsung di Hall Cendrawasih, JICC, Jakarta pada 12 September 2026 pukul 13.00 WIB.

Datuk Seri Windsor John, akan mengisi sesi “Building a Suistainable Football Ecosystem: From Grassroots to Elite Performance”. Sekretaris Jenderal AFC (Asian Football Confederation) ini akan memberikan perspektif mengenai perkembangan sepak bola Asia dan bagaimana olahraga dapat menjadi instrumen untuk membangun konektivitas antarnegara. Windsor John telah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal AFC sejak 2015 dan memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan serta tata kelola sepak bola Asia. Sesi ini akan berlangsung di Hall Cendrawasih, JICC, Jakarta pada 13 September 2026 pukul 13.00 WIB.

Pertemuan keempat figur tersebut diharapkan membuka pembahasan yang lebih luas mengenai bagaimana Indonesia dapat membangun industri olahraga yang kompetitif. Olahraga tidak lagi dilihat hanya dari prestasi di arena, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, mengembangkan destinasi olahraga, memperkuat industri kreatif, serta membangun jejaring internasional.

Bagi Indonesia, momentum ini juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi olahraga nasional kepada dunia. Dengan jumlah penduduk yang besar, basis penggemar olahraga yang kuat, serta potensi pengembangan sport tourism dan industri olahraga, Indonesia memiliki ruang yang luas untuk menjadi salah satu kekuatan baru dalam ekonomi olahraga di kawasan.

Melalui ISS 2026, berbagai perspektif tersebut dipertemukan dalam satu ruang. Harapannya, diskusi yang berlangsung tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi dan peluang baru bagi kemajuan olahraga Indonesia.

Sebab, masa depan olahraga tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memenangkan pertandingan, tetapi juga oleh siapa yang mampu membangun ekosistem di belakangnya. (uc)

Menpora Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick menghadiri pelantikan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) masa bakti 2026-2030 di Hallf Patiunus, Jakarta, Kamis (15/10).(foto:Andre/Kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Oktober 2026

Pelantikan PB Esports Indonesia, Menpora Erick Tegaskan Komitmen Presiden Perkuat Pelatnas dan Kesejahteraan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa olahraga merupakan instrumen penting untuk mencerminkan kedigdayaan bangsa sekaligus membangun jenama nasional di tingkat global.

Kegiatan Rabu Bugar melalui Senam Jantung Sehat bersama komunitas Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) di halaman kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/10/2026).(Foto:Kemenpora/Bagus)
Rabu, 14 Oktober 2026

Senam Rabu Bugar di Kemenpora Dihadiri Klub Jantung Sehat dan Komunitas Tai Chi ADYTI

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar kegiatan Rabu Bugar melalui Senam Jantung Sehat bersama komunitas Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) di halaman kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026